Selesai Muswil, Ketum Mardiono Serukan Soliditas Total Kader PPP Jawa Barat
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono, menyerukan kepada seluruh kadernya untuk kembali merapatkan barisan.
Ia meminta agar segala dinamika dan perbedaan yang muncul selama Musyawarah Wilayah (Muswil) dan Musyawarah Cabang (Muscab) segera diakhiri demi soliditas partai.
Pesan tersebut ia sampaikan di hadapan para pengurus DPW, pimpinan DPC, serta anggota DPRD PPP se-Jawa Barat dalam acara penutupan kegiatan bimbingan teknis di Bandung, Minggu (5/7).
Dalam kesempatan itu, Mardiono memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran PPP Jawa Barat yang telah sukses menuntaskan konsolidasi organisasi di tingkat wilayah dan cabang.
Menurutnya, pencapaian ini adalah modal berharga bagi partai berlambang Ka'bah ini untuk menghadapi agenda politik ke depan, terutama verifikasi partai politik untuk Pemilu 2029.
“Alhamdulillah, konsolidasi di Jawa Barat berjalan dengan baik. Muswil dan Muscab telah selesai dilaksanakan sesuai jadwal. Kini saatnya seluruh jajaran pengurus dan anggota Fraksi PPP bergandengan tangan untuk memperkuat organisasi dan mengembalikan semangat kebersamaan,” ujar Mardiono.
Ia menekankan bahwa kompetisi internal dalam proses demokrasi seperti Muswil dan Muscab adalah hal yang lumrah. Namun, ia mengingatkan bahwa setelah kontestasi selesai, persatuan menjadi kewajiban mutlak bagi setiap kader.
“Tidak ada lagi yang merasa menang ataupun kalah. Yang menang adalah PPP. Semua kader memiliki tanggung jawab yang sama untuk membesarkan partai. Keberhasilan PPP adalah hasil karya bersama dan menjadi milik seluruh kader,” tegasnya.
Menurut Mardiono, kekompakan internal merupakan fondasi krusial untuk membangun kembali kepercayaan publik dan mendongkrak elektabilitas partai menuju Pemilu 2029.
Oleh karena itu, ia menginstruksikan seluruh struktur partai untuk segera bekerja lebih awal dengan memperkuat konsolidasi, memaksimalkan pelayanan publik, dan menjalankan program politik yang prorakyat.
Lebih lanjut, Mardiono juga menyinggung tantangan global yang berpotensi memengaruhi kondisi dalam negeri.
Ia mengingatkan para kader untuk waspada terhadap gejolak ekonomi dan politik dunia yang dapat berdampak langsung pada Indonesia.
“Kita hidup di negara demokrasi. Apa yang terjadi di dunia akan memberikan dampak kepada kehidupan masyarakat kita. Karena itu dibutuhkan persatuan antara rakyat, pemerintah, dan seluruh kekuatan politik untuk menghadapi situasi yang sedang tidak baik-baik saja,” katanya.
Load more