News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Diekspor ke Beberapa Negara, Waspada Produk Minyak Taiwan Mengandung Zat Karsinogenik Penyebab Kanker

Kasus dugaan pencemaran minyak salad kedelai di Taiwan terus menjadi perhatian setelah lebih dari sebulan sejak pertama kali terungkap pada Juni 2026.
Selasa, 21 Juli 2026 - 22:52 WIB
Ilustrasi Minyak Goreng
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus dugaan pencemaran minyak salad kedelai di Taiwan terus menjadi perhatian setelah lebih dari sebulan sejak pertama kali terungkap pada Juni 2026. Skandal ini mencuat setelah minyak produksi Zhonglian Oils & Fats diketahui mengandung benzo[a]pyrene (BaP), senyawa yang bersifat karsinogenik, dengan kadar melebihi ambang batas keamanan pangan yang berlaku di Taiwan.

Perkembangan terbaru menunjukkan dampak kasus tersebut semakin meluas. Selain menyeret lebih dari 1.000 pelaku usaha di Taiwan, produk olahan yang menggunakan minyak tersebut juga diketahui telah diekspor ke sejumlah negara, yakni Jepang, Amerika Serikat, Kanada, dan Selandia Baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, sejumlah negara di kawasan Asia, termasuk Indonesia, disebut mulai meningkatkan kewaspadaan dengan memperketat pengawasan terhadap kemungkinan masuknya produk pangan yang menggunakan bahan baku minyak dari batch yang tercemar.

Kasus ini bermula ketika Zhonglian Oils & Fats melaporkan kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan Taiwan (TFDA) pada 30 Juni 2026 bahwa hasil pengujian internal menemukan kandungan benzo[a]pyrene (BaP) sebesar 8,1 mikrogram per kilogram pada minyak salad kedelai produksi mereka dengan nomor batch 315-1150404.

Angka tersebut jauh melampaui batas maksimum 2,0 mikrogram per kilogram yang ditetapkan dalam standar keamanan pangan Taiwan.

Benzo[a]pyrene merupakan salah satu senyawa hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH) yang diklasifikasikan sebagai zat karsinogenik. Paparan dalam jumlah tinggi atau dalam jangka panjang diketahui dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk kanker.

Meski demikian, penyelidikan mengungkap bahwa indikasi masalah sebenarnya telah diketahui lebih awal. Berdasarkan laporan media di Taiwan, perusahaan hilir Namchow Oils & Fats diduga menemukan kejanggalan sejak 13 Mei 2026. Namun informasi tersebut baru diteruskan dalam rantai distribusi selama 48 hari sebelum akhirnya dilaporkan secara resmi kepada otoritas.

Keterlambatan pelaporan itu menyebabkan produk yang diduga menggunakan minyak bermasalah tetap beredar di pasaran dalam kurun waktu tertentu.

Penyelidikan yang dilakukan pemerintah pusat dan pemerintah daerah Taiwan juga menemukan bahwa rantai distribusi minyak tersebut menjangkau berbagai sektor.

Hingga pertengahan Juli 2026, lebih dari 1.000 pelaku usaha terdampak, mulai dari industri pengolahan makanan, restoran, distributor, hingga lembaga publik seperti sekolah, rumah sakit, institusi militer, dan panti lansia.

Meluasnya dampak kasus tersebut memicu desakan agar pemerintah lebih terbuka kepada masyarakat. Asosiasi Perlindungan Konsumen Taiwan meminta pemerintah segera mengungkap jalur distribusi minyak, daftar perusahaan, serta produk yang terdampak agar masyarakat dapat mengetahui informasi yang akurat dan menghindari kepanikan akibat beredarnya rumor.

Di sisi lain, sejumlah partai oposisi juga mengkritik penanganan pemerintah. Mereka menilai otoritas keