Akhirnya! Penerbangan Langsung Bali-Wakatobi Resmi Dibuka, Wagub Sultra Bicara Potensi Dunia
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Akses menuju salah satu destinasi wisata bahari terbaik di Indonesia akhirnya semakin terbuka. Maskapai TransNusa resmi membuka penerbangan langsung dari Denpasar, Bali menuju Wakatobi, Sulawesi Tenggara, yang selama ini dikenal cukup sulit dijangkau karena harus transit di beberapa kota besar.
Rute baru Denpasar (DPS)–Wakatobi (WNI) itu dijadwalkan mulai beroperasi pada 16 Juli 2026. Kehadiran penerbangan langsung tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat konektivitas kawasan timur Indonesia sekaligus mendorong sektor pariwisata daerah.
Selama ini, wisatawan yang ingin menuju Wakatobi umumnya harus transit melalui Jakarta, Makassar, atau Kendari sebelum melanjutkan perjalanan ke kawasan wisata bahari tersebut.
Dengan adanya penerbangan langsung dari Bali, perjalanan menuju Wakatobi kini diharapkan menjadi lebih praktis dan efisien, terutama bagi wisatawan mancanegara yang menjadikan Bali sebagai pintu masuk utama ke Indonesia.
Group CEO TransNusa, Datuk Bernard Francis, mengatakan pembukaan rute tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas konektivitas menuju destinasi potensial di Indonesia.
“Pembukaan rute menuju Bangkok, Wakatobi, dan Waingapu merupakan bagian dari strategi ekspansi jaringan penerbangan TransNusa untuk menghadirkan konektivitas yang lebih baik ke berbagai destinasi potensial di Indonesia maupun kawasan regional. Kami percaya kemudahan akses transportasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat,” ujar Datuk Bernard Francis dalam keterangannya, dikutip Senin (6/7/2026).
TransNusa menjadi maskapai pertama yang membuka penerbangan langsung dari Bali menuju Wakatobi. Rute tersebut akan dilayani sebanyak tiga kali dalam seminggu.
Pembukaan jalur penerbangan ini juga mendapat sambutan positif dari pemerintah daerah. Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling, menilai konektivitas udara menjadi faktor penting untuk memperkenalkan potensi wisata Wakatobi ke pasar global.
"Hadirnya penerbangan TransNusa dari Bali menuju Wakatobi akan semakin membuka akses bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam bawah laut Wakatobi yang luar biasa. Wakatobi memiliki sekitar 750 dari total 850 spesies karang yang ada di dunia. Artinya, hampir 90 persen variasi spesies karang dunia dapat ditemukan di perairan Wakatobi. Potensi luar biasa ini menjadi daya tarik yang harus terus kita kembangkan agar semakin banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, berkunjung ke Sulawesi Tenggara," ujar Hugua.
Wakatobi selama ini memang dikenal sebagai salah satu kawasan konservasi laut terbaik di dunia. Destinasi tersebut memiliki kekayaan biodiversitas laut yang tinggi dan menjadi incaran wisatawan penyelam dari berbagai negara.
Selain Wakatobi, TransNusa juga membuka rute Denpasar–Waingapu di Pulau Sumba yang mulai beroperasi pada 15 Juli 2026. Selain itu, mereka juga membuka satu rute internasional baru Jakarta–Bangkok, yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 6 Agustus 2026 dengan frekuensi dua kali penerbangan setiap hari. Seluruh penerbangan menuju Thailand akan dilayani melalui Bandara Suvarnabhumi, Bangkok.
Penerbangan pertama dari Jakarta dijadwalkan berangkat pukul 08.20 WIB dan tiba di Bangkok pukul 11.45 waktu setempat. Sementara penerbangan kedua akan berangkat pukul 16.30 WIB dan tiba pukul 19.55 waktu setempat. (cmi)
Load more