Nanda Persada Ungkap Perubahan Sikap Ruben Onsu, Tak Seceria Dulu di Tengah Konflik Hak Asuh Anak
- tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya
Jakarta, tvOnenews.com - Perseteruan antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, terkait hak asuh anak disebut membawa dampak besar terhadap kondisi psikologis sang presenter. Di balik penampilannya yang tetap profesional di depan publik, Ruben dikabarkan sedang memikul beban emosional yang tidak ringan.
Hal itu diungkapkan oleh sahabat sekaligus mantan manajernya, Nanda Persada. Menurut Nanda, Ruben yang selama ini dikenal sebagai pribadi ceria dan mudah bergaul kini menunjukkan perubahan sikap yang cukup mencolok.
Ia mengaku melihat presenter tersebut lebih banyak menghabiskan waktu dengan merenung dibandingkan seperti biasanya. Perubahan itu, kata Nanda, mulai terlihat seiring memanasnya konflik hak asuh anak yang kini tengah bergulir.
"Aku lihat dia banyak merenung sih. Ruben yang sekarang beda dengan Ruben yang dulu ya. Kalau dulu lebih ceria kayaknya," ungkap Nanda Persada di Cilandak, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Menurut Nanda, salah satu hal yang paling memengaruhi kondisi Ruben adalah kerinduannya terhadap kedua putrinya. Seperti diketahui, Ruben sebelumnya mengaku mengalami kesulitan untuk bertemu dengan anak-anaknya setelah perceraiannya dengan Sarwendah.
Situasi tersebut dinilai membuat Ruben terus memikirkan banyak hal. Bahkan, Nanda melihat sahabatnya itu tampak kelelahan, baik secara fisik maupun emosional.
"Aku lihat dia banyak pikiran. Aku lihat juga dia seperti orang yang capek ya. Jadi aku sendiri agak prihatin melihatnya," lanjut Nanda.
Di tengah persoalan keluarga yang belum menemukan titik terang, Ruben juga masih disibukkan dengan berbagai aktivitas pekerjaan di dunia hiburan. Menurut Nanda, tuntutan pekerjaan yang tetap harus dijalani membuat kondisi Ruben semakin berat.
Meski demikian, Ruben disebut tidak pernah mengeluhkan keadaannya secara berlebihan. Ia memilih tetap bekerja dan menjalankan kewajibannya sebagai publik figur, walaupun dalam hati sedang menghadapi persoalan yang cukup kompleks.
Bagi Nanda, perasaan seorang ayah yang tidak dapat bertemu dengan anak-anaknya dalam waktu lama tentu bukan hal yang mudah untuk dijalani.
"Karena bagaimanapun namanya orang tua nggak ketemu anak sekian lama ya, dan tidak berjalan dengan lancar, pasti nggak baik-baik saja, menurut isinya," tegas Nanda.
Load more