News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ribuan Pelari Marathon Bisa Kolaps Jika Abaikan Hal Ini, Dokter Jelaskan Penyebabnya

Dalam olahraga ketahanan seperti marathon, menjaga keseimbangan cairan tubuh menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi performa hingga keselamatan pelari. 
Selasa, 16 Juni 2026 - 23:41 WIB
Para pelari di ajang Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026.
Sumber :
  • JAKIM 2026.

Jakarta, tvOnenews.com - Dalam olahraga ketahanan seperti marathon, menjaga keseimbangan cairan tubuh menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi performa hingga keselamatan pelari

Medical Director Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026, dr. Andhika Raspati, SpKO, mengatakan tubuh kehilangan cairan dan mineral dalam jumlah besar selama berlari, terutama melalui keringat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pada olahraga ketahanan seperti marathon, tubuh kehilangan cairan dan mineral melalui keringat dalam jumlah yang cukup besar. Karena itu, air mineral yang dikonsumsi pelari perlu memiliki kualitas yang baik, aman, bersih, serta mengandung mineral yang seimbang untuk membantu proses penyerapan cairan dalam tubuh,” ujar dr. Andhika dalam keterangannya, dikutip Selasa (16/6/2026).

Menurutnya, kebutuhan hidrasi tidak bisa dianggap sepele, terutama pada perlombaan marathon yang menuntut tubuh bekerja dalam waktu panjang. Kurangnya cairan selama berlari dapat memicu penurunan performa, kram otot, kelelahan lebih cepat, bahkan meningkatkan risiko gangguan kesehatan akibat dehidrasi.

Selain memastikan tubuh tetap terhidrasi selama lomba, pelari juga dianjurkan mulai menjaga asupan cairan sejak sebelum perlombaan dimulai. Hal ini penting terutama di negara beriklim tropis seperti Indonesia yang memiliki suhu panas dan tingkat kelembapan tinggi sehingga tubuh lebih cepat kehilangan cairan.

Aspek hidrasi tersebut menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026 yang tahun ini diikuti 45.500 pelari, termasuk 1.012 peserta internasional dari 52 negara. Pada ajang berstandar World Athletics Elite Label tersebut, panitia menyiapkan 22 titik water station di sepanjang rute perlombaan untuk membantu pelari memenuhi kebutuhan cairan dan mineral hingga garis finish.

CEO Indonesia Muda Road Runner, Gatot Sudarsono, mengatakan penyediaan water station menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan peserta selama berlari.

“Untuk full marathon, kami menyediakan 22 water station yang tersebar di sepanjang rute lomba. Jarak antar water station sekitar 2,5 kilometer dan semakin dipadatkan menjelang garis finish agar pelari memiliki kesempatan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan cairan dan mineralnya selama perlombaan,” ujar Gatot.

Ia menjelaskan, pemilihan air mineral dalam event marathon internasional dilakukan melalui berbagai pertimbangan ketat, bukan hanya soal ketersediaan produk di lapangan.

“Dalam event marathon berskala internasional, kami tidak hanya mempertimbangkan ketersediaan produk, tetapi juga kualitas yang dapat diandalkan untuk dikonsumsi puluhan ribu peserta. Karena itu kami melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek, mulai dari kandungan mineral, kualitas produk, dukungan operasional selama acara, hingga tingkat penerimaan produk di kalangan pelari,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sales & Marketing Director Mayora Group, Riko Sistanto, mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus menjaga kualitas produk dan kandungan mineral alami di dalamnya.

