News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bikin Resah Warga, Terduga Pelaku Penusukan Acak di Tangerang Akhirnya Dibekuk Polisi

Polisi menangkap pria berinisial KM yang diduga melakukan penusukan acak di lima lokasi di Tangerang. Dua korban mengalami luka serius, sementara polisi masih memburu
Minggu, 12 Juli 2026 - 16:41 WIB
Bikin Resah Warga, Terduga Pelaku Penusukan Acak di Tangerang Akhirnya Dibekuk Polisi
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Aksi penusukan secara acak yang sempat membuat warga Kota dan Kabupaten Tangerang dihantui rasa takut akhirnya mulai terungkap. 

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, polisi berhasil menangkap seorang pria berinisial KM yang diduga menjadi pelaku di balik rentetan penyerangan terhadap warga di sejumlah titik berbeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penangkapan tersebut menjadi titik terang dalam pengungkapan kasus yang telah berlangsung selama beberapa bulan. 

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku diduga menjalankan aksinya secara acak dengan menyasar korban yang sedang beraktivitas di jalan. Polisi kini masih mendalami motif di balik tindakan brutal tersebut sekaligus menelusuri kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor.

Selain mengumpulkan alat bukti dan memeriksa saksi-saksi, penyidik juga mengembangkan penyelidikan ke sejumlah lokasi lain yang diduga memiliki keterkaitan dengan aksi pelaku. 

Kepolisian mengimbau masyarakat yang pernah mengalami kejadian serupa agar segera memberikan laporan sehingga seluruh rangkaian peristiwa dapat diungkap secara menyeluruh.

KM Ditangkap, Polisi Selidiki Dugaan Penusukan di Lima Lokasi

Pria berinisial KM diamankan aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Jatiuwung pada Sabtu (11/7) sekitar pukul 11.30 WIB. Penangkapan dilakukan oleh tim yang dipimpin Kapolsek Jatiuwung Kompol Kresna Ajie Perkasa di Jalan Sempor Raya, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten.

Penyidik menduga aksi pelaku tidak hanya terjadi di satu tempat. Hingga kini, polisi mengidentifikasi sedikitnya lima lokasi yang memiliki keterkaitan dengan dugaan tindak pidana tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap KM untuk memastikan keterlibatannya dalam seluruh rangkaian kejadian.

"Petugas masih mendalami keterkaitan pria yang diamankan dengan lima kejadian tersebut, termasuk kemungkinan adanya korban lain dan benda yang digunakan," kata Budi, Minggu (12/7/2026).

Lima lokasi yang kini menjadi fokus penyelidikan berada di Jalan Rusa dan Jalan Tampak Siring, Perumnas 2 Karawaci; Jalan Sawo dan Jalan Bawang, Perumnas 1 Cibodasari; serta Jalan Singkarak, Perumnas 3, Kecamatan Kelapa Dua.

Selain memeriksa pelaku, polisi juga terus mencocokkan barang bukti, keterangan saksi, hingga hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap seluruh rangkaian aksi yang diduga dilakukan KM.

## Dua Korban Alami Luka, Polisi Ungkap Modus Penyerangan

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden Muhammad Jauhari mengungkapkan, sejauh ini polisi telah mengidentifikasi dua korban dalam kasus penusukan acak tersebut.

Peristiwa pertama terjadi pada 11 Mei 2026 di Jalan Sawo X, Kelurahan Cibodasari, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

"Korban pertama bernama Sunarah, saat itu baru selesai berolahraga dan sedang mengendarai sepeda. Tiba-tiba seorang pengendara motor mendekat dari belakang dan menyentuh bagian punggung korban," kata Kombes Jauhari dalam keterangannya, Sabtu (11/7/2026).

Awalnya korban mengira hanya merasakan sensasi seperti tersengat sehingga tidak menyadari dirinya telah menjadi sasaran penusukan. Namun sesampainya di tempat kerja, rekan korban menemukan luka robek pada bagian punggung kanan sehingga korban harus menjalani pemeriksaan medis dan visum.

Insiden kedua terjadi pada 9 Juli 2026 di Jalan Bawang VII, Kelurahan Cibodasari. Korban bernama Malik Zaidan Setiono saat itu sedang berjalan menuju minimarket ketika diduga diserang dari belakang oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor.

"Korban merasakan perih di bagian pinggang sebelah kanan. Setelah diperiksa, ternyata mengalami luka yang mengeluarkan darah hingga harus mendapatkan penanganan medis dengan dua jahitan," lanjutnya.

Kesamaan pola dalam dua kejadian tersebut membuat polisi menduga aksi dilakukan oleh orang yang sama. Penyelidikan kemudian berkembang hingga mengarah kepada identitas KM.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menjelaskan bahwa salah satu korban berinisial S mengalami luka robek di bagian punggung, sedangkan korban lainnya berinisial MZS mengalami luka di bagian pinggang akibat serangan yang diduga dilakukan dengan modus serupa.

"Petugas telah mengecek lokasi kejadian, memeriksa saksi, membawa korban untuk menjalani visum, serta berkoordinasi dengan pengurus lingkungan," ujarnya.

Polisi Sita Barang Bukti, Motif Pelaku Masih Didalami

Berbekal laporan kedua korban serta hasil penyelidikan di lapangan, polisi akhirnya berhasil melacak keberadaan KM dan menangkapnya di kawasan Bencongan, Kelapa Dua.

Dalam penangkapan tersebut, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat berwarna hitam yang diduga digunakan saat beraksi, satu jaket bertudung (hoodie) abu-abu, serta satu kaus cokelat yang diduga dikenakan pelaku ketika melakukan penyerangan.

Saat ini penyidik masih mendalami motif yang melatarbelakangi aksi tersebut, termasuk kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor dengan pola kejadian serupa.

"Kami masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap pelaku dan mendalami kemungkinan adanya korban lain. Masyarakat yang merasa pernah mengalami kejadian serupa diharapkan segera melapor agar dapat dilakukan pendalaman," ujar Kombes Raden Muhammad Jauhari.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap tindak kriminal maupun aktivitas mencurigakan melalui kantor kepolisian terdekat atau Call Center Polri 110 yang beroperasi selama 24 jam. Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting untuk membantu aparat menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Dari sisi hukum, perkara ini ditangani menggunakan Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengenai tindak pidana penganiayaan. 

Apabila dalam proses penyidikan ditemukan penggunaan senjata tajam, adanya unsur perencanaan, atau luka yang lebih berat pada korban, penyidik juga dapat menerapkan pasal lain yang relevan dalam KUHP baru sesuai hasil pembuktian di persidangan.

Penyidikan masih terus dikembangkan untuk memastikan seluruh rangkaian aksi penusukan dapat diungkap secara tuntas, termasuk mengidentifikasi kemungkinan korban tambahan dan memastikan seluruh barang bukti yang digunakan pelaku. 

Polisi berharap masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian serupa segera melapor agar proses penegakan hukum berjalan lebih optimal. (udn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober: Hyundai Hillstate Kalah Lagi, Megawati Hangestri Cs Takluk di Tangan GS Caltex

Hasil KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober: Hyundai Hillstate Kalah Lagi, Megawati Hangestri Cs Takluk di Tangan GS Caltex

Hasil KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober, laga terakhir di fase grup yang mempertemukan Hyundai Hillstate vs GS Caltex di Jinnam Gymnasium, Yeosu, Korea Selatan.
Tak Hanya iPhone 18 Pro, 3 HP Ini Sudah Punya Warna Burgundy Lebih Dulu

Tak Hanya iPhone 18 Pro, 3 HP Ini Sudah Punya Warna Burgundy Lebih Dulu

iPhone 18 Pro hadir dengan warna Burgundy yang elegan. Namun, Vivo Y12, Vivo Y15, dan Samsung Galaxy S22 Ultra sudah lebih dulu punya warna serupa.
Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Bakal Dapat Ratusan Miliar Jelang Piala Asia 2027, Ini Penyebabnya

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Bakal Dapat Ratusan Miliar Jelang Piala Asia 2027, Ini Penyebabnya

Timnas Indonesia mendapat kabar baik jelang tampil di ajang Piala Asia 2027. Induk organisasi sepak bola dunia, FIFA, berencana menggelontorkan dana bantuan.
Viral Wanita Terjatuh dan Hanyut saat Bermain di Air Terjun Robo, Nagari Harau, Netizen: Bisa-bisanya Maen di Situ

Viral Wanita Terjatuh dan Hanyut saat Bermain di Air Terjun Robo, Nagari Harau, Netizen: Bisa-bisanya Maen di Situ

Peristiwa nahas terjadi, seorang wanita hanyut karena bermain di dekat bibir Air Terjun Robo Harau, Nagari Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.
DPR Kawal Reformasi Pasar Modal demi Menjaga Kepercayaan Investor

DPR Kawal Reformasi Pasar Modal demi Menjaga Kepercayaan Investor

Dalam pertemuan tersebut, Dasco menegaskan DPR terus memantau perkembangan pasar modal dan mendorong otoritas terkait melakukan perbaikan secara berkelanjutan.
Harta Kekayaan Kristomei Sianturi, Jenderal yang Kini Menjabat Kepala BNPB

Harta Kekayaan Kristomei Sianturi, Jenderal yang Kini Menjabat Kepala BNPB

Laporan harta kekayaan itu disampaikan Kristomei Sianturi ke KPK pada 27 Februari 2026 ketika dirinya menjabat Panglima Komando Daerah Militer XXI/Radin Inten.

Trending

Masih Bisa Lolos, Ini Hitung-hitungan Peluang Timnas Futsal Indonesia Susul Brasil ke Semifinal Copa das Nacoes de Futsal 2026 

Masih Bisa Lolos, Ini Hitung-hitungan Peluang Timnas Futsal Indonesia Susul Brasil ke Semifinal Copa das Nacoes de Futsal 2026 

Timnas Futsal Indonesia harus menelan kekalahan dengan skor 0-3 dari Brasil pada pertandingan pembuka mereka di Copa das Nacoes de Futsal 2026, Jumat (16/10/2026).
Detik-Detik Enam Petugas Terkepung Kobaran Api Karhutla di Gunung Bromo, Empat Orang Tak Selamat

Detik-Detik Enam Petugas Terkepung Kobaran Api Karhutla di Gunung Bromo, Empat Orang Tak Selamat

Kabar duka menyelimuti penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. 
iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra: Harga Tembus Rp58 Juta, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra: Harga Tembus Rp58 Juta, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

Perbandingan iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra mencakup harga, kamera, performa, baterai, dan fitur unggulan. Simak sebelum membeli flagship
Hasil Laga Timnas Futsal Indonesia: Sempat Bikin Brasil Frustasi, Skuad Garuda Telan Kekalahan Perdana

Hasil Laga Timnas Futsal Indonesia: Sempat Bikin Brasil Frustasi, Skuad Garuda Telan Kekalahan Perdana

Tampil di Max Ronsenmann Arena, Sao Jose dos Pinhais, Jumat (16/10/2026) pagi WIB, Timnas Futsal Indonesia kalah dari Brasil dalam laga perdana fase grup
Link Live Streaming KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober: Ada Megawati Hangestri yang Siap Beraksi Lagi Hari Ini

Link Live Streaming KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober: Ada Megawati Hangestri yang Siap Beraksi Lagi Hari Ini

Link Live Streaming KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober, laga terakhir di fase grup yang akan mempertemukan Hyundai Hillstate vs GS Caltex.
Safriel, Salah Satu Korban Meninggal Akibat Karhutla Bromo Dimakamkan

Safriel, Salah Satu Korban Meninggal Akibat Karhutla Bromo Dimakamkan

Suasana duka menyelimuti pemakaman Safriel Ardiansyah (19), korban meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bromo, Probolinggo.
Viral Pegawai SPBU Bali Protes ke Gubernur Koster: Saya Bukan Robot

Viral Pegawai SPBU Bali Protes ke Gubernur Koster: Saya Bukan Robot

Viral video adu mulut dua operator SPBU di Denpasar dengan Gubernur Bali I Wayan Koster viral di media sosial. Keduanya mengeluhkan kelelahan akibat kebijakan.
Selengkapnya

Viral