News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Said Iqbal Ungkap Korban Penyekapan di Percetakan Senen Diperlakukan Tak Manusiawi

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said lqbal ikut turun tangan atasi kasus tiga karyawan percetakan berinisial TS (24)
Jumat, 3 Juli 2026 - 16:55 WIB
Said Iqbal Ungkap Korban Penyekapan di Percetakan Senen Diperlakukan Tak Manusiawi
Sumber :
  • tvOnenews - adinda

Jakarta, tvOnenews.com - Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said lqbal ikut turun tangan mengatasi kasus tiga karyawan percetakan berinisial TS (24), MRJ (20), dan AS (19) yang disekap di tempat kerjanya, di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat.

Said Iqbal menerangkan, para korban diperlakukan tidak manusiawi oleh para pelaku. Hal ini dinyatakan dirinya saat pelaksanaan konferensi pers perkembangan kasus penyekapan dan penganiayaan di Polda Metro Jaya, Jumat (3/7/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya datang kemarin ke rumah Tegar, salah satu korban dugaan penyekapan dan pemerasan, bertemu langsung dan berbicara langsung didampingi oleh pengacaranya dari LBH,” jelas Said.

Adapun dalam hal ini korban mengaku diarak di lingkungan rumahnya tanpa melalui proses hukum. 

“Di situ saya jumpai beberapa hal. Satu, benar bahwa mereka bertiga, termasuk Tegar, diperlakukan tidak manusiawi, antara lain diarak tanpa melalui sebuah proses hukum. Jadi di depan rumahnya diarak,” ujar Said.

“Yang membuat hati saya terenyuh, dan saya yakin Presiden juga akan memberikan perhatian khusus, adalah ayahnya ini kan cuma pedagang es, orang miskin. Diperlakukan anaknya seperti itu sampai nangis, pas saya tanya, nangis. Kemudian, tidak manusiawi, diarak, ya,” sambungnya.

Kemudian perlakuan tidak manusiawi yang diterima oleh korban yakni disekap dan tidak diberi makan 3 hari, dirantai, dan diperlakukan tidak beradab dan tidak manusiawi.

“Prinsipnya, bila ada pekerja, buruh, yang mungkin diduga ada melanggar hukum, harusnya kan dilakukan penanganannya secara hukum oleh majikan atau pengusaha. Tidak main hakim sendiri, memperlakukan tidak manusiawi dan tidak beradab, melanggar sila kedua Pancasila: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab,” ujar Said.

Selain itu, Said menuturkan, para korban juga menerima upah yang tidak sesuai. Bahkan upah lembur tidak dibayarkan dan jam kerja tidak teratur.

“Kemudian juga upah yang diterima hanya Rp500.000. Ya, kemudian juga lembur dan lain halnya tidak dibayarkan atau tidak diberikan, jam kerja yang tidak teratur. Dari sisi hukum ketenagakerjaannya juga banyak dilanggar, sangat melanggar,” terangnya.

Atas peristiwa ini, Saiq Iqbal menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap izin usaha toko tersebut.

“Saya ingin memeriksa apakah masuk kategori UMKM atau perusahaan menengah ke atas. Kalau dia UMKM memang upahnya berdasarkan kesepakatan, tapi biasanya upahnya tetap walaupun berdasarkan kesepakatan harus layak. Katakan kalau di daerah di luar Jakarta kan ada istilah UMP, UMK, biasanya dipakai UMP. Nah, di Jakarta kan cuma ada UMP, ya setidak-tidaknya minimal 50% atau 60% dari UMP Jakarta. Ini 50% aja tidak tercapai,” tegasnya. (ars/aag)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Eks Kiper Persib Bangun Sekolah Sepak Bola, Proyeksikan Tampil di Turnamen Internasional

Eks Kiper Persib Bangun Sekolah Sepak Bola, Proyeksikan Tampil di Turnamen Internasional

Alih-alih langsung membuka akademi untuk seluruh kelompok umur, Neo Gen Academy memilih memulai dengan proses seleksi ketat demi mendapatkan talenta-talenta terbaik.
Flashback: Cristiano Ronaldo Juga Pernah Ucap 'Bismillah' saat Eksekusi Penalti untuk Al Nassr di Liga Pro Saudi

Flashback: Cristiano Ronaldo Juga Pernah Ucap 'Bismillah' saat Eksekusi Penalti untuk Al Nassr di Liga Pro Saudi

Ronaldo menyita perhatian setelah mengucapkan "bismillah" dalam laga Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026. Namun, itu bukan pertama kali ia mengucapkannya.
Pertegas Arah Dukungan, Relawan Tegaskan Fokus Kawal Program Prioritas Prabowo-Gibran

Pertegas Arah Dukungan, Relawan Tegaskan Fokus Kawal Program Prioritas Prabowo-Gibran

Relawan Gibranku menegaskan bahwa fokus organisasi saat ini adalah mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran dan belum memiliki agenda mendorong Wapres maju di Pemilu 2029.
Soal Backend Engineer di Indonesia, BaTii Kemenkeu: Migrasi ke AI Workflow Bukan Tentang Pelajari Library Baru

Soal Backend Engineer di Indonesia, BaTii Kemenkeu: Migrasi ke AI Workflow Bukan Tentang Pelajari Library Baru

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus mendorong pengembangan talenta digital untuk memenuhi kebutuhan ekonomi digital nasional hingga 2030.
Buntut Polemik Lagu “Lalaki Langit”, Kemendagri Minta Klarifikasi Bupati Purwakarta

Buntut Polemik Lagu “Lalaki Langit”, Kemendagri Minta Klarifikasi Bupati Purwakarta

Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri telah memanggil Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, guna memberikan penjelasan terkait polemik yang dipicu oleh lagu berjudul “Lalaki Langit, Lalanang Bejat”. 
Kerap Tolong Pasien Pedalaman Papua hingga Angkut Sembako: Pesawat Gereja Katolik AMA Air Dibakar dan Pilotnya Dibunuh KKB

Kerap Tolong Pasien Pedalaman Papua hingga Angkut Sembako: Pesawat Gereja Katolik AMA Air Dibakar dan Pilotnya Dibunuh KKB

Di balik kematian pilot berkebangsaan Amerika Serikat (AS) Nicholas F. Goselin yang ditembak oleh KKB Papua, terdapat sejarah panjang AMA Air. Pesawat yang ...

Trending

Wanita Kepergok Jual Perhiasan Emas Palsu di 20 Toko Emas Pamulang, Polisi Ungkap Motifnya

Wanita Kepergok Jual Perhiasan Emas Palsu di 20 Toko Emas Pamulang, Polisi Ungkap Motifnya

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq menerangkan, berdasarkan pengakuan pelaku, yang bersangkutan sudah beraksi ke 20 toko emas.
Ternyata Bukan Hilang, Nadira Az-Zahra di Rumah Bibinya, Polisi: Masalah Keluarga

Ternyata Bukan Hilang, Nadira Az-Zahra di Rumah Bibinya, Polisi: Masalah Keluarga

Teka-teki mengenai hilangnya mahasiswi cantik asal Telkom University Nadira Az-Zahra (21) akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat dinyatakan hilang kini -
Pengungkapan 3,37 Ton Ganja Jadi Kado Besar HANI dan HUT Bhayangkara ke-80 untuk Indonesia

Pengungkapan 3,37 Ton Ganja Jadi Kado Besar HANI dan HUT Bhayangkara ke-80 untuk Indonesia

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polda Jawa Timur dalam menggagalkan penyelundupan 3,37 ton ganja asal Thailand yang diperkirakan bernilai sekitar Rp4,5 triliun.
Gebrakan Persib Bawa Berkah untuk Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Makin Pede Raih Juara

Gebrakan Persib Bawa Berkah untuk Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Makin Pede Raih Juara

Langkah agresif Persib di bursa transfer musim panas tak hanya untungkan klub. Kebijakan itu juga bawa angin segar bagi Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026.
KPK: Ada Dugaan Pungli di Kantor Imigrasi Depok

KPK: Ada Dugaan Pungli di Kantor Imigrasi Depok

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, saksi yang berasal dari Kanim Depok didalami soal dugaan penerimaan uang.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 4 Juli 2026: Sagitarius Mendadak Tajir

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 4 Juli 2026: Sagitarius Mendadak Tajir

Keberuntungan finansial diperkirakan menghampiri sejumlah zodiak pada Sabtu, 4 Juli 2026. Berikut 6 zodiak yang diprediksi paling bercuan deras di akhir pekan!
Mulai 1 Agustus 2026 Penjual dengan Omzet Rp500 Juta Per Tahun Akan Dipungut Pajak di Marketplace

Mulai 1 Agustus 2026 Penjual dengan Omzet Rp500 Juta Per Tahun Akan Dipungut Pajak di Marketplace

Purbaya mengatakan, pemerintah akan secara bertahap menunjuk lebih banyak perusahaan e-commerce atau marketplace (lokapasar), sebagai pemungut Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 atas transaksi penjualan barang di platform perdagangan elektronik.
Selengkapnya

Viral