Sudah 7 Bulan Bergulir Bagaimana Kabar Kasus CCTV Inara Rusli? Kini Ada Dugaan Bukti Dihilangkan
- YouTube/MaiaAlElDul
Jakarta, tvOnenews.com - Penanganan kasus dugaan akses ilegal rekaman CCTV milik artis Inara Rusli hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan. Perkara yang telah dilaporkan ke Bareskrim Polri sejak 7 bulan lalu itu masih menunggu kepastian pelaksanaan gelar perkara.
Kasus ini menjadi sorotan karena berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan rekaman CCTV pribadi yang kemudian digunakan sebagai barang bukti dalam laporan dugaan perzinaan di Polda Metro Jaya.
Awalnya, persoalan mencuat setelah konten kreator asal Medan, Wardatina Mawa, membongkar dugaan hubungan terlarang antara suaminya, pengusaha Insanul Fahmi, dengan Inara Rusli. Dalam laporannya, Mawa disebut menggunakan rekaman CCTV yang diduga diakses tanpa izin dari rumah Inara.
Merasa privasinya dilanggar, Inara Rusli kemudian melaporkan dugaan akses ilegal tersebut ke Bareskrim Polri. Namun hingga kini, proses hukum disebut masih berjalan tanpa kejelasan penetapan tersangka.
Terbaru, kuasa hukum Insanul Fahmi sebagai saksi pelapor mendatangi Bareskrim untuk meminta penjelasan terkait perkembangan penyidikan.
Kuasa hukum Insanul, Tommy Tri Yunanto, mengatakan, pihaknya ingin mengetahui sejauh mana proses penanganan perkara tersebut, termasuk rencana pelaksanaan gelar perkara eksternal.
"Kita menanyakan perkembangan dari hasil gelar yang akan dilakukan eksternal oleh pihak Cyber Bareskrim kita menanyakan nih sampai di mana prosesnya, terus kapan proses ini akan dilakukan gelar," kata Tommy Tri Yunanto, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Jumat (3/7/2026).
Menurut Tommy, pihaknya berharap proses hukum berjalan sesuai fakta yang ditemukan selama penyidikan berlangsung. Ia menegaskan semua hasil pemeriksaan nantinya harus sesuai dengan data dan bukti yang ada.
"Kita mau memang semua fakta yang ada ya dari hasil gelar itu sesuai dengan faktanya," ungkapnya.
Tommy juga mengungkapkan bahwa penyidik sebelumnya telah melakukan sejumlah tahapan pemeriksaan, termasuk digital forensik terhadap perangkat elektronik yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.
"Sudah melalui jalan tahapan bahkan laboratorium, digital forensik dan lain-lain sudah dilakukan. Siapa aja handphone yang disita terus apakah handphone itu ada yang menghilangkan alat-alat buktinya," beber Tommy.
Meski berbagai tahapan penyidikan telah dijalankan, pihaknya mengaku hingga kini belum mendapatkan kepastian mengenai jadwal resmi gelar perkara. Karena itu, mereka masih menunggu langkah lanjutan dari penyidik Bareskrim.
Load more