News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Empat Talenta Muda Raih Mimpi Menembus Timnas U-17 Lewat Papua Football Academy

Bermain untuk Timnas Indonesia adalah mimpi yang hidup di benak hampir setiap pesepak bola muda di Tanah Air. Mengenakan seragam merah putih dengan lambang Garuda di dada merupakan hasil dari perjalanan panjang yang ditempa oleh kerja keras, pengorbanan, dan disiplin. 
Jumat, 10 Juli 2026 - 19:18 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-17 berhadapan melawan pemain Malaysia.
Sumber :
  • Papua Football Academy

Jakarta, tvOnenews.com - Bermain untuk Timnas Indonesia adalah mimpi yang hidup di benak hampir setiap pesepak bola muda di Tanah Air. Mengenakan seragam merah putih dengan lambang Garuda di dada merupakan hasil dari perjalanan panjang yang ditempa oleh kerja keras, pengorbanan, dan disiplin. 

Mimpi itulah yang kini mulai menjadi kenyataan bagi empat talenta muda Papua Football Academy (PFA); Yance Glen Imbiri, Dolvi Salossa, Stenly Meyanu, dan Melki. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Papua Football Academy (PFA) merupakan program investasi sosial yang diinisiasi dan didanai penuh oleh PT Freeport Indonesia. Akademi ini diluncurkan pada 31 Agustus 2022 sebagai bagian dari program pengembangan sumber daya manusia Papua melalui olahraga sepak bola.

PFA merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Freeport Indonesia untuk mendukung pembangunan masyarakat Papua, khususnya melalui pendidikan dan olahraga. 

Program ini lahir setelah sukses penyelenggaraan PON XX Papua dan memanfaatkan fasilitas olahraga yang telah dibangun di Mimika.

Perjalanan mereka menuju pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-17 tidak lahir dalam semalam.

Di tengah persaingan sepak bola modern, bakat saja tak lagi cukup; disiplin latihan, kemauan belajar, mental yang kuat, serta keyakinan kepada Tuhan menjadi bekal yang mereka pegang setiap hari. 

Nilai-nilai itulah yang ditempa selama mereka menimba ilmu di PFA hingga akhirnya berbuah manis. Meski berangkat dari akademi yang sama, jalan yang mereka tempuh menuju skuat Garuda Muda tidaklah serupa. Masing-masing memiliki kisah, tantangan, dan momen unik tersendiri. 

Melki Yatipai: Panggilan di Tengah Derasnya Hujan

Melki Yatipai mengenang dengan jelas saat pertama kali mendapatkan panggilan Timnas Indonesia U-17. Pemain berposisi bek kanan dan gelandang bertahan ini mengingat momen dalam sebuah game internal yang merupakan bagian dari coaching clinic oleh perwakilan asosiasi sepak bola Belanda (KNVB) dan PSSI di Mimika Sport Complex. 

“Itu hujan turun cukup deras dan itu seperti latihan biasa. Saya bermain bersama teman-teman dalam sebuah pertandingan internal begitu, lalu setelahnya saya dipanggil tim pelatih dan perwakilan dari PSSI bahwa saya ikut pemusatan latihan Timnas Indonesia U-17. Saya cukup terkejut dan bangga, saya tidak pernah menyangka akan dipanggil,” ujarnya saat ditemui di Solo, Kamis (2/7) sore.
 
Pemain yang mengidolakan Sadio Mane ini langsung menghubungi kedua orang tuanya setelah mendapatkan panggilan tersebut. Orang tuanya berpesan untuk tidak cepat puas dan selalu ingat kepada Tuhan. 

Bagi Melki, PFA mengubah banyak hal, baik yang bersifat taktik, kedisiplinan di lapangan, maupun kepribadian di luar lapangan. Posisinya sebagai bek kanan juga tak lepas dari arahan pelatih PFA, Ardiles Rumbiak. 

Dolvi Salossa: Kedisiplinan Hidup dan Pengalaman Eropa

Cerita berbeda dikisahkan oleh Dolvi Salossa. Semuanya dimulai pada 2023 ketika keluarganya mendapat informasi mengenai seleksi PFA. 

Saat itu ia hanya datang dengan harapan sederhana untuk mencoba kesempatan. Bersama PFA, putra dari legenda sepak bola Indonesia dan Persipura, Ortizan Salossa, mulai menjalani kehidupan baru sebagai calon pesepak bola profesional. 

Jadwal latihan yang padat, pendidikan formal, pembinaan karakter, hingga aturan disiplin perlahan mengubah kebiasaannya. Hal utama yang berubah meliputi pengaturan pola makan, waktu istirahat, serta disiplin waktu tidur.
 
Berposisi sebagai penyerang, Dolvi dilirik sejak usia muda berkat prestasinya yang beragam, mulai dari top skor Barati Cup International U-14 2024, top skor Garuda International Cup U-15 2025, hingga pemain terbaik Piala Soeratin Nasional U-15 2025. 

Pemanggilan timnas pun didapatkannya setelah Piala Soeratin U-15 tersebut. Salah satu pengalaman penting yang membentuk perkembangan Dolvi adalah program Elite Camp di Austria pada 12 Februari hingga 9 Maret 2026 bersama dua rekannya, Jupri Kogoya dan Yance Glen Imbiri. 

Mereka menjalani latihan intensif di tiga klub Austria: FK Austria Wien, FAC Wien, dan First Vienna FC.

Pengidola Lionel Messi ini mengaku mendapat banyak pelajaran agar bermain lebih dewasa, seperti tahu kapan harus berakselerasi atau menembak, serta pentingnya tidak protes berlebihan kepada wasit. 

Stenly Meyanu: Pemantauan Senyap dan Adaptasi Mental

Perjalanan Stenly Meyanu memiliki cerita tersendiri. Pemain asal Merauke itu sama sekali tidak mengetahui bahwa dirinya sedang diamati oleh pemandu bakat Timnas Indonesia setelah pertandingan di Piala Soeratin U-15. 

“Setelah Piala Soeratin U-15, saya dipantau. Habis pertandingan saya diminta nama lengkap dan tinggi badan. Ternyata itu saya masuk dalam daftar pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-17,” kenangnya. 

Saat menghubungi orang tuanya, ia diingatkan untuk tidak cepat puas, tetap kerja keras, dan mengandalkan Tuhan. Sebagai seorang gelandang, Stenly memang sudah terbiasa menjadi penghubung permainan sejak pertama kali bermain sepak bola. 

Namun, baginya perubahan terbesar selama berada di PFA justru bukan soal teknik, melainkan mental. 

Di PFA ia belajar bagaimana beradaptasi dengan lingkungan, teman, dan pelatih baru. Kemampuan adaptasi ini kembali diuji di Timnas U-17, di mana tuntutan latihannya berbeda karena dituntut berpikir dan mengambil keputusan lebih cepat dalam tekanan tinggi. 

Yance Glen Imbiri: Mengikis Kemalasan Demi Kedisiplinan Subuh

Kerja keras, disiplin, dan konsistensi juga menjadi kunci bagi Yance Glen Imbiri. Kehidupan di PFA mengubah total kebiasaan remaja asal Waropen ini. Sebelum masuk PFA, bangun pagi menjadi tantangan tersendiri baginya. 

Namun, sistem akademi yang membiasakan seluruh pemain bangun pukul 05.00 WIT untuk memulai aktivitas sejak subuh telah membentuk dirinya menjadi lebih rajin dan disiplin. 

Glen bergabung dengan PFA pada 2023, dan Juli tahun ini menjadi akhir masa pendidikannya di akademi tersebut. Sebelum lulus, ia mendapat hadiah terbesar berupa pengumuman keikutsertaan dalam seleksi Timnas U-17. 

Kabar gembira ini langsung ia bagikan kepada orang tuanya di Waropen, yang kemudian memotivasinya untuk tetap fokus dan selalu mengandalkan Tuhan. 

Glen mengakui persaingan di level Timnas jauh lebih ketat karena semua pemain memiliki kualitas tinggi. Jadwal yang padat menuntutnya pintar mengatur waktu istirahat dan kondisi badan. 

Kendati demikian, ia melihat tantangan tersebut secara positif untuk memicu dirinya bekerja lebih keras. 

Untuk meningkatkan rasa percaya diri, Glen kerap membaca kutipan penyemangat di media sosial. Di masa depan, ia mematok mimpi besar untuk bisa bermain di kompetisi elite Eropa bersama Barcelona. 

Harapan Baru untuk Tanah Papua

Kini, keempat pemain tersebut menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia U-17 yang tengah menjalani pemusatan latihan. Mereka menjadi pemain pilihan saat Timnas Indonesia U-17 melakoni pertandingan persahabatan melawan Timnas Malaysia U-17 di Stadion Manahan pada Sabtu dan Selasa (4 dan 7 Juli) lalu. 

Pada pertandingan pertama laga latihan bersama itu berakhir imbang dengan skor 0-0. Pada laga kedua Pasukan Garuda Muda menundukkan Malaysia dengan skor meyakinkan 3-0.

Bagi masyarakat Papua, kehadiran mereka di Timnas kelompok umur bukan sekadar pencapaian individu, melainkan simbol nyata bahwa pembinaan usia muda di Tanah Papua mulai menunjukkan hasil. 

Meskipun tumbuh dari daerah, latar belakang, dan cerita keluarga yang berbeda, mereka dipertemukan oleh satu mimpi yang sama: mengenakan seragam Merah Putih. 

Empat putra Papua ini tidak hanya membawa kemampuan mengolah bola, tetapi juga membawa doa orang tua, nilai disiplin dari PFA, semangat kebersamaan, serta harapan besar masyarakat Papua untuk melihat anak-anak dari Timur Indonesia berdiri sejajar dengan talenta terbaik dari seluruh penjuru negeri. (dpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gerakan Langit Biru: Aksi Kader Demokrat Kaltim dan Kutai Timur Tanam Ratusan Pohon di Polder Ilham Maulana

Gerakan Langit Biru: Aksi Kader Demokrat Kaltim dan Kutai Timur Tanam Ratusan Pohon di Polder Ilham Maulana

Dalam rangka memperingati hari jadi yang ke-25, jajaran pengurus DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur bersama DPC Partai Demokrat Kutai Timur (Kutim) melaksanakan aksi nyata peduli lingkungan. 
Ini Kata Polisi Soal Peluang Periksa Jampidsus Terkait Kasus Korupsi dan TPPU

Ini Kata Polisi Soal Peluang Periksa Jampidsus Terkait Kasus Korupsi dan TPPU

Polda Metro Jaya buka suara soal peluang periksa Jampidsus, Febrie Ardiansyah terkait pengusutan kasus dugaan tindak pidana korupsi dan TPPU yang melibatkan PLN
Melangkah ke Perempat Final Piala Dunia 2026, Bek Inter Milan Ini Sebut Swiss Sudah Siap Hadapi Argentina

Melangkah ke Perempat Final Piala Dunia 2026, Bek Inter Milan Ini Sebut Swiss Sudah Siap Hadapi Argentina

Timnas Swiss memastikan langkah ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah melewati duel sengit melawan Kolombia yang ditentukan lewat adu penalti.
Polda Metro Segera Umumkan Tersangka Kasus Korupsi dan TPPU dalam Waktu Dekat

Polda Metro Segera Umumkan Tersangka Kasus Korupsi dan TPPU dalam Waktu Dekat

Polda Metro Jaya dan Tim Kortastipidkor Polri menegaskan bahwa pihaknya akan segera mengumumkan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dan TPPU
Mubes Serikat Karyawan Bank Jakarta Dorong Penguatan Tata Kelola dan Pengembangan SDM

Mubes Serikat Karyawan Bank Jakarta Dorong Penguatan Tata Kelola dan Pengembangan SDM

Serikat Karyawan Bank Jakarta melalui Musyawarah Besar menyampaikan rekomendasi strategis untuk memperkuat tata kelola perusahaan, serta peningkatan kinerja
PKB Targetkan Tanam Sejuta Pohon Jelang Harlah ke-28

PKB Targetkan Tanam Sejuta Pohon Jelang Harlah ke-28

Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hasanuddin Wahid atau Cak Udin menginstruksikan untuk melakukan penanaman pohon menjelang Harlah PKB ke-28.

Trending

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Jajaran Direktorat Tindak Pidana Narkoba Polri di Samarinda, Kalimantan Timur menangkap tiga orang tersangka penyerangan anggota Kepolisian Resor Katingan, Kalimantan Tengah
Siapa Anak Rachmat Gobel? Putrinya Seorang Seniman, Putranya Pimpin Bisnis Gobel Group

Siapa Anak Rachmat Gobel? Putrinya Seorang Seniman, Putranya Pimpin Bisnis Gobel Group

Siapa anak Rachmat Gobel? Anggota DPR RI sekaligus bos Panasonic Indonesia, putranya seorang seniman dan putranya pimpin bisnis Gobel Group.
Tiga Bandar Narkoba yang Bunuh Tiga Polisi di Katingan Ditangkap, Polisi Sita Barang Bukti Mandau

Tiga Bandar Narkoba yang Bunuh Tiga Polisi di Katingan Ditangkap, Polisi Sita Barang Bukti Mandau

Kelly menerangkan, ketiganya juga melakukan perlawanan terhadap pihak kepolisian, saat dilakukan penangkapan. Sehingga pihaknya memberikan tindakan tegas dan terukur.
3 Shio yang Kebanjiran Rezeki pada 11 Juli 2026, Siapa Saja?

3 Shio yang Kebanjiran Rezeki pada 11 Juli 2026, Siapa Saja?

3 shio yang kebanjiran rezeki pada 11 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Sabtu besok, siapa yang paling beruntung di akhir pekan ini?
Timnas Indonesia Day Hari Ini! Jadwal Garuda Pertiwi vs Timor Leste di Piala AFF Wanita 2026 Sore Nanti: Asa Jaga Gelar

Timnas Indonesia Day Hari Ini! Jadwal Garuda Pertiwi vs Timor Leste di Piala AFF Wanita 2026 Sore Nanti: Asa Jaga Gelar

Timnas Putri Indonesia memulai perjuangan di Piala AFF Wanita 2026 hari ini, Jumat (10/7/2026). Garuda Pertiwi akan hadapi Timor Leste pada laga pembuka Grup B.
Ramalan Zodiak 11 Juli 2026: Scorpio Paling Cuan, Cancer Disarankan Refleksi

Ramalan Zodiak 11 Juli 2026: Scorpio Paling Cuan, Cancer Disarankan Refleksi

Ramalan zodiak keuangan 11 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Scorpio diprediksi paling cuan dan Cancer disarankan refleksi di Sabtu besok.
Piala AFF 2026, John Herdman: Kami Tak Gentar sama Vietnam

Piala AFF 2026, John Herdman: Kami Tak Gentar sama Vietnam

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan skuad Garuda tidak gentar menghadapi Vietnam pada ajang Piala AFF 2026.
Selengkapnya

Viral