Fenomena Kepingan Surga di Perhentian Marriot Resort Jadi Perbincangan Publik
- istimewa - Zubi
Jakarta, tvOnenews.com - Fenomena kepingan surga di Pulau Perhentian kini menjadi sorotan publik. Bahkan, menjadi perbincangan manca negara. Pasalnya, komentar dan riview dari sebagian influencer hingga wisatawan ramai di media sosial, dan hal tersebut menjadi sebuah pertanyaan sebagian publik terkait apakah ada fenomena kepingan surga di Pulau Perhentian?
Setelah viral dan jadi perbincangan publik, tim tvOnenews.com mencoba mengulik dan menganalisa terkait fenomena itu.
Untuk diketahui, kata kunci kepingan surga tak terlepas dari wisata alam dan keindahan alam.
Seperti tempat wisata Danau Toba yang berada di Sumatera Utara, Indonesia, juga disebut-sebut sebagai kepingan surga.
Pasalnya, sebagian publik menilai keindahan alamnya, ibarat surga yang dijatuhkan ke bumi oleh sang Pencipta.
Hal ini serupa dengan fenomena kepingan surga yang ada di Pulau Perhentian di Negeri Terengganu, Malaysia. Lantas, apakah benar fenomena itu ada?
Bedasarkan penelusuran tim tvOnenews.com, ternyata fenomena kepingan surga itu ada, ketika sejumlah wisatawan membenarkan hal tersebut.
- istimewa
Satu di antara wisatawan yang menceritakan hal itu, yakni warga Jakarta bernama Zubi (41). Kata dia, fenomena kepingan surga itu terlihat dari Marriott Resort Perhentian.
"Kepingan surga itu tak hanya ada di Indonesia saja. Namun, di Negeri Terengganu, Malaysia, tepatnya di Marriott Resort Perhentian, kita bisa merayakan jingga atau melihat sunset dan sunrise," cerita Zubi, Senin (28/6/2026).
Bahkan, kata dia, dari balkon kamar tempat ia menginap di Marriott Resort Perhentian, pemandangan laut dengan langit yang cerah serta matahari yang membelah kapas langit (awan), bisa terlihat.
"Apalagi, jika kita bersantai di tiga kolam renang, dan di Romantic Beach milik Marriott Resort Perhentian. Di situ yang suka sastra, bisa menulis puisi romantis dan yang suka menggambar, bisa menggambar keindahan pantai saat jingga (senja) dating. Sementara, yang suka menikmati alam, bisa memanjakan matanya," ujarnya sambil tersenyum.
Selain itu, ia juga mebandingkan kepingan surga yang ada di Indonesia dengan kawasan tersebut. Kata dia, kepingan surga di Perhentian Marriot Resort wajib dirasakan khalayak semua orang.
“Ini bukan bercerita tentang keindahan alam dan fenomena kepingan surga saja, tetapi juga berbicara budget untuk liburan. Di sini, kita tak perlu mengeluarkan banyak uang, karena untuk menikmati kepingan surga di Negeri Terengganu ini, sangat ramah di kantong orang Indonesia,” ceritanya.
Pasalnya, kata dia, untuk berangkat ke kawasan itu, sudah ada maskapai AirAsia yang membuka rute langsung Jakarta – Kota Bharu dan merupakan maskapai satu-satunya yang terbang langsung dari Jakarta ke Kota Bharu, serta ongkosnya tidak menguras isi kantong wisatawan.
Hal senada juga dikatakan seorang influencer yang tersohor asal Indonesia, Sukabumi, bernama Ibrahim Halil (25) yang akrab disapa Ibra. Ia menyebutkan, bahwa Marriott Resort Perhentian merupakan kepingan surga yang beraroma romatisme.
- tvOnenews
"Jadi, tempat ini bisa untuk pasangan muda-mudi atau pasangan yang ingin berbulan madu dengan kekasih tercintanya. Karena, di Marriott Resort Perhentian, banyak menyediakan tempat-tempat yang romantis dan instagramable. Kalau soal fasilitas, jangan ditanya lagi, coba rasakan sendiri, pasti rindu," ungkap Ibra.
Tak hanya itu situ saja, ia juga menceritakan soal menu makanan yang disajikan di Marriott Resort Perhentian. Kata dia, soal makanan, wisatawan bisa merasakan menu-menu khas Negeri Terengganu.
"Untuk menu makanan, ada makanan khas Negeri Terengganu dan bagi yang suka western food, juga bisa dinikmati di sini dengan pemandangan alam yang indah dan ditemani suara deruan ombak. Nah, kalau menu kesukaanku, Nasi Dagang khas Negeri Terengganu," ucap Ibra.
Di sisi lain, ia juga menceritakan tentang rute perjalanan menuju kepingan surga itu.
Kata dia, Kuala Besut yang merupakan pelabuhan kecil, menjadi pintu utama menuju ke tempat yang fenomenal itu.
"Nah, sebelum ke Marriott Resort Perhentian, kita bisa bermalam di Fairfield by Marriott Kuala Besut. Kemudian paginya, baru naik kapal cepat untuk menyeberangi Laut China Selatan."
"Dalam perjalanan penyeberangan, mata kita akan dimanjakan pemandangan lautan yang indah dan langit yang dihiasi awan seperti kapas-kapas putih yang berterbangan di langit dan terus bergerak," jelas Ibra.
Perjalanan penyeberangan itu, kata Ibrahim, hanya memakan waktu sekitar 40 menit.
"Dan dalam perjalanan 40 menit itu, kita bakal terkagum-kagum melihat keindahan alam karya Allah SWT di Laut China Selatan, dan aku pastikan, ini akan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan, dan pengalaman indah di kehidupan kita," ucap Ibrahim. (aag)
Load more