News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelaku Pembacokan Samurai di Lumajang Jadi Tersangka Kasus Pemerkosaan Ojol

Pelaku penganiayaan yang membacok seorang pemuda menggunakan samurai di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menjadi tersangka dalam kasus pemerkosaan terhadap pengemudi ojol
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:03 WIB
Pelaku saat menjalani proses pemeriksaan di Mapolsek Lumajang Kota
Sumber :
  • tvOne - wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com – Pelaku penganiayaan yang membacok seorang pemuda menggunakan samurai di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menjadi tersangka dalam kasus pemerkosaan terhadap pengemudi ojek online (ojol).

Sebelumnya, Kepolisian Resor Lumajang menangkap pemuda berinisial Muhammad Ali Yusuf (23), warga Desa Jeruk, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Kamis (17/7/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ali Yusuf telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap Rizki Rizal Bimantoro (23), warga Desa Boreng, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang.

Peristiwa yang terjadi di Jalan Kapten Pierre Tendean, Kelurahan Tompokersan, itu dipicu persoalan asmara yang melibatkan konflik cinta segitiga dengan perempuan berinisial N (26).

Belakangan diketahui pelaku juga terlibat dalam kasus pemerkosaan terhadap perempuan pengemudi ojol berinisial FP (28), warga Kelurahan Tompokersan.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengatakan dugaan pemerkosaan tersebut terjadi di sebuah rumah kos milik tersangka di kawasan Jalan Gajah Mada, Kecamatan Lumajang, pada 10 Juli 2026.

Selanjutnya, korban FP kemudian melaporkan dugaan pemerkosaan tersebut pada 11 Juli 2026.

"Jadi, pelaku dalam kasus penganiayaan juga dilaporkan kasus lain terkait dugaan tindak pidana pemerkosaan,” ucap Suprapto di Mapolres Lumajang, Sabtu (18/7/2026).

Menurutnya, peristiwa pemerkosaan bermula saat korban menerima sebuah pesanan makanan dari tersangka.

Setelah mengantar pesanan, tersangka kembali menghubungi korban secara intens melalui aplikasi WhatsApp.

Komunikasi tersebut berlanjut hingga tersangka mengajak korban bertemu di kamar kosnya.

"Korban mendatangi kos tersangka. Setelah korban masuk, tersangka menyusul dan mengunci pintu kamar. Saat itulah dugaan persetubuhan secara paksa terjadi," tambah Suprapto.

Saat ini, penyidik Satreskrim Polres Lumajang masih melakukan penyelidikan mendalam atas kasus tersebut.

Suprapto menyebut dua perkara tersebut memiliki laporan polisi (LP) yang berbeda dengan satu tersangka yang sama.

"Untuk penanganan dua laporan ini nanti penyidik akan menentukan apakah kedua perkara akan digabung atau diproses dalam berkas perkara yang terpisah," ungkapnya. (wso/gol)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral! Istri Sah Oknum Aparat Labrak ke Kantor Bank Diduga Pelakor, Pajang Karangan Bunga hingga Bawa 20 Polisi

Viral! Istri Sah Oknum Aparat Labrak ke Kantor Bank Diduga Pelakor, Pajang Karangan Bunga hingga Bawa 20 Polisi

Aksi perempuan disebut istri sah oknum polisi membawa karangan bunga "Turut Berduka Cita Atas Hilangnya Harga Diri Pelakor" dan bawa 20 polisi viral di medsos.
Apakah Bunuh Diri Bisa Diampuni Allah? Ini Jawaban Buya Yahya

Apakah Bunuh Diri Bisa Diampuni Allah? Ini Jawaban Buya Yahya

Buya Yahya menjelaskan pandangan Islam mengenai orang yang meninggal karena bunuh diri, termasuk statusnya sebagai dosa besar dan kemungkinan mendapat ampunan?
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Shin Tae-yong Pernah Ungkap Kekaguman pada Megawati Hangestri

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Shin Tae-yong Pernah Ungkap Kekaguman pada Megawati Hangestri

Shin Tae-yong ternyata pernah mengungkap kekagumannya pada Megawati Hangestri. Simak pujian STY dan alasan Megatron begitu mencuri perhatiannya.
Wajahnya Mirip Pevoli Korea Bae Yoo-na, Megawati Hangestri Heran: Kok Bisa Mirip Aku?

Wajahnya Mirip Pevoli Korea Bae Yoo-na, Megawati Hangestri Heran: Kok Bisa Mirip Aku?

Kepada media Korea, Megawati Hangestri pernah mengaku kalau dirinya kaget lantaran wajahnya sangat mirip dengan Middle Blocker senior Hillstate, Bae Yoo-na.
BNPB: 1.730 Bencana Alam Melanda Indonesia dari Awal Tahun hingga September 2026

BNPB: 1.730 Bencana Alam Melanda Indonesia dari Awal Tahun hingga September 2026

BNPB mencatat 1.730 bencana alam melanda Indonesia sejak awal tahun hingga 7 September 2026.
Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar Kariernya di Tempat Kerja pada 9 September 2026: Cancer Jadi Andalan

Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar Kariernya di Tempat Kerja pada 9 September 2026: Cancer Jadi Andalan

Ramalan karier Rabu, 9 September 2026, membawa kabar menarik bagi sejumlah pemilik zodiak. Siapa saja zodiak yang diprediksi paling bersinar di tempat kerja?

Trending

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

AT diamankan pihak kepolisian setelah ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan menggelar aksi unjuk rasa dan meminta klarifikasi guru tersebut pada hari Senin kemarin.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

AT diamankan polisi usai aksi ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan Subang menggeruduk kantornya hingga sempat terjadi kejar-kejaran saat dirinya hendak melarikan diri
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT