News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahasiswa Nekat Rampok Minimarket Pakai Pistol Mainan, Aksi ARM di Bekasi Berakhir Tragis setelah Viral di Medsos

Seorang mahasiswa berinisial ARM ditangkap Polda Metro Jaya setelah merampok minimarket di Bekasi menggunakan korek api berbentuk pistol. Begini kronologi lengkap
Minggu, 21 Juni 2026 - 02:08 WIB
Ilustrasi Mahasiswa Nekat Rampok Minimarket Pakai Pistol Mainan, Aksi ARM di Bekasi Berakhir Tragis setelah Viral di Medsos
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Kasus perampokan yang melibatkan kalangan muda kembali menjadi sorotan publik. Di tengah meningkatnya akses pendidikan dan teknologi, sejumlah tindak kriminal justru dilakukan oleh pelaku yang berasal dari lingkungan akademik. 

Fenomena ini memunculkan pertanyaan mengenai faktor ekonomi, tekanan sosial, hingga lemahnya kontrol lingkungan yang dapat mendorong seseorang mengambil jalan pintas melalui tindakan melawan hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data Kepolisian Republik Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa tindak pencurian dengan kekerasan (curas) masih menjadi salah satu kejahatan konvensional yang kerap terjadi di wilayah perkotaan. 

Minimarket, toko retail, hingga gerai usaha kecil menjadi sasaran karena dianggap menyimpan uang tunai dan memiliki sistem keamanan yang relatif mudah dipelajari oleh pelaku.

Perkembangan teknologi juga membuat kasus kriminal lebih cepat terungkap. Rekaman kamera pengawas (CCTV), jejak digital, serta penyebaran informasi melalui media sosial menjadi alat penting bagi aparat dalam mengidentifikasi dan memburu pelaku. 

Seperti yang terjadi dalam kasus perampokan minimarket di Bekasi yang sempat viral di media sosial. Aksi pelaku yang semula berhasil melarikan diri akhirnya berujung pada penangkapan hanya dalam waktu singkat oleh jajaran Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Metro Jaya.

Aksi Perampokan Minimarket yang Viral di Bekasi

Tim Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berhasil menangkap seorang pria berinisial ARM (20), yang diketahui berstatus mahasiswa. ARM diduga menjadi pelaku utama pencurian dengan kekerasan di sebuah minimarket kawasan Jaka Setia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, membenarkan keberhasilan timnya dalam mengungkap kasus tersebut. Menurutnya, tersangka merupakan pelaku tunggal yang bertindak sebagai eksekutor dalam aksi perampokan yang sempat membuat resah masyarakat.

"Benar, tim opsnal dari Subdit Jatanras Polda Metro Jaya telah berhasil menangkap pelaku utama kasus curas minimarket di wilayah Kota Bekasi. Pelaku berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa dan bertindak sebagai eksekutor tunggal," kata Abdul Rahim dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Kasus tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan setelah video rekaman CCTV dan dokumentasi kejadian beredar luas melalui media sosial Instagram, salah satunya diunggah oleh akun @bekasi.kita. 

Rekaman tersebut memperlihatkan detik-detik aksi perampokan yang terjadi di sebuah minimarket di Jalan Surya Raya, Jaka Setia, Bekasi Selatan.

Gunakan Korek Api Mirip Pistol untuk Ancam Pegawai

Kanit 2 Jatanras Polda Metro Jaya AKP Reza Arif Hadafi menjelaskan bahwa pengungkapan kasus bermula dari laporan polisi bernomor LP/B/162/VI/2026/SPKT/Polsek Bekasi Selatan yang dibuat sesaat setelah kejadian.

Berbekal laporan tersebut, tim penyidik langsung melakukan penyelidikan intensif dengan memadukan olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi, analisis rekaman CCTV, serta pelacakan digital terhadap jejak pelaku.

Peristiwa itu sendiri terjadi pada Kamis (18/6) sekitar pukul 07.15 WIB. Saat itu, ARM datang seorang diri ke gerai Alfamart di Jalan Surya Raya dengan mengenakan masker, topi, dan jaket hoodie untuk menutupi identitasnya.

"Pelaku langsung menuju meja kasir dan menodongkan sebuah benda mirip pistol jenis Pietro Beretta dari balik bajunya ke arah dua orang saksi pegawai yang sedang bertugas, yakni NA dan TI. Pelaku kemudian menggiring kedua korban ke lantai dua menuju ruang brankas," ujar Reza.

Dalam kondisi terancam, kedua pegawai minimarket tersebut dipaksa membuka ruang penyimpanan uang. Pelaku kemudian meminta korban memasukkan uang tunai sebesar Rp11,6 juta ke dalam kantong plastik hitam yang telah dibawanya.

Setelah berhasil menguasai uang di dalam brankas, pelaku mengunci kedua pegawai dari luar sehingga korban tidak dapat segera meminta pertolongan.

Namun aksi pelaku tidak berhenti sampai di situ. Berdasarkan hasil pemeriksaan rekaman CCTV, ARM sempat kembali turun ke lantai satu sebelum meninggalkan lokasi. Ia kemudian mengambil uang tunai dari laci kasir sebesar Rp500 ribu dan membawa kabur 14 bungkus rokok dari rak pajangan.

Akibat kejadian tersebut, total kerugian yang dialami pihak minimarket mencapai sekitar Rp12,1 juta.

Ditangkap Tanpa Perlawanan, Terancam Hukuman Berat

Upaya pelarian ARM tidak berlangsung lama. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, polisi akhirnya berhasil mengetahui lokasi persembunyian tersangka.

Menurut AKP Reza Arif Hadafi, ARM ditangkap tanpa perlawanan pada Jumat (19/6) sekitar pukul 10.30 WIB di Kampung Cibeber, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Tersangka ARM akhirnya berhasil dibekuk tanpa perlawanan oleh petugas pada Jumat (19/6) sekitar pukul 10.30 WIB di tempat persembunyiannya, Kampung Cibeber, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat," jelas Reza.

Dalam proses penangkapan dan penggeledahan, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aksi perampokan tersebut. 

Barang bukti yang disita antara lain sisa uang hasil kejahatan sebesar Rp3,9 juta, 14 bungkus rokok merek Marlboro Filter Black, satu buah korek api berbentuk pistol, pakaian yang digunakan saat beraksi, topi, masker, serta telepon genggam milik tersangka.

Fakta bahwa senjata yang digunakan ternyata hanya berupa korek api berbentuk pistol tidak mengurangi unsur pidana dalam kasus ini. 

Sebab, pelaku tetap menggunakan benda tersebut untuk menimbulkan rasa takut dan memaksa korban menyerahkan harta benda.

Saat ini ARM telah ditahan di Mapolda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 479 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukuman yang menanti pelaku mencapai pidana penjara lebih dari lima tahun.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa tindak kriminal, sekecil apa pun peluang keberhasilannya, hampir selalu meninggalkan jejak yang dapat ditelusuri aparat. 

Dukungan teknologi pengawasan, rekaman CCTV, serta partisipasi masyarakat melalui media sosial kini menjadi faktor penting dalam membantu pengungkapan berbagai kasus kejahatan di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Beri Peringatan: Siswa Penerima Subsidi Sekolah Swasta yang Tawuran Bakal Dicabut Bantuannya

Dedi Mulyadi Beri Peringatan: Siswa Penerima Subsidi Sekolah Swasta yang Tawuran Bakal Dicabut Bantuannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa bantuan pendidikan gratis di sekolah swasta tidak diberikan tanpa syarat. 
Prediksi Skor Jepang vs Tunisia di Piala Dunia 2026 Hari Ini: Samurai Biru Lebih Diunggulkan

Prediksi Skor Jepang vs Tunisia di Piala Dunia 2026 Hari Ini: Samurai Biru Lebih Diunggulkan

Prediksi skor Jepang vs Tunisia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru diunggulkan, Tunisia dalam tekanan. Cek head to head, susunan pemain, dan peluang menangnya!
Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Pontang-panting Lawan Pantai Gading, Brace Deniz Undav Bawa Die Mannschaft Menang Dramatis 2-1

Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Pontang-panting Lawan Pantai Gading, Brace Deniz Undav Bawa Die Mannschaft Menang Dramatis 2-1

Jerman raih kemenangan dramatis saat hadapi Pantai Gading pada laga Grup E Piala Dunia 2026, Minggu (21/6/2026). Die Mannschaft kerja keras sebelum menang 2-1.
Harga Anjlok, Peternak Ayam Petelur di Banyuwangi Dihantui Kebangkrutan

Harga Anjlok, Peternak Ayam Petelur di Banyuwangi Dihantui Kebangkrutan

Peternak ayam petelur yang tergabung dalam Asosiasi Peternak Unggas Maju Makmur mengaku tengah menghadapi ancaman kebangkrutan usai anjloknya harga telur yang kini berisar harga Rp20.000 per kilogram.
Piala Dunia 2026: Seolah Tak Percaya, Pelatih Swedia Terkejut Usai Timnya Dihajar Belanda 5-1

Piala Dunia 2026: Seolah Tak Percaya, Pelatih Swedia Terkejut Usai Timnya Dihajar Belanda 5-1

Pelatih Timnas Swedia, Graham Potter, mengaku tidak menyangka timnya harus menelan kekalahan telak 1-5 dari Belanda di Piala Dunia 2026, Minggu (21/06/2026).
BNPB: Dua Kabupaten di Jawa Tengah Mulai Dilanda Krisis Air Bersih Dampak Musim Kemarau

BNPB: Dua Kabupaten di Jawa Tengah Mulai Dilanda Krisis Air Bersih Dampak Musim Kemarau

Memasuki periode awal musim kemarau pada pertengahan Juni 2026, krisis air bersih mulai membayangi sejumlah wilayah di Jawa Tengah. 

Trending

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Pantai Gading

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Pantai Gading

Baik Jerman maupun Pantai Gading mencatatkan kemenangan pada pertandingan sebelumnya. Keduanya tentu mengejar kemenangan lagi demi memperbesar peluang lolos ke babak 32 besar.
Terbongkar! Bendahara Fredy Pratama Bawa Miliaran Rupiah ke Thailand 168 Kali, Akhir Pelariannya Berhenti di Malaysia

Terbongkar! Bendahara Fredy Pratama Bawa Miliaran Rupiah ke Thailand 168 Kali, Akhir Pelariannya Berhenti di Malaysia

Frans Antoni, bendahara jaringan narkoba Fredy Pratama, ditangkap di Malaysia setelah buron sejak 2023. Ia diduga membawa uang hasil kejahatan hingga ratusan kali dan menjadi
Buka Pesparawi XIV di Manokwari, Wapres Gibran Tegaskan Papua Jadi Prioritas Pembangunan Indonesia-sentris

Buka Pesparawi XIV di Manokwari, Wapres Gibran Tegaskan Papua Jadi Prioritas Pembangunan Indonesia-sentris

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh pelosok negeri, dengan menempatkan Papua sebagai salah satu wilayah prioritas utama. 
Kasus Kekerasan Seksual Anak Meningkat, Gerakan Kilas Diperkuat untuk Putus Mata Rantai Kekerasan Anak

Kasus Kekerasan Seksual Anak Meningkat, Gerakan Kilas Diperkuat untuk Putus Mata Rantai Kekerasan Anak

Gerakan Kilas untuk mencegah kekerasan seksual terhadap anak. Program ini menekankan peran keluarga, edukasi perlindungan diri, dan keberanian melaporkan pelaku.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 22 Juni 2026: Cancer Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 22 Juni 2026: Cancer Ketiban Durian Runtuh

Tanggal 22 Juni 2026 disebut dalam ramalan zodiak sebagai salah satu momen ketika energi finansial bergerak cukup dinamis. Berikut yang paling bercuan deras.
Misteri 3 Tahun Hilang Terkuak! Wanita Asal Bandung Ditemukan Kritis Diduga Disekap dan Disiksa Secara Sadis

Misteri 3 Tahun Hilang Terkuak! Wanita Asal Bandung Ditemukan Kritis Diduga Disekap dan Disiksa Secara Sadis

Seorang perempuan asal Bandung yang hilang selama tiga tahun ditemukan dalam kondisi luka berat di RSHS Bandung. Polisi memburu pelaku berinisial TH yang diduga melakukan
Terjerat Pinjol dan Judol, Tenaga Honorer SD di Riau Nekat Rampok Kasir Perusahaan! Korban Ditusuk 22 Kali demi Rp76 Juta

Terjerat Pinjol dan Judol, Tenaga Honorer SD di Riau Nekat Rampok Kasir Perusahaan! Korban Ditusuk 22 Kali demi Rp76 Juta

Seorang honorer SD di Pelalawan, Riau, ditangkap setelah merampok kasir perusahaan sawit dan menusuk korban 22 kali. Pelaku mengaku terjerat utang pinjol dan judi online
Selengkapnya

Viral