Diduga Lakukan Penistaan Agama, Dokter Kecantikan Dipolisikan ke Polda Metro Jaya
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com -Â Dokter kecantikan yakni Anggi Aprilyani dipolisikan usai diduga melakukan penistaan agama.
Laporan tersebut resmi dilayangkan ke Polda Metro Jaya oleh Dewan Pimpinan Pusat Team Operasional Penyelamatan Asset Negara Republik Indonesia (DPP Topan RI).
Laporan tersebut diterima dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor STTLP/B/5086/VII/2026/SKPT/Polda Metro Jaya.Â
"Kami sudah secara resmi telah melaporkan yang bersangkutan atas dugaan tindak Pidana Penistaan Agama sebagaimana diatur dalam Pasal 300 dan atau Pasal 301 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP ke Polda Metro Jaya," kata Ketua Bidang Kerukunan Umat Beragama DPP Topan RI, Benny Pardede, Jakarta, Senin (13/7/2026).
Benny mengaku pihaknya melaporkan Anggi Aprilyani berdasarkan bukti video dalam konten yang diunggah di media sosial pada saat berada di dalam Gereja Katolik di kota Manchester, Inggris.
Dugaan penistaan agama dinilai saat dokter Anggi selaku terlapor berucap ingin muntah ketika melihat kegiatan ibadah di Gereja Manchester tersebut.
"Kami menilai pernyataan tersebut diduga kuat telah menghina, menista serta melukai perasaan umat Katolik di seluruh dunia, khususnya umat Katolik yang ada di Indonesia," tandas Benny Pardede.
Benny siapapun tidak boleh melakukan perbuatan atau pernyataan yang menghina, menjelekkan ataupun menistakan ajaran dan keyakinan yang dianut oleh orang lain.
"Benar bahwa beberapa saat yang lalu dr. Anggi Aprilyani M. Biomed AAM Dipl. CIPTAC telah meminta maaf secara langsung dan terbuka di media sosial, namun permintaan maaf tersebut bukan berarti jadi menghilangkan pidana yang telah dilakukannya," tegas Benny Pardede.
"Laporan ini merupakan bentuk efek jerah bagi terlapor dan sekaligus pembelajaran bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga sikap demi terciptanya kerukunan antar umat beragama," sambungnya.
Di sisi lain, dokter Anggi telah menyampaikan klarifikasinya terkait konten video yang dinilai menistakan agama tersebut.
Ia mengaku jika dirinya kerap mengalami kondisi muntah saat tengah berada di ruang ibadah ataupun orang berdoa.
"Ini bukan pengalaman saya pertama kali ke tempat ibadah seperti ini, dan respons badan saya selalu seperti ini mungkin karena indra penciuman saya sangat sensitif dengan penggaris di ruangan," katanyaelalui unggahn video yang tersebar di media sosial.
Load more