“Le Minerale juga percaya bahwa dalam aktivitas, tubuh tidak hanya membutuhkan cairan, tetapi juga asupan mineral yang membantu proses hidrasi berjalan lebih optimal. Oleh karena itu, Le Minerale terus berkomitmen untuk menjaga kualitas produk dan mineral yang terkandung di dalamnya,” kata Riko, di mana produknya dipercaya menjadi official mineral water pada JAKIM 2026. (cmi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 571 Tahun 2026 resmi menetapkan Bulan Wakaf Nasional.
Sulteng Dihantam Gempa Bumi Dahsyat, Seorang Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Sulteng Dihantam Gempa Bumi Dahsyat, Seorang Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Gempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo melanda wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Selasa (16/6/2026).
Tak Hanya Mees Hilgers, FC Twente Berpotensi Punya Satu Lagi Pemain Berdarah Indonesia

Tak Hanya Mees Hilgers, FC Twente Berpotensi Punya Satu Lagi Pemain Berdarah Indonesia

Pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers, berpeluang memiliki rekan setim baru yang juga memiliki darah Indonesia yakni eks kiper FC Volendam, Kayne van Oevelen.
Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
Pantas Jepang Disebut Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Media Amerika Bongkar Perubahan Taktik Hajime Moriyasu

Pantas Jepang Disebut Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Media Amerika Bongkar Perubahan Taktik Hajime Moriyasu

Timnas Jepang kembali menunjukkan kualitasnya di panggung dunia usai menahan imbang salah satu raksasa Eropa, Belanda. Taktik pelatih Hajime Moriyasu disorot.
Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Belakangan publik mengkritik keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) buntut terungkapnya kasus mega korupsi oleh tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).

Trending

Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Pinjol ilegal masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Kenali bahaya, ciri-ciri, serta cara menghindari pinjaman online ilegal agar terhindar dari teror, kebocoran
Haji Bolot Sempat Kritis dan Tak Sadarkan Diri 2 Hari, Kondisi Terkini Diungkap Sang Istri

Haji Bolot Sempat Kritis dan Tak Sadarkan Diri 2 Hari, Kondisi Terkini Diungkap Sang Istri

Kondisi kesehatan komedian senior Haji Bolot berangsur menunjukkan perkembangan positif setelah sempat menjalani masa kritis akibat serangan jantung.
Kenali Ciri-Ciri Pinjaman Online Ilegal dan Fakta Apakah Gagal Bayar Pinjol Ilegal itu Aman?

Kenali Ciri-Ciri Pinjaman Online Ilegal dan Fakta Apakah Gagal Bayar Pinjol Ilegal itu Aman?

Bagaimana cara mengenali pinjol ilegal? Apakah gagal bayar pinjaman online ilegal aman? Simak ciri-ciri pinjol ilegal, risiko yang mengintai, serta langkah hukum yang dapat
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
Jadwal Piala Dunia 2026, Rabu 17 Juni: Ada Prancis vs Senegal, Lionel Messi Turun Gunung Bela Argentina

Jadwal Piala Dunia 2026, Rabu 17 Juni: Ada Prancis vs Senegal, Lionel Messi Turun Gunung Bela Argentina

Jadwal Piala Dunia 2026 hari ini, di mana ada sejumlah laga seru salah satunya ialah Argentina akan unjuk gigi dan Prancis melawan Senegal.
Telan Korban Jiwa, DPRD Surabaya Bakal Panggil Penanggung Jawab Proyek Gorong-Gorong Margorejo

Telan Korban Jiwa, DPRD Surabaya Bakal Panggil Penanggung Jawab Proyek Gorong-Gorong Margorejo

DPRD Kota Surabaya akan memanggil penanggung jawab proyek gorong-gorong di Jalan Margorejo Indah, depan Plaza Marina Surabaya, menyusul insiden yang menewaskan seorang lansia setelah terperosok ke area proyek tersebut pada Jumat (12/6/2026) malam.
Judi Online Bisa Bikin Masuk Penjara! Ini Aturan KUHP, Jerat Hukum, dan Dampak Sosial yang Wajib Diketahui

Judi Online Bisa Bikin Masuk Penjara! Ini Aturan KUHP, Jerat Hukum, dan Dampak Sosial yang Wajib Diketahui

Judi online bukan sekadar pelanggaran moral, tetapi juga tindak pidana yang diancam hukuman penjara hingga 10 tahun dan denda miliaran rupiah. Simak aturan KUHP, UU ITE, serta dampak sosialnya.
Selengkapnya

Viral