News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keberhasilan Obligasi Danantara Dinilai Perkuat Posisi Indonesia di Mata Investor Dunia

Danantara Investment Management menerbitkan obligasi dalam dua tenor, yakni lima tahun dan 10 tahun, dengan total nilai mencapai US$1,5 miliar.
Rabu, 17 Juni 2026 - 19:57 WIB
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Keberhasilan Danantara Investment Management menerbitkan obligasi global (global bond) senilai US$1,5 miliar dinilai menjadi indikator kuat bahwa investor internasional masih menaruh kepercayaan besar terhadap prospek ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.

Akademisi Universitas Esa Unggul, Iswadi, mengatakan tingginya minat investor terhadap obligasi perdana yang diterbitkan anak usaha Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) tersebut membantah pandangan pesimistis yang berkembang mengenai daya tarik investasi Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Keberhasilan penerbitan obligasi global Danantara menunjukkan bahwa kepercayaan investor global terhadap Indonesia tetap kuat. Ini sekaligus membantah narasi 'Sell Indonesia'. Yang terjadi justru sebaliknya, dunia sedang menunjukkan sikap 'Buy Indonesia'," kata Iswadi dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).

Danantara Investment Management menerbitkan obligasi dalam dua tenor, yakni lima tahun dan 10 tahun, dengan total nilai mencapai US$1,5 miliar. Instrumen tersebut mendapat respons positif dari pasar internasional dengan permintaan yang mencapai US$4,6 miliar atau lebih dari tiga kali lipat nilai penerbitan.

Menurut Iswadi, tingginya minat investor menjadi sinyal bahwa pasar global melihat Indonesia tetap memiliki fundamental ekonomi yang menarik. Terlebih, mayoritas pembeli obligasi berasal dari investor institusional seperti fund manager, perusahaan asuransi, dan dana pensiun yang dikenal memiliki standar analisis investasi yang ketat.

Ia menilai keberhasilan tersebut memiliki arti penting karena terjadi di tengah kondisi pasar keuangan global yang masih dibayangi ketidakpastian suku bunga, perlambatan ekonomi sejumlah negara, hingga tensi geopolitik internasional.

"Investor institusi global tidak mengambil keputusan berdasarkan sentimen sesaat. Mereka melakukan due diligence yang mendalam. Ketika mereka berani menempatkan dana dalam jumlah besar pada instrumen Danantara, itu berarti mereka melihat prospek ekonomi Indonesia sangat menjanjikan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain menjadi indikator kepercayaan pasar, penerbitan obligasi tersebut juga dinilai dapat memperluas sumber pembiayaan bagi proyek-proyek strategis nasional. Dana yang diperoleh berpotensi digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, energi, kesehatan, hingga sektor digital yang menjadi prioritas pemerintah.

Iswadi menambahkan, tantangan berikutnya bagi Danantara adalah memastikan dana yang berhasil dihimpun dapat dialokasikan ke investasi produktif yang memberikan dampak ekonomi nyata.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PBNU Siapkan Mekanisme Peninjauan Ulang Fatwa, Mirip Peninjauan Kembali di Mahkamah Agung

PBNU Siapkan Mekanisme Peninjauan Ulang Fatwa, Mirip Peninjauan Kembali di Mahkamah Agung

PBNU tengah mematangkan konsep I'adatun Nadzar atau peninjauan ulang terhadap hasil keputusan Bahtsul Masail menjelang Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026 di Pondok Pesantren Al-Falah, Ploso, Kediri, pada 20–22 Juni 2026.
Cuaca Ekstrem Hantam Sumut: 13 Rumah di Deliserdang dan Gunungsitoli Rusak

Cuaca Ekstrem Hantam Sumut: 13 Rumah di Deliserdang dan Gunungsitoli Rusak

Sebanyak 13 rumah warga di Provinsi Sumatera Utara dilaporkan mengalami kerusakan setelah cuaca ekstrem menerjang dua wilayah berbeda pada Selasa (16/6). 
Bupati Masinton Respon Aspirasi Masyarakat Terdampak Bencana Alam Tapteng

Bupati Masinton Respon Aspirasi Masyarakat Terdampak Bencana Alam Tapteng

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu merespon aspirasi ratusan masyarakat terdampak bencana alam di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara.
Tetangga Ungkap Tabiat Asli Pejabat Keuangan Pemkab Purwakarta yang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Tetangga Ungkap Tabiat Asli Pejabat Keuangan Pemkab Purwakarta yang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Sumi, tetangga pejabat keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta yang ditemukan tewas, Yogi Saleh (40) mengungkap kebiasaan korban sangat tertutup.
Legenda Manchester United Kembali ke Premier League?

Legenda Manchester United Kembali ke Premier League?

Ipswich Town harus memutar otak menjelang laga perdana mereka di Premier League musim depan. Sang arsitek kesuksesan, Kieran McKenna, mendadak memutuskan mundur karena ingin rehat dan fokus bersama keluarga.
Prediksi Skor Piala Dunia 2026: Portugal vs DR Kongo dan Inggris vs Kroasia, Siapa yang Tersenyum di Laga Perdana?

Prediksi Skor Piala Dunia 2026: Portugal vs DR Kongo dan Inggris vs Kroasia, Siapa yang Tersenyum di Laga Perdana?

Piala Dunia 2026 menyajikan dua laga paling menyita perhatian pada Kamis (18/6/2026), yakni duel Portugal vs DR Kongo dan Inggris vs Kroasia. Ini prediksinya.

Trending

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, menyebut sistem digitalisasi pemerintah melalui Perlinsos Digital dan Simbara bisa membuat hemat ribuan triliun.
Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai pernyataan Komnas HAM soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi melanggar HAM adalah tidak tepat.
Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

ESDM menyampaikan pemerintah memilih menahan harga BBM subsidi Pertalite sebagai langkah perlindungan terhadap kelompok masyarakat rentan, seraya mendorong implementasi B50.
Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Kepolisian Resor Dumai berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial Nursafika (30), yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah pondok kawasan kebun Taman Wisata Alam (TWA), Jalan Abdul Rabkhan, RT 006, Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai.
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
Selengkapnya

Viral