News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Festival Dadap, Perlawanan dari Pesisir

Sudah lima kali digelar, Festival Dadap jadi sedikit festival yang berhasil keluar dari citarasa seragam festival festival seni.
Senin, 20 Juli 2026 - 16:16 WIB
Festival Dadap membuktikan kampung nelayan di Utara Jakarta dan Tangerang ini sesungguhnya wilayah yang hidup
Sumber :
  • Bajo Winarno

 

Tangerang, tvOnenews.com-Ada banyak festival di sekitar Jakarta, hanya sedikit yang bisa lepas dari jerat negara dan pasar. Sebagian besar festival nyaris bercita rasa sama, seragam. Festival Dadap sedikit festival yang berhasil keluar dari citarasa seragam festival festival seni.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Konsep acara benar benar muncul dari bawah, dari sejarah kerentanan dan perlawanan warga Pesisir Jakarta. Kurasi programnya pun jadi otentik karena menampung cara warga untuk memahami persoalan dan berupaya menjadi pengendali persoalan dan isu yang dihadapinya.

Yang baru, festival yang sudah lima kali digelar ini panggung dibangun persis di sisi tembok laut, pada bentang bentukan teknokrasi yang membuat warga harus beradaptasi sebisanya. Setelah ikan tergebah, kini di Kampung Dadap selalu ada genangan banjir abadi akibat tanggul ternyata menahan aliran air menuju laut. Dengan logika proyek, tanggul laut lalu akan disusul pembangunan rumah pompa. Itu salah satu isu yang langsung terasakan ada di Festival Dadap.

Dan yang menggembirakan, sekitar 50 an pemuda Dadap yang menjadi inisiator festival ini juga berhasil merespon tanggul dengan baik. Mural tulisan "Dadap bukan Tanah Kosong", "Pesisir Tak Akan Terusir", atau "Tiada Tuhan Selain Pemilik Kapital" menjadikan penonton seperti merasakan tekanan dan kerentanan warga. Belum lagi lansekap instan, jalan tol yang membelah laut ada di belakang panggung. Jelang malam, sejumlah tembok ditembak video maping yang membuat ruang semakin hidup.

Yang juga jadi signature Festival Dadap adalah pertunjukan musik selalu berpadu padan dengan tebaran instalasi seni. Jika pada festival tahun tahun sebelumnya ruko ruko yang mangkrak di sekitar Taman Marina yang ditinggal penghuni diubah jadi galeri seni untuk memajang karya seni warga dan seniman, kali ini instalasi yang dipresentasikan bisa lebih leluasa berada di ruang publik.

Karya Irwan Ahmett, Labirin Kerang misalnya merespon tumpukan kulit kerang yang kian hari semakin meninggi persis di sisi kiri gerbang pertunjukan. Irwan membuat jalan jalan melingkar, yang berujung pada sebuah ruang seluas 1 meterX 1 meter yang ditutup plastik transparan. Secara bergantian aktor yang tergabung dalam platform pendidikan seni pertunjukan Intertidal memperagakan aktivitas mengupas kerang yang dipasok dari warga setempat. Pertunjukan durasional selama 2x 24 jam mengisi ruang kontemplatif di Festival Dadap.

Ugi Jahari, salah satu insiator Festival Dadap menyebut festival memang ingin kontekstual pada pengalaman warga Dadap. Karena itu program diarahkan untuk memetakan lingkungan terdekat lewat serangkaian disiplin. Pada festival sebelumnya Irwan kerap mengajak sejumlah eksponen menyusuri pesisir pantai sebagai cara memahamai lingkungan, lalu memaparkan temuannya sebagai “obyek temuan” yang harus diceritakan dengan narasi. Pada festival kali ini kelompok pemantau burung misalnya mengajak warga setempat mengamati jenis jenis burung yang masih ada di pohon pohon bakau yang ada di Pantai Dadap.

Dengan pendekatan yang kontekstual itu, kurasi panggung music pun akhirnya memilih group yang terbiasa memperjuangkan ketidakadilan di ruang publik. Efek Rumah Kaca, Sukatani  misalnya dipilih karena kedekatan wilayah tersebut. Saya datang saat penampil masih mencoba tata suara panggung, Al dan Novi, dua personil band Sukatani seperti bersemangat menatap lansekap yang berbeda dengan pemandangan rural agraris di Purbalingga. Setelah chek sound, keduanya segera mengelilingi kampung nelayan, melihat rumah rumah roboh dihantam penurunan muka tanah dan banjir rob, lelehan limbah kerang yang berbau bacin. Mereka juga naik ke tanggul laut menyusuri hingga melihat gedung gedung bertingkat dari perluasan kota baru PIK 1 dan 2.

Ugi menyebut pembiayaan festival semakin mandiri dengan dihidupi dari penjualan kaos setelah sebelumnya sempat dicoba dengan berbagai pola, dengan patungan maupun donatur warga. "Kami sudah menjual 500 kaos, Mas," ujar Ugi. Kini sumber sumber pendanaan lain pun dijajaki dengan syarat tak bertentangan dengan nilai nilai yang diperjuangkan warga Kampung Dadap.

Demikian, Festival Dadap membuktikan kampung nelayan di pinggir Sungai Cisadane ini sesungguhnya entitas yang hidup. Selain Festival Dadap, setiap tahun juga digelar Nadran, ritual sedekah laut yang biasanya diisi seni seni tradisi yang lekat dengan budaya pesisir, seperti wayang kulit dan ketoprak. “Kami senang bisa saling bertemu dengan kegiatan kegiatan ini,”pungkas Ugi.(bwo)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sesuai Landasan UU, Presiden Prabowo Diharapkan Beri Arahan Soal Kasus Eks Jampidsus

Sesuai Landasan UU, Presiden Prabowo Diharapkan Beri Arahan Soal Kasus Eks Jampidsus

Advokat Muda Muslim Indonesia (AMMI) mengusulkan agar Presiden Prabowo Subianto turun tangan dalam penanganan kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Max Verstappen Naik Podium di F1 GP Belgia 2026, Laurent Mekies Sebut Mobil Red Bull Kini Semakin Kompetitif

Max Verstappen Naik Podium di F1 GP Belgia 2026, Laurent Mekies Sebut Mobil Red Bull Kini Semakin Kompetitif

Keberhasilan Max Verstappen naik podium di F1 GP Belgia 2026 akhir pekan kemarin buat bos Red Bull, Laurent Mekies, menyebut mobil mereka semakin kompetitif.
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah Ilegal Tujuan Malaysia

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah Ilegal Tujuan Malaysia

Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV bersama Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun, Satgas Cakra 26 K, dan Satuan Intelijen Maritim Pusat Intelijen TNI Angkatan Laut (Sat Intelmar Pusintelal) menggagalkan upaya penyelundupan 50 karung pasir timah ilegal seberat 1,9 ton di perairan Karimun, Kepulauan Riau.
Mengapa Industri Film Gemar Menghidupkan Kembali Karya Populer?

Mengapa Industri Film Gemar Menghidupkan Kembali Karya Populer?

Serial live action Avatar: The Last Airbender menjadi bukti nyata bahwa nostalgia dan basis penggemar yang kuat adalah aset berharga bagi industri hiburan.
Demi Menjawab Kebutuhan Masyarakat, DPR Pastikan Pembahasan RUU Tetap Berjalan Selama Reses

Demi Menjawab Kebutuhan Masyarakat, DPR Pastikan Pembahasan RUU Tetap Berjalan Selama Reses

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa masa reses bukan berarti kerja DPR berhenti.
Kampanye Publik Anti IRET Menggelora di CFD Makassar

Kampanye Publik Anti IRET Menggelora di CFD Makassar

Sebelas organisasi lintas agama dan lembaga kerukunan bersatu menggelar Kampanye Publik Anti Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Boulevard, Makassar pada Minggu (19/7/2026).

Trending

Satu Perusahaan Travel Dihentikan Operasionalnya Oleh Pemkab Sumedang

Satu Perusahaan Travel Dihentikan Operasionalnya Oleh Pemkab Sumedang

Operasional salah satu perusahaan travel di Kecamatan Jatinangor dihentikan operasionalnya oleh Pemkab Sumedang, karena dinilai menyalahi sejumlah peraturan daerah yang berdampak pada kemacetan lalu lintas.
7 Fakta Sarwendah Pindah Rumah, Ketua RT Bongkar Kondisi Sebenarnya

7 Fakta Sarwendah Pindah Rumah, Ketua RT Bongkar Kondisi Sebenarnya

Sarwendah resmi mengumumkan Sarwendah pindah rumah dari kediaman mewahnya. Ketua RT, kuasa hukum Ruben Onsu, hingga isu lelang ikut menjadi sorotan.
Detik-detik Mengerikan Atlet Golf Cantik Jesslyn Wijaya Diculik, Keluarga: 5 Orang Laki-laki

Detik-detik Mengerikan Atlet Golf Cantik Jesslyn Wijaya Diculik, Keluarga: 5 Orang Laki-laki

Kabar detik-detik mengerikan atlet golf cantik Jesslyn Wijaya Lay diculik ramai di media sosial, hingga menyedot perhatian publik serta menuai komentar warganet
Ramalan Zodiak Cinta Besok Rabu 22 Juli 2026: Virgo Dapat Kejutan Manis Bikin Full Senyum, Scorpio Stop Cemburu Buta atau Si Dia Bakal Menjauh

Ramalan Zodiak Cinta Besok Rabu 22 Juli 2026: Virgo Dapat Kejutan Manis Bikin Full Senyum, Scorpio Stop Cemburu Buta atau Si Dia Bakal Menjauh

Berdasarkan pergerakan rasi bintang, esok hari Rabu, 22 Juli 2026, membawa energi yang penuh kejutan untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi akan mendapat
Tekan Kasus HIV/AIDS, IKA UNAIR Sidoarjo Edukasi Ratusan Siswa SMAN Gedangan

Tekan Kasus HIV/AIDS, IKA UNAIR Sidoarjo Edukasi Ratusan Siswa SMAN Gedangan

Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) Cabang Sidoarjo menggelar sosialisasi pencegahan HIV/AIDS di Aula SMAN Gedangan, Selasa (21/7/2026).
4 Shio yang Dapat Keberuntungan Besar pada 22 Juli 2026, Tikus Melebihi Harapan

4 Shio yang Dapat Keberuntungan Besar pada 22 Juli 2026, Tikus Melebihi Harapan

4 shio yang dapat keberuntungan besar pada 22 Juli 2026 sudah terungkap! Tikus melebihi harapan, cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Rabu besok sekarang juga!
Dilaporkan atas Dugaan Penghinaan, Polda Metro Terima Pelayangan Laporan Terhadap Hotman Paris

Dilaporkan atas Dugaan Penghinaan, Polda Metro Terima Pelayangan Laporan Terhadap Hotman Paris

Polda Metro Jaya menerima pelayangan laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea terkait dugaan penghinaan terhadap profesi jurnalis yang sebelumnya video pernyataannya viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral