Penghentian Sementara SPPG Dinilai Berdampak Terhadap Ekonomi Pekerja
- Mahfira Putri/tvOnenews
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan kebijakan berupa penghentian sementara sejumlah operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selama musim libur sekolah.
Kebijakan penghentian sementara itu dikeluarkan melalui Surat edaran BGN No. 12 Tahun 2026.
Namun, kebijakan tersebut dinilai berdampak terhadap para relawan ataupun pekerja SPPG.
- Istimewa
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum Relawan Masyarakat Bersatu Gotong Royong (REL MBG), Roy Marjuk.
"Ketika operasional dapur SPPG dihentikan sementara dan para relawan diliburkan, tentu muncul pertanyaan besar mengenai keberlangsungan hidup mereka. Banyak relawan yang menggantungkan penghasilannya dari aktivitas di dapur SPPG. Selama masa libur ini, mereka tetap harus memenuhi kebutuhan hidup, membiayai keluarga, membeli kebutuhan pokok, dan memenuhi berbagai kewajiban lainnya," kata Roy kepada awak media, Jakarta, Senin (22/6/2026).
Roy mengungkap harapan pihaknya terhadap BGN dan pemerintah terkait kondisi para relawan yang terdampak akibat kebijakan tersebut.
Pasalnya selain persoalan ekonomi, kata Roy, potensi kehilangan sumber daya manusia yang telah terlatih jika masa penghentian operasional berlangsung terlalu lama.
"Apabila para relawan terlalu lama tidak memiliki kepastian, tentu mereka akan mencari pekerjaan atau sumber penghidupan lain demi memenuhi kebutuhan keluarga. Itu adalah hal yang wajar dan harus kita pahami. Namun ketika operasional dapur kembali dibuka, kita akan menghadapi tantangan baru, yaitu berkurangnya relawan berpengalaman yang selama ini sudah memahami standar kerja, prosedur keamanan pangan, kebersihan, kedisiplinan, dan tata kelola dapur," jelasnya.
Karanenya, Roy mendorong adanya langkah-langkah solutif dan kebijakan yang berpihak kepada para relawan selama masa penghentian operasional berlangsung.
Bentuk perhatian tersebut dapat berupa pendampingan, program pemberdayaan sementara, pelatihan peningkatan kapasitas, maupun kebijakan lain yang dapat membantu menjaga kesejahteraan para relawan hingga operasional SPPG kembali berjalan normal.
"Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis yang membawa harapan besar bagi masa depan generasi bangsa. Oleh karena itu, keberlangsungan program ini harus didukung oleh keberlangsungan para relawannya. Jangan sampai mereka yang selama ini telah berjuang untuk menyukseskan program justru menghadapi kesulitan tanpa adanya perhatian yang memadai," ungkap Roy.
Load more