News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta turun tangan mengusut dugaan korupsi dana beasiswa di Aceh.
Selasa, 23 Juni 2026 - 03:25 WIB
Ilustrasi KPK.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta turun tangan mengusut dugaan korupsi dana beasiswa di Aceh.

Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) menyampaikan langsung permintaan tersebut dengan menyambangi gedung lembaga anti rasuah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuasa hukum pelapor, Yulindawati mengatakan pihaknya sengaja membawa persoalan tersebut ke KPK karena menilai penanganan perkara yang telah bergulir sejak 2017 silam belum memberikan kejelasan terhadap sejumlah pihak yang diduga terlibat diantaranya pejabat setempat berinisial IU.

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh
KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh
Sumber :
  • Istimewa

"Kasus ini sudah berjalan sejak 2017. Sudah beberapa kali pergantian Kapolda, tetapi masyarakat belum juga memperoleh kepastian hukum. Karena itu kami meminta KPK mengambil alih agar penanganannya independen, transparan, dan tidak terus berlarut-larut," kata Yulindawati.

Yulindawati menyebut hingga kini belum adanya perkembangan berarti terkait pemeriksaan terhadap pejabat yang diduga terlibat dugaan korupsi tersebut. 

Menurutnya Polda Aceh yang menangani perkara tersebut telah sempat melayangkan surat permohonan persetujuan pemeriksaan kepada pemerintah pusat sejak 28 November 2025. 

Namun, kata Yulindawati, hingga memasuki bulan kedelapan belum ada tindak lanjut yang diketahui publik.

"Setahu kami, surat permohonan itu sudah diajukan sejak November 2025. Jika merujuk ketentuan yang berlaku, waktu yang telah berjalan sudah jauh melampaui batas. Namun sampai hari ini pemeriksaan belum juga dilakukan. Kondisi inilah yang membuat kami meminta KPK turun tangan," ujarnya.

Ia menegaskan langkah melapor ke KPK bukan untuk mendahului proses hukum yang sedang berjalan.

Mleainkan ia menekankan langkah ini untuk penanganan perkara yang telah menyita perhatian publik Aceh tidak kembali mandek.

"Kami ingin perkara ini terang benderang. Jangan sampai masyarakat terus bertanya-tanya mengapa kasus yang sudah hampir sembilan tahun bergulir belum juga memberikan kepastian hukum terhadap semua pihak yang diduga terlibat," tegas Yulindawati.

YARA juga menyatakan seluruh dokumen dan alat bukti utama perkara telah berada di tangan aparat penegak hukum yang menangani kasus tersebut. 

Karena itu mereka berharap KPK menggunakan kewenangannya untuk melakukan supervisi maupun mengambil alih penanganan perkara apabila dinilai memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.(raa)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Puan Minta PLN Mitigasi Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa

Puan Minta PLN Mitigasi Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa

Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong PT PLN (Persero) untuk memitigasi dampak pemadaman listrik bergilir yang banyak mengganggu aktivitas masyarakat.
Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3 untuk Bangun SDM Unggul

Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3 untuk Bangun SDM Unggul

Pertamina dan Kemnaker menandatangani MoU soal sinergi program ketenagakerjaan dan pendayagunaan sumber daya manusia (SDM) dan PKS soal pelatihan di bidang K3.
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak, Wujud Nyata Komitmen ESG

Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak, Wujud Nyata Komitmen ESG

Khitan massal ini digelar Pedagadaian sebagai Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang difokuskan pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak.
Pecahkan Rekor Klose, Messi Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia

Pecahkan Rekor Klose, Messi Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia

Lionel Messi kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola dunia. Kapten Argentina itu kini resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia 2026.
Ramalan Keuangan Shio 24 Juni 2026: Rabu Ini Ada Shio yang Diam-Diam Ketiban Rezeki

Ramalan Keuangan Shio 24 Juni 2026: Rabu Ini Ada Shio yang Diam-Diam Ketiban Rezeki

Ramalan keuangan shio 24 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Cek peruntungan keuangan shiomu hari ini, siapa yang diam-diam ketiban rezeki di hari Rabu!
Masih Ingat Maria Febe? Mantan Pebulu Tangkis yang Jadi Mualaf Gara-gara Suka Dengar Azan sejak Kecil

Masih Ingat Maria Febe? Mantan Pebulu Tangkis yang Jadi Mualaf Gara-gara Suka Dengar Azan sejak Kecil

Maria Febe Kusumastuti, mantan tunggal putri Indonesia yang jadi mualaf sejak 2013 setelah hatinya tergerak mendengar azan dan melihat rekan-rekannya tarawih.

Trending

Diduga Korupsi Dana Hibah Pariwisata Rp68,5 M, Kejari Sleman Tahan Anggota DPRD RA

Diduga Korupsi Dana Hibah Pariwisata Rp68,5 M, Kejari Sleman Tahan Anggota DPRD RA

Kejari Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menahan seorang anggota DPRD setempat berinisial RA terkait kasus dugaan korupsi penyelewengan dana hibah pariwisata
Trump Cabut Sanksi Minyak Iran Sementara, IAEA Boleh Masuk, Ekspor Bebas ke AS hingga Agustus 2026

Trump Cabut Sanksi Minyak Iran Sementara, IAEA Boleh Masuk, Ekspor Bebas ke AS hingga Agustus 2026

Pemerintahan Amerika Serikat (AS) untuk sementara dilaporkan mencabut sanksi terhadap penjualan minyak Iran. Hal ini menindaklanjuti salah satu komitmen utama
Kubu Jokowi Berkomentar Menohok Terkait Kejaksaan Tangguhkan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Sangat Berbahaya

Kubu Jokowi Berkomentar Menohok Terkait Kejaksaan Tangguhkan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Sangat Berbahaya

Kubu Jokowi lontarkan komentar menohok terkait Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan tanggungkan dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, yakni Roy Suryo dan
Buntut Kasus Pria Sekap Pacar 3 Tahun, Buat DPR Geram: Harus Dijerat dengan Pasal Berlapis!

Buntut Kasus Pria Sekap Pacar 3 Tahun, Buat DPR Geram: Harus Dijerat dengan Pasal Berlapis!

Buntut kasus pria berinisail TH sekap pacar berinisial YTR (29) di Kabupaten Bandung, Jabar. Ternyata membuat anggota Komisi III DPR RI Abdullah geram hingga
Detik-detik Polres Metro Bekasi Sita 1.825 Butir Obat Keras Ilegal di Tarumajaya

Detik-detik Polres Metro Bekasi Sita 1.825 Butir Obat Keras Ilegal di Tarumajaya

Beredar kabar terkait detik-detik Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi menyita 1.825 butir obat keras daftar G dalam pengungkapan kasus peredaran obat
Tito Karnavian Minta Kepala Daerah Papua Dukung Sensus Ekonomi 2026 BPS, Data Akurat untuk Kebijakan

Tito Karnavian Minta Kepala Daerah Papua Dukung Sensus Ekonomi 2026 BPS, Data Akurat untuk Kebijakan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengajak kepala daerah di Provinsi Papua untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan
Perguruan Tinggi Miliki Peran Penting Dalam Tingkatkan Kompetensi Generasi Muda

Perguruan Tinggi Miliki Peran Penting Dalam Tingkatkan Kompetensi Generasi Muda

Forum strategis yakni Public Seminar 2026 bertajuk 'Navigating Global Uncertainty: Leadership and Innovation for the Future' berlangsung di Swiss German University (SGU), Kabupaten Tangerang, Banten.
Selengkapnya

Viral