News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta Baru Kasus Pembunuhan Wanita yang Jasadnya Ditemukan di Sumur Probolinggo, Berawal dari Aplikasi Kencan

Polisi mengungkap fakta baru kasus pembunuhan perempuan yang jasadnya ditemukan di sumur di Probolinggo. Korban diduga menjadi sasaran pelaku yang berkenalan lewat aplikasi kencan 
Senin, 6 Juli 2026 - 17:50 WIB
Ilustrasi Fakta Baru Kasus Pembunuhan Wanita yang Jasadnya Ditemukan di Sumur Probolinggo, Berawal dari Aplikasi Kencan
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Kasus pembunuhan yang berawal dari perkenalan di media sosial maupun aplikasi kencan kembali menjadi perhatian. 

Dalam beberapa tahun terakhir, kepolisian di berbagai daerah mengungkap sejumlah tindak kejahatan yang bermula dari hubungan antara pelaku dan korban di ruang digital. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudahan berkenalan dengan orang baru memang membuka peluang memperluas relasi, tetapi juga menyimpan risiko apabila identitas lawan bicara tidak diketahui secara pasti.

Kejahatan semacam ini umumnya dipicu berbagai motif, mulai dari perampasan harta benda hingga tindak kekerasan. 

Karena itu, aparat kepolisian terus mengimbau masyarakat agar berhati-hati ketika menerima ajakan bertemu dari seseorang yang baru dikenal melalui media sosial maupun aplikasi pencarian pasangan.

Peristiwa serupa terjadi di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pembunuhan perempuan berinisial SM (24), yang jasadnya ditemukan dalam kondisi membusuk di sebuah sumur tua di Dusun Wakaf, Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan. 

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa korban diduga menjadi korban pembunuhan yang direncanakan dengan motif menguasai harta bendanya.

Polisi Ungkap Fakta Baru dari Hasil Autopsi

Kapolres Probolinggo, Wahyudin Latif, mengungkapkan penyidik menemukan fakta baru berdasarkan hasil autopsi terhadap jenazah korban.

Menurut Wahyudin, korban diketahui mengalami tindakan seksual setelah meninggal dunia. Temuan tersebut menjadi bagian dari hasil pemeriksaan forensik yang kini melengkapi rangkaian alat bukti dalam proses penyidikan.

"Korban sempat disetubuhi oleh pelaku setelah korban tidak bernyawa di lokasi kejadian," ujar Wahyudin Latif saat konferensi pers, Minggu (4/7/2026).

Dalam perkara ini, polisi telah menetapkan dua tersangka, yakni R (26) dan H (19). Keduanya ditangkap di kediaman masing-masing setelah penyidik mengumpulkan sejumlah barang bukti yang mengarah pada keterlibatan mereka dalam kasus tersebut.

Berawal dari Aplikasi Kencan, Berakhir dengan Pembunuhan

Berdasarkan hasil penyidikan, tersangka utama diketahui berkenalan dengan korban melalui sebuah aplikasi pencarian pasangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah komunikasi terjalin, pelaku mengajak korban bertemu dengan dalih ingin mengenalkannya kepada orang tua. Namun, pertemuan tersebut justru berujung pada aksi pembunuhan.

Menurut Wahyudin Latif, motif utama pelaku adalah menguasai barang berharga milik korban. Ketika hasil yang diharapkan tidak sesuai keinginan, pelaku diduga kehilangan kendali dan menghabisi nyawa korban.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

RPMK Soal Penyeragaman Kemasan Berpotensi Tumpang Tindih Regulasi Serta Ancam Pekerja IHT

RPMK Soal Penyeragaman Kemasan Berpotensi Tumpang Tindih Regulasi Serta Ancam Pekerja IHT

Rancangan aturan penyeragaman kemasan dalam Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan (RPMK) tentang Pencantuman Peringatan Kesehatan dan Informasi pada Produk Tembakau dan Rokok Elektronik dinilai berpotensi menjadi beban regulasi yang baru bagi ekosistem pertembakauan.
Analis Nilai Hasil Suvei IndexMundi Terhadap Polri Miliki Kelemahan Metodologi Ilmiah

Analis Nilai Hasil Suvei IndexMundi Terhadap Polri Miliki Kelemahan Metodologi Ilmiah

Lembaga survei internasional yakni IndexMundi Global Surveys merilis laporan Police Corruption Perceptions Index dengan menempatkan Polri pada poin 7,56 atau terbilang kategori tinggi.
Nadira Az Zahra Mahasiswi yang Hilang Sepekan Telah Ditemukan di Bandung, Begini Kondisinya

Nadira Az Zahra Mahasiswi yang Hilang Sepekan Telah Ditemukan di Bandung, Begini Kondisinya

Nadira Az Zahra (21), mahasiswi Telkom University yang dilaporkan hilang selama satu minggu terakhir, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat. 
Benarkah Jael Pawirodihardjo Bisa Masuk Radar Timnas Indonesia? Ini Profil Striker Muda MVV Maastricht

Benarkah Jael Pawirodihardjo Bisa Masuk Radar Timnas Indonesia? Ini Profil Striker Muda MVV Maastricht

Siapa Jael Pawirodihardjo? Mengenal profil striker muda MVV Maastricht berdarah Indonesia yang mencuri perhatian dan berpotensi memperkuat Timnas Indonesia.
Rayakan HUT ke-61 Tahun, Telkom Indonesia Gelorakan Semangat Transformasi Digital Nasional

Rayakan HUT ke-61 Tahun, Telkom Indonesia Gelorakan Semangat Transformasi Digital Nasional

Semarak puncak perayaan HUT ke-61 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menghadirkan gerakan digital bagi UMKM hingga kompetisi AI untuk kreator lokal.
Mencuat Isu Gaji Kepala Daerah Bakal Naik, Ketua Banggar Ingatkan Stabilitas Fiskal: Direm Dulu

Mencuat Isu Gaji Kepala Daerah Bakal Naik, Ketua Banggar Ingatkan Stabilitas Fiskal: Direm Dulu

Mencuat terkait derasnya isu gaji kepala daerah dan wakil daerah akan naik di tengah negeri ini sedang alami ekonomi sulit. Sontak hal itu tuai komentar Banggar

Trending

Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Persija Jakarta jadi penyumbang pemain terbanyak dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia. Sebanyak enam pemain Macan Kemayoran dipanggil mengikuti TC di Bali.
Daftar Pemain Lokal Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Kim Da-in Jadi Andalan

Daftar Pemain Lokal Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Kim Da-in Jadi Andalan

Hyundai Hillstate resmi mengumumkan daftar 17 pemain lokal yang didaftarkan kepada Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) pada tahap pertama untuk menghadapi kompetisi Liga Voli Korea (V-League) 2026-2027. Kim Da-in masih menjadi andalan.
Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Keputusan besar diambil Neymar setelah perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat. Penyerang berusia 34 tahun itu resmi mengakhiri kariernya.
Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Carlo Ancelotti kirim pesan setelah Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026. Pelatih Italia itu menilai sepak bola Brasil butuhkan talenta istimewa yang baru.
Pulangkan Raksasa Brasil, Timnas Norwegia Menjadi Kuda Hitam Terkuat di Piala Dunia 2026?

Pulangkan Raksasa Brasil, Timnas Norwegia Menjadi Kuda Hitam Terkuat di Piala Dunia 2026?

Dengan kombinasi taktik yang solid dan generasi emas yang lapar akan prestasi, Norwegia membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di Piala Dunia 2026.
Jadwal Piala Presiden Bentrok sama Piala AFF 2026, Begini Respons Erick Thohir

Jadwal Piala Presiden Bentrok sama Piala AFF 2026, Begini Respons Erick Thohir

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, angkat bicara mengenai jadwal Piala Presiden 2026 yang beririsan dengan Piala AFF. Ia menegaskan keduanya tetap harus berjalan beriringan.
Awas Modus Pinjol Ilegal Makin Canggih! OJK Ungkap Skema Salah Transfer hingga Kurir Palsu yang Rugikan Korban Rp3,4 Triliun

Awas Modus Pinjol Ilegal Makin Canggih! OJK Ungkap Skema Salah Transfer hingga Kurir Palsu yang Rugikan Korban Rp3,4 Triliun

Modus penipuan pinjaman online (pinjol) ilegal terus berkembang, mulai dari salah transfer, kurir palsu hingga joki galbay. Kenali ciri-ciri dan cara menghindarinya agar tidak menjadi korban.
Selengkapnya

Viral