Flyover Latumenten Ditargetkan Rampung pada Desember Mendatang, Pramono: Salah Satu Prioritas!
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com-Pembangunan flyover atau Jalan Layang Latumenten, Jakarta Barat, sudah mencapai 55,2 persen dan ditargetkan rampung pada 15 Desember 2026. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengungkapkan Flyover Latumenten merupakan salah satu infrastruktur yang dinantikan karena sering terjadi kemacetan di kawasan itu sebelum dibangunnya jalan layang.
“Sekarang ini progresnya sudah 55,2 persen, budget-nya Rp259 miliar. Ini salah satu proyek prioritas Pemerintah DKI Jakarta yang saya harapkan akan bisa selesai tanggal 15 Desember tahun 2026,” kata Pramono usai meninjau Flyover Latumenten, Jakarta Barat, Kamis.
Ia mengaku ketika mendapatkan usulan tentang Flyover Latumenten, ia langsung memutuskan agar pembangunan itu menjadi prioritas utama untuk mengurai kemacetan di daerah Grogol, Pluit, Slipi, dan sebagainya.
Ia berharap dengan adanya flyover tersebut, kemacetan di kawasan itu dapat segera teratasi.
Setelah flyover dibangun, Pemprov DKI juga berencana menutup perlintasan sebidang kereta api yang berada di bawah jalan layang.
Pramono mengatakan langkah itu dilakukan agar lalu lintas tidak tersendat akibat buka-tutup pintu perlintasan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Menurut dia, kendaraan nantinya diarahkan menuju flyover sehingga tidak lagi bersinggungan langsung dengan jalur kereta api.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo menjelaskan yang akan ditutup hanya perlintasan rel kereta api. Sementara jalan di bawah flyover tetap dapat digunakan kendaraan untuk berputar arah.
“Jadi ini tidak ditutup, yang ditutup hanya di perlintasan. Jadi bisa berputar, begitu pula yang dari arah utara mau balik ke utara masih bisa berputar,” jelas Heru.
Heru memperkirakan keberadaan flyover dapat memangkas waktu perjalanan kendaraan hingga sekitar 10 sampai 15 menit.
Saat ini, kendaraan kerap tersendat karena buka-tutup perlintasan kereta api yang menyebabkan antrean panjang di kawasan Latumenten.
“Nantinya sudah tidak ada gangguan lagi sehingga kendaraan bisa melintas langsung di atas flyover tanpa ada gangguan apa pun. Mungkin sekitar 10 sampai 15 menit karena tadinya ketahan di bawah, nanti sudah tidak ketahan lagi,” kata Suwondo.(ant)
Load more