News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Selebgram Baas Saputra Bikin Buku Tahunan Naik Kelas, Konsepnya Bikin Anak Sekolah Tertarik

Tak lagi sekadar album cetak biasa, buku tahunan kini dibuat lebih interaktif lewat fitur visual tiga dimensi dan teknologi digital yang bisa diakses melalui perangkat pintar.
Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:21 WIB
Selebgram Baas Saputra.
Sumber :
  • Dok. Baas Saputra.

Jakarta, tvOnenews.com - Di tengah perkembangan industri kreatif dan teknologi digital, tren buku tahunan sekolah kini mulai mengalami perubahan besar. Jika dulu buku kenangan identik dengan kumpulan foto dan tanda tangan teman sekelas, kini konsep tersebut berkembang menjadi pengalaman visual interaktif berbasis teknologi.

Perubahan itu salah satunya terlihat dari inovasi yang dikembangkan selebgram sekaligus pengusaha muda, Baas Saputra, melalui Prodigy Art Creative. Berawal dari usaha kreatif yang dirintis sejak masih kuliah pada 2008, Prodigy mencoba menghadirkan konsep baru buku tahunan dengan memadukan desain artistik, kemasan premium, hingga teknologi augmented reality (AR).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak lagi sekadar album cetak biasa, buku tahunan kini dibuat lebih interaktif lewat fitur visual tiga dimensi dan teknologi digital yang bisa diakses melalui perangkat pintar.

"Melalui fitur teknologi augmented reality 3D ini, para alumni dapat menghidupkan kembali kenangan masa sekolah mereka secara interaktif hanya dengan memindai halaman buku menggunakan perangkat pintar," ujarnya saat dihubungi, Sabtu (4/7/2026).

Fenomena ini menunjukkan bagaimana industri kreatif mulai memanfaatkan teknologi untuk menghadirkan pengalaman baru bagi generasi muda yang tumbuh di era digital. Konsep buku tahunan yang sebelumnya bersifat statis kini berubah menjadi konten multimedia yang lebih personal dan modern.

Baas Saputra menilai bisnis buku tahunan masih memiliki prospek yang kuat karena selalu berkaitan dengan momen kelulusan yang terjadi setiap tahun.

"Usaha ini sangat menjanjikan, karena setiap tahun dan setiap angkatan anak sekolah pasti akan lulus. Dan ketika momen kelulusan itu tiba, mereka pasti membuat buku album kenangan atau buku tahunan," ujar Baas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari sebuah usaha kecil yang dibangun saat kuliah, Prodigy kini berkembang dan melayani berbagai sekolah hingga perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia. Berdasarkan data internal perusahaan, layanan mereka disebut telah digunakan oleh ratusan ribu siswa dan mahasiswa.

Selain menggarap buku tahunan, Prodigy juga merambah layanan fotografi, videografi, desain kreatif, hingga produksi majalah. Baas mengungkapkan bahwa sejumlah sekolah internasional turut menjadi bagian dari klien mereka.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Febrie Adriansyah Jalani Sidang Perdana Hari Ini, Kejagung Kerahkan 34 Jaksa Penuntut

Febrie Adriansyah Jalani Sidang Perdana Hari Ini, Kejagung Kerahkan 34 Jaksa Penuntut

Eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, hari ini Rabu (7/10).
Gantikan Ko Hee-jin, Ini Kata-kata Pertama Pelatih Baru Red Sparks

Gantikan Ko Hee-jin, Ini Kata-kata Pertama Pelatih Baru Red Sparks

Kwon Soon-chan menyampaikan kata-kata pertamanya setelah resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala baru Jung Kwan Jang Red Sparks untuk menghadapi musim 2026-2027.
Jangan Kirim CV Sebelum Coba Prompt ChatGPT Ini, Hasilnya Bisa Lebih Profesional dan Ramah ATS

Jangan Kirim CV Sebelum Coba Prompt ChatGPT Ini, Hasilnya Bisa Lebih Profesional dan Ramah ATS

Cara bikin CV profesional pakai ChatGPT dengan prompt yang tepat. Simak contoh prompt, hasil CV, tips ATS, dan kesalahan yang harus dihindari.
Bertahun-tahun Terjebak 'Neraka' dalam Rumah Sendiri, Gadis 17 Tahun di Probolinggo Bongkar Aksi Bejat Ayah Kandung

Bertahun-tahun Terjebak 'Neraka' dalam Rumah Sendiri, Gadis 17 Tahun di Probolinggo Bongkar Aksi Bejat Ayah Kandung

Perbuatan biadab seorang ayah kandung di Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Jawa Timur, akhirnya terbongkar ke ranah hukum. 
Apa yang Paling Sering Dicari di ChatGPT 2026? Bukan Coding, Ini 3 Topik yang Paling Banyak Ditanyakan

Apa yang Paling Sering Dicari di ChatGPT 2026? Bukan Coding, Ini 3 Topik yang Paling Banyak Ditanyakan

Apa yang paling sering dicari di ChatGPT 2026? Riset menunjukkan pengguna lebih banyak memakai AI untuk mencari informasi, meminta panduan praktis, dan membantu menulis.
Bawa Timnas Indonesia Juara, John Herdman Ungkap Kunci Hadapi Tekanan di ASEAN

Bawa Timnas Indonesia Juara, John Herdman Ungkap Kunci Hadapi Tekanan di ASEAN

John Herdman mengungkap besarnya tekanan yang dihadapi Timnas Indonesia sepanjang FIFA ASEAN Cup 2026 hingga akhirnya berhasil mengangkat trofi juara. (7/10).

Trending

Dituduh Maling, Santri di Pamekasan Diduga Dihajar Tujuh Senior Sekaligus Sampai Patah Tulang dan Pingsan

Dituduh Maling, Santri di Pamekasan Diduga Dihajar Tujuh Senior Sekaligus Sampai Patah Tulang dan Pingsan

Aparat Polres Pamekasan turun tangan menyelidiki kasus dugaan aksi main hakim sendiri yang menimpa seorang santri berinisial AR (17) di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Batumarmar. 
Niat Usir Laba-laba Malah Bikin Petaka, Aksi Bule Nepal Bikin Vila di Bali Terbakar

Niat Usir Laba-laba Malah Bikin Petaka, Aksi Bule Nepal Bikin Vila di Bali Terbakar

Tindakan warga negara asing (WNA) asal Nepal berujung malapetaka. Niat ingin mengusir serangga, pria tersebut justru memicu kobaran api hebat yang melalap vila di Kuta Utara, Bali, Senin (5/10)
Dorong Konektivitas Perbatasan Kaltara, Mendagri Tito Desak Percepatan Proyek Jalan Malinau-Nunukan

Dorong Konektivitas Perbatasan Kaltara, Mendagri Tito Desak Percepatan Proyek Jalan Malinau-Nunukan

Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, yang juga Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI), menegaskan pentingnya akselerasi penyediaan infrastruktur jalan di garda terdepan Kalimantan Utara, terutama jalur yang menghubungkan Malinau dan Nunukan. 
Pelaku Kasus Perundungan Siswa SD di Pemalang Awalnya Tidak Mengaku, Berdalih Hanya Menolong Korban

Pelaku Kasus Perundungan Siswa SD di Pemalang Awalnya Tidak Mengaku, Berdalih Hanya Menolong Korban

Terduga pelaku dugaan perundungan Aqib (7), siswa SDN 1 Kebondalem Pemalang, sempat menyangkal dan berdalih hanya menolong korban yang disebut jatuh sendiri.
Apa Itu Top Halal Award 2026? Bukan Sekadar Sertifikasi Halal, Ini Cara Penghargaan Menilai Kepercayaan Konsumen

Apa Itu Top Halal Award 2026? Bukan Sekadar Sertifikasi Halal, Ini Cara Penghargaan Menilai Kepercayaan Konsumen

Apa itu Top Halal Award 2026? Simak pengertian, cara penilaian, tema, hingga alasan penghargaan ini penting bagi brand dan kepercayaan konsumen.
Babak Baru Skandal Ponpes di Lombok Tengah: Eks Pimpinan Jadi Tersangka, Korban Terus Bertambah

Babak Baru Skandal Ponpes di Lombok Tengah: Eks Pimpinan Jadi Tersangka, Korban Terus Bertambah

Penyidik Polres Lombok Tengah, resmi menetapkan eks pimpinan sebuah pondok pesantren berinisial MIS sebagai tersangka dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap alumni santriwati. 
Gantikan Ko Hee-jin, Ini Kata-kata Pertama Pelatih Baru Red Sparks

Gantikan Ko Hee-jin, Ini Kata-kata Pertama Pelatih Baru Red Sparks

Kwon Soon-chan menyampaikan kata-kata pertamanya setelah resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala baru Jung Kwan Jang Red Sparks untuk menghadapi musim 2026-2027.
Selengkapnya

Viral