News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waduh! Pria Bakar Rumah Mertua hingga 11 Rumah Ludes, Polisi Ungkap Motif Cerai dan Hasil Tes Urine Positif Narkoba

Pria di Lubuklinggau ditangkap usai diduga membakar rumah mertuanya hingga api menghanguskan 11 rumah. Polisi mengungkap motif dipicu gugatan cerai, dan dugaan narkoba
Minggu, 19 Juli 2026 - 23:22 WIB
Waduh! Pria Bakar Rumah Mertua hingga 11 Rumah Ludes, Polisi Ungkap Motif Cerai dan Hasil Tes Urine Positif Narkoba
Sumber :
  • humas polri

tvOnenews.com - Peristiwa kebakaran hebat yang menghanguskan belasan rumah di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, diduga dipicu persoalan rumah tangga yang berujung tindak pidana serius. 

Seorang pria berinisial MSE (32) diamankan aparat kepolisian setelah diduga sengaja membakar rumah mertuanya. Api kemudian merambat dengan cepat ke permukiman padat penduduk hingga meludeskan 11 bangunan dan menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp2 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil penyelidikan polisi mengungkap motif pelaku diduga dipicu rasa sakit hati setelah istrinya mengajukan gugatan cerai. Kondisi tersebut diperparah dengan hasil tes urine yang menunjukkan pelaku positif menggunakan narkoba. 

Polisi menegaskan kasus ini menjadi pengingat bahwa konflik keluarga yang tidak diselesaikan secara hukum dan penyalahgunaan narkotika dapat berujung pada tindak pidana yang membahayakan keselamatan banyak orang.

Polisi Bergerak Cepat, Pelaku Ditangkap Beberapa Jam Setelah Kebakaran

Kepolisian Daerah Sumatera Selatan melalui Satreskrim Polres Lubuklinggau bergerak cepat mengusut kebakaran yang terjadi di Jalan Maluku RT 04, Kelurahan Jawa Kanan SS, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II, pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 17.50 WIB.

Rumah yang menjadi titik awal kebakaran diketahui milik korban berinisial R (57). Saat kejadian, rumah tersebut dalam keadaan kosong. 

Setelah menerima laporan masyarakat melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, dan memeriksa sejumlah saksi.

Berdasarkan hasil penyelidikan, saksi melihat pelaku masuk ke rumah korban dengan cara mendobrak pintu sambil membawa botol berisi bahan bakar minyak jenis Pertalite. 
Tak lama kemudian muncul kepulan asap yang disusul kobaran api besar hingga menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya.

Tim Macan Linggau Satreskrim Polres Lubuklinggau kemudian melakukan pengejaran dan berhasil menangkap MSE di kediamannya di Perumahan Green Mulia II, Kelurahan Marga Rahayu, Kecamatan Lubuk Linggau Selatan II, tanpa perlawanan.

Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau AKP Muhammad Kurniawan Azwar mengatakan keberhasilan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja cepat aparat setelah menerima laporan masyarakat.

"Begitu menerima laporan, personel langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan penyelidikan secara intensif. Berdasarkan alat bukti dan hasil penyelidikan, identitas terduga pelaku berhasil diketahui dan yang bersangkutan dapat diamankan dalam waktu singkat. Kami berkomitmen menangani setiap tindak pidana secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujar AKP Muhammad Kurniawan Azwar.

Motif Dipicu Gugatan Cerai, Pelaku Positif Narkoba

Penyidik mengungkap pelaku diduga sengaja menyiramkan Pertalite ke lantai kayu bagian dapur rumah mertuanya sebelum menyulut api menggunakan korek.

Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui membeli bahan bakar tersebut di salah satu SPBU di Kota Lubuklinggau sebelum menjalankan aksinya.

Hasil penyelidikan juga mengungkap bahwa aksi pembakaran dipicu persoalan rumah tangga. Polisi menyebut istri pelaku telah mengajukan gugatan cerai setelah diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). 

Korban bahkan dilaporkan mengalami luka robek di kepala dan patah tulang tangan kanan sehingga memilih kembali tinggal bersama orang tuanya.

Kasatreskrim Polres Lubuklinggau AKP M. Kurniawan Azwar mengatakan hasil pemeriksaan semakin memperkuat dugaan motif pelaku.

"Tersangka bakar rumah mertuanya karena tak terima digugat cerai istrinya. Dari hasil tes urine juga positif narkoba," ujar AKP M. Kurniawan Azwar.

Selain mengamankan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor yang digunakan menuju lokasi, korek api, serta pakaian yang dikenakan pelaku saat kejadian.

Sementara itu, proses penyidikan masih terus berjalan untuk melengkapi alat bukti sebelum berkas perkara dilimpahkan kepada jaksa penuntut umum.

Kerugian Capai Rp2 Miliar, Polisi Imbau Masyarakat Tempuh Jalur Hukum

Kebakaran besar tersebut menghanguskan 11 rumah warga. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, meski seorang petugas pemadam kebakaran dilaporkan mengalami luka setelah terjatuh saat proses pemadaman berlangsung.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya menegaskan bahwa pihaknya akan terus merespons cepat setiap tindak pidana yang mengancam keselamatan masyarakat.

"Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara cepat, profesional, dan transparan. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan yang mengancam keselamatan jiwa maupun harta benda masyarakat. Kami juga mengimbau seluruh masyarakat agar menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur hukum dan menghindari tindakan yang dapat berujung pada tindak pidana. Apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada kepolisian terdekat agar dapat segera ditangani," ujar Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya.

Polda Sumatera Selatan memastikan proses penyidikan dilakukan secara profesional, objektif, dan akuntabel hingga perkara dinyatakan lengkap.

Pasal yang Menjerat Pelaku

Dalam perkara ini, penyidik menerapkan Pasal 308 KUHP mengenai tindak pidana pembakaran yang membahayakan keselamatan umum dengan ancaman pidana penjara maksimal 9 tahun.

Apabila dalam proses penyidikan ditemukan unsur pidana lain, penyidik juga dapat menerapkan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika terkait penyalahgunaan narkotika, mengingat hasil tes urine pelaku dinyatakan positif. 

Proses hukum mengenai dugaan penyalahgunaan narkotika masih menunggu pendalaman penyidik sesuai hasil pemeriksaan lebih lanjut. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Super League 2026-2027: 9 Pemain PSM Sukses Tahan Imbang Borneo FC di Segiri

Hasil Super League 2026-2027: 9 Pemain PSM Sukses Tahan Imbang Borneo FC di Segiri

Borneo FC gagal memaksimalkan keuntungan bermain di kandang sendiri saat menjamu PSM Makassar. Pesut Etam harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang 1-1.
Dua Pemuda Hilang di Gunung Semeru, Diduga Mendaki Tanpa Prosedur Perizinan Resmi

Dua Pemuda Hilang di Gunung Semeru, Diduga Mendaki Tanpa Prosedur Perizinan Resmi

Kedua pendaki diketahui berinisial BK (19) dan MWF (19). Berdasarkan informasi awal, keduanya berencana mendaki Gunung Semeru pada 31 Oktober 2026. 
Persib Main 10 Laga dalam Sebulan, Marc Klok Akui Maung Bandung Jalani Periode Berat tetapi Siap Kembali Menang

Persib Main 10 Laga dalam Sebulan, Marc Klok Akui Maung Bandung Jalani Periode Berat tetapi Siap Kembali Menang

Kapten Persib, Marc Klok, bertekad menutup periode padat dengan hasil manis. Tiga poin pun menjadi target dalam lawatan ke markas Java United.
Raih Medali Emas di Ajang World Junior Championships 2026, Tiga Pebulutangkis Muda Dapat Apresiasi dari Djarum Foundation

Raih Medali Emas di Ajang World Junior Championships 2026, Tiga Pebulutangkis Muda Dapat Apresiasi dari Djarum Foundation

Tiga pebulutangkis muda yang berhasil harumkan nama Indonesia di ajang World Junior Championships 2026 mendapat apresiasi dari Bakti Olahraga Djarum Foundation.
Bek Andalan AC Milan Masuk Radar Tiga Raksasa Inggris, Koni De Winter Terancam Dibajak

Bek Andalan AC Milan Masuk Radar Tiga Raksasa Inggris, Koni De Winter Terancam Dibajak

Bek AC Milan, Koni De Winter, mulai menarik perhatian sejumlah klub besar Liga Inggris. Liverpool, Manchester United, dan Chelsea dikabarkan ikut memantaunya.
Batal Main di FIFA Matchday November 2026, Ranking Timnas Indonesia Terancam oleh 7 Negara Ini

Batal Main di FIFA Matchday November 2026, Ranking Timnas Indonesia Terancam oleh 7 Negara Ini

Absen di FIFA Matchday November 2026, Timnas Indonesia terancam disalip Kazakhstan, Sudan, Rwanda, Togo, Namibia, dan Guinea-Bissau dalam ranking FIFA dunia.

Trending

Viral Istri Kades Karanganyar Akui Skandal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Itu Bukan Dugaan, Itu adalah Fakta

Viral Istri Kades Karanganyar Akui Skandal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Itu Bukan Dugaan, Itu adalah Fakta

Viral istri Kades di Rembang diduga berzina dengan anggota DPRD berinisial W. Zayyana Ilma mengakui hubungan tersebut, sementara laporan telah masuk ke polisi
Apa Itu KidZania yang Viral usai Unggahan Ria Ricis di Lokasi Karhutla Tuai Kritik?

Apa Itu KidZania yang Viral usai Unggahan Ria Ricis di Lokasi Karhutla Tuai Kritik?

Apa itu KidZania yang viral usai unggahan Ria Ricis di lokasi karhutla tuai kritik?
5 Poin Pernyataan SD Labschool Cibubur soal Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Viral di Threads

5 Poin Pernyataan SD Labschool Cibubur soal Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Viral di Threads

Inilah lima poin pernyataan SD Labschool Cibubur soal dugaan bullying yang viral di media sosial Threads. Pihak sekolah menyebut setiap kejadian yang melibatkan siswa perlu mendapat perhatian serius.
Deretan Profesi PPPK Paruh Waktu yang Statusnya Diubah Menjadi P3K Penuh Waktu per 1 Januari 2027

Deretan Profesi PPPK Paruh Waktu yang Statusnya Diubah Menjadi P3K Penuh Waktu per 1 Januari 2027

Kebijakan perubahan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi P3K penuh waktu mulai 1 Januari 2027, dari profesi guru hingga profesi lainnya.
Viral Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Korbannya 16 Orang, SD Labschool Cibubur Tingkatkan Pengawasan dan Pemantauan Interaksi Antarsiswa

Viral Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Korbannya 16 Orang, SD Labschool Cibubur Tingkatkan Pengawasan dan Pemantauan Interaksi Antarsiswa

Menanggapi berbagai informasi dan opini yang berkembang di masyarakat maupun media sosial terkait kejadian antarsiswa di lingkungan SD Labschool Cibubur, pihak sekolah menyampaikan keprihatinan atas situasi yang terjadi serta memahami perhatian dan kekhawatiran yang dirasakan oleh para orang tua.
Siapkan Somasi Karena Dikaitkan dengan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Bahlil: Saya Juga Disadap

Siapkan Somasi Karena Dikaitkan dengan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Bahlil: Saya Juga Disadap

Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengaku dirinya juga ikut disadap. Bahlil mengatakan dirinya tak menyangka ada pihak-pihak yang memanfaatkan ruang demokrasi di negara ini dengan cara yang kebablasan.
Fakta-Fakta Kasus Rudapaksa Mahasiswi Jember yang Diintai dari Plafon Kamar: Pelaku Buruh Tani Warga Wuluhan hingga Simpan Motor 200 Meter dari TKP

Fakta-Fakta Kasus Rudapaksa Mahasiswi Jember yang Diintai dari Plafon Kamar: Pelaku Buruh Tani Warga Wuluhan hingga Simpan Motor 200 Meter dari TKP

Inilah deretan fakta kasus rudapaksa mahasiswi Jember yang belakangan ini viral di media sosial. Dalam kasus ini, pelaku merupakan pria berinisial MFR (28). MFR merupakan warga Kecamatan Wuluhan yang berdomisili di Desa Pontang, Kecamatan Ambulu.
Selengkapnya

Viral