News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siapa Jesslyn Wijaya Lay? Atlet Golf Putri yang Dikabarkan Hilang hingga Diduga Dibawa ke Malaysia

Profil Jesslyn Wijaya Lay, atlet golf muda Indonesia yang tengah menjadi sorotan usai dugaan penculikan. Simak perjalanan karier, prestasi, dan perkembangan terbaru penyelidikan polisi.
Selasa, 21 Juli 2026 - 21:08 WIB
Siapa Jesslyn Wijaya Lay Atlet Golf Putri yang Dikabarkan Hilang hingga Diduga Dibawa ke Malaysia
Sumber :
  • instagram

tvOnenews.com - Nama Jesslyn Wijaya Lay mendadak menjadi perhatian publik setelah dikaitkan dengan dugaan penculikan yang dilaporkan terjadi di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat. 

Kasus yang sempat menghebohkan itu kini masih didalami aparat kepolisian setelah muncul fakta baru bahwa Jesslyn diduga telah meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur, Malaysia, sehari setelah peristiwa yang dilaporkan terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di balik kasus yang masih menyisakan tanda tanya tersebut, Jesslyn dikenal sebagai salah satu atlet golf putri Indonesia yang aktif mengikuti berbagai turnamen amatir dan kejuaraan antarklub. 

Meski baru menekuni olahraga golf sejak 2021, perempuan muda ini mampu menunjukkan perkembangan pesat hingga meraih sejumlah prestasi dan membangun popularitas di media sosial.

Perjalanan Jesslyn Wijaya Lay di Dunia Golf

Jesslyn Wijaya Lay merupakan pegolf muda Indonesia yang aktif berkompetisi di berbagai turnamen golf amatir. Selain dikenal sebagai atlet, ia juga merupakan putri dari pengusaha Ponty Wijaya dan diketahui memiliki aktivitas di bidang bisnis.

Perjalanan Jesslyn di dunia golf tergolong singkat. Berdasarkan sesi tanya jawab di akun Instagram pribadinya, ia mulai serius menekuni olahraga tersebut pada pertengahan 2021. 

Meski baru beberapa tahun berlatih, kemampuannya berkembang cukup cepat sehingga mampu bersaing di berbagai kompetisi.

Salah satu pencapaian terbaiknya diraih pada Juni 2023 ketika berhasil merebut gelar Best Nett Overall (BNO) Regular dalam turnamen bulanan yang diselenggarakan Chemical Golf Club di Rainbow Hills Golf Club.

Prestasi tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam kariernya karena berhasil mengungguli banyak peserta di kategori umum. 

Atas keberhasilannya itu, Jesslyn juga memperoleh apresiasi dari Chemical Golf Club yang dikenal sebagai salah satu komunitas golf terbesar di Asia Tenggara.

Di luar lapangan golf, Jesslyn cukup aktif membangun interaksi dengan para pengikutnya melalui media sosial. 

Akun Instagram @jesswijgolf memiliki lebih dari 10 ribu pengikut dan dipenuhi berbagai unggahan mengenai latihan, turnamen, perjalanan, hingga aktivitas sehari-hari.

Tak hanya di Instagram, Jesslyn juga aktif di TikTok melalui akun @jesswij yang telah memiliki puluhan ribu pengikut dan ratusan ribu tanda suka dari berbagai unggahannya.

Dugaan Penculikan Masih Didalami Polisi

Nama Jesslyn semakin menjadi sorotan setelah muncul laporan dugaan penculikan yang terjadi pada Senin, 13 Juli 2026, saat ia menghadiri acara ulang tahun neneknya di Restoran Saung Kita, kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat.

Menurut keterangan kuasa hukum keluarga, Andi Darti, berdasarkan informasi saksi, Jesslyn diduga didatangi beberapa pria bertubuh besar sebelum acara keluarga dimulai.

"Korban sempat berteriak meminta tolong dan berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil," ujar Andi.

Laporan dugaan penculikan kemudian dibuat ke Polres Metro Jakarta Pusat dengan nomor LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra membenarkan adanya laporan tersebut. Polisi juga mengakui hasil penyelidikan sementara menunjukkan memang terdapat peristiwa seseorang membawa Jesslyn secara paksa menuju sebuah mobil.

"Memang benar ada kejadian sesuai yang dilaporkan, yaitu membawa korban atas nama J oleh empat atau lima orang ke mobil secara paksa," kata Roby.

Namun, penyidik menegaskan hingga kini belum dapat memastikan apakah rangkaian peristiwa tersebut merupakan tindak pidana penculikan atau bukan.

"Kami dari Polres Metro Jakarta Pusat masih melakukan serangkaian kegiatan untuk memastikan apakah peristiwa ini sebuah perbuatan pidana atau tidak," ujarnya.

Polisi Temukan Fakta Baru, Jesslyn Diduga Berangkat ke Malaysia

Dalam perkembangan terbaru, polisi menemukan fakta bahwa Jesslyn diduga meninggalkan Indonesia sehari setelah kejadian.

Berdasarkan manifes penerbangan yang diperoleh penyidik, Jesslyn diketahui berangkat dari Semarang menuju Kuala Lumpur bersama dua orang yang memiliki hubungan keluarga dengannya.

"Tanggal 14 yang bersangkutan ada di Semarang meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur berdasarkan manifes yang kami terima bersama dua orang lainnya yang diketahui memiliki hubungan keluarga dengan J," ungkap Roby.

Meski demikian, polisi belum menghentikan penyelidikan meskipun pelapor telah mencabut laporannya. Penyidik masih mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi-saksi, serta menjadwalkan pemeriksaan terhadap anggota keluarga Jesslyn.

Kasat PPA/PPO Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Rita Oktavia Shinta juga menyampaikan bahwa hasil pendalaman sementara belum menemukan adanya indikasi kekerasan terhadap Jesslyn.

"Yang kami lihat adalah memang dari korban itu tidak ada kekerasan," ujar Rita.

Sementara itu, polisi memastikan belum ditemukan adanya permintaan uang tebusan maupun motif yang mengarah pada penculikan sebagaimana umumnya terjadi dalam kasus serupa.

Pasal Hukum yang Berpotensi Diterapkan

Apabila hasil penyelidikan nantinya membuktikan adanya unsur tindak pidana penculikan atau perampasan kemerdekaan seseorang, pelaku dapat dijerat dengan sejumlah ketentuan pidana, antara lain:

* Pasal 328 KUHP tentang penculikan atau membawa seseorang secara melawan hukum dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.
* Pasal 333 KUHP tentang perampasan kemerdekaan seseorang secara melawan hukum dengan ancaman pidana penjara paling lama 8 tahun.

Namun hingga saat ini kepolisian belum menetapkan tersangka maupun menyimpulkan bahwa dugaan penculikan benar-benar terjadi. 

Penyidik masih terus mendalami seluruh fakta, termasuk motif, kronologi, serta keberadaan Jesslyn Wijaya Lay, guna memastikan apakah peristiwa tersebut merupakan tindak pidana atau persoalan lain yang melibatkan pihak keluarga. (udn)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Modus Tersangka TPPO Tentara Bayaran Rusia, Korban Diiming-Imingi Gaji hingga Rp620 Juta

Modus Tersangka TPPO Tentara Bayaran Rusia, Korban Diiming-Imingi Gaji hingga Rp620 Juta

Adapun modus operandi yang dilakukan tersangka yaitu mempermudah korban untuk sampai ke Rusia menjadi tentara bayaran dan mengiming-imingi gaji yang besar.
Usai Sekian Purnama, Shayne Pattynama Resmi Masuk Skuad Persija saat Hadapi PSMS Medan di League Cup  ‎

Usai Sekian Purnama, Shayne Pattynama Resmi Masuk Skuad Persija saat Hadapi PSMS Medan di League Cup ‎

Shayne Pattynama secara resmi masuk dalam skuad dan dibawa Persija Jakarta untuk menghadapi PSMS Medan di laga perdana I League Cup 2026-2027.
Kakorlantas Polri Tekankan Keselamatan Perjalanan Saat Rakor Persiapan Nataru

Kakorlantas Polri Tekankan Keselamatan Perjalanan Saat Rakor Persiapan Nataru

Korlantas Polri bersama sejumlah stakeholder menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).
Miris! Diduga Ikuti Saran Medis dari ChatGPT, Mantan Pegawai Amazon Meninggal Dunia

Miris! Diduga Ikuti Saran Medis dari ChatGPT, Mantan Pegawai Amazon Meninggal Dunia

Seorang mantan pegawai Amazon di Seattle, Amerika Serikat meninggal dunia diduga setelah ikuti saran medis yang diberikan ChatGPT. Pihak keluarga gugat OpenAI.
Istri Sah Dwi Bagus Martono Tak Tahu Suami Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun, Akui sedang Ngajar di Sekolah

Istri Sah Dwi Bagus Martono Tak Tahu Suami Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun, Akui sedang Ngajar di Sekolah

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40), tersangka kasus pembunuhan istri siri, Dini Hardiyanti (30), dan anak di Madiun mengaku tidak tahu peristiwa tersebut.
Bocah 10 Tahun Asal Koja Jakarta Utara Hilang: Dia Susah Sekali Bicara dan Menghindari Orang Baru

Bocah 10 Tahun Asal Koja Jakarta Utara Hilang: Dia Susah Sekali Bicara dan Menghindari Orang Baru

Berdasarkan informasi yang disebarluaskan dalam unggahan di Threads, anak laki-laki yang tengah dicari-cari keberadaannya tersebut diketahui berusia 10 tahun

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral