Temon Diam-diam Berjuang Lawan Hipertensi, Diabetes dan Stroke! Berujung Ngeluh Sakit Dada Hingga Pergi untuk Selamanya
- dok.kolase tvOnenews.com /Instagram temontemplar27
Jakarta, tvOnenews.com - Kepergian komedian senior Simson Rarameha Ngadang atau yang akrab disapa Temon masih menyisakan duka bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya. Sosok yang dikenal lewat duet komedinya bersama Abdel Achrian itu meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026) di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, diduga akibat serangan jantung.
Di balik kabar duka tersebut, keluarga mengungkap detik-detik terakhir sebelum Temon mengembuskan napas terakhir. Sang adik, Jonathan, mengatakan tidak ada tanda-tanda yang mengarah pada kondisi kritis karena Temon masih sempat bercengkerama dengan keluarga beberapa saat sebelumnya.
Menurut Jonathan, suasana di rumah saat itu berlangsung seperti biasa. Temon bahkan masih terlihat segar dan ikut berbincang sambil tertawa bersama anggota keluarga lainnya.
Namun, situasi berubah dalam waktu singkat ketika Temon mendadak mengeluhkan rasa nyeri hebat di bagian dada sebelah kiri. Keluhan itu disampaikan sekitar pukul 19.00 WIB dan membuat seluruh anggota keluarga panik.
"Kakak perempuan saya sampai ikut menangis melihatnya. Dia tanya, 'Kakak kenapa?' Temon menjawab, 'Aduh, dada aku sakit sekali.' Akhirnya dia sendiri yang minta dibawa ke rumah sakit," kenang Jonathan saat di rumah duka, Jakarta Selatan.
Mendengar keluhan tersebut, istri Temon langsung membawa sang komedian menuju RSUD Mampang Prapatan. Sayangnya, upaya itu belum mampu menyelamatkan nyawanya. Tak lama setelah tiba di rumah sakit, tim medis menyatakan Temon telah meninggal dunia.
Jonathan mengungkapkan, selama ini kakaknya memang memiliki riwayat penyakit yang cukup serius. Temon diketahui mengidap hipertensi dan diabetes yang telah lama dideritanya.
Tak hanya itu, komedian berusia 59 tahun tersebut juga pernah mengalami stroke ringan. Kondisi itu berdampak pada tangan kanannya yang menjadi kaku sehingga tidak lagi leluasa digunakan untuk memainkan gitar, salah satu hobi yang disukainya.
Meski memiliki sejumlah riwayat penyakit, Jonathan menyebut Temon hampir tidak pernah memperlihatkan penderitaannya kepada keluarga. Ia lebih memilih memendam rasa sakit daripada membuat orang-orang terdekat merasa khawatir.
"Dia pendam sendiri penderitanya, enggak mau menyusahkan saudara-saudaranya. Sampai saat dipanggil Tuhan pun dia seperti itu; langsung, tidak mau pakai acara sakit lama atau perawatan yang merepotkan," imbuh Jonathan dengan nada haru.
Load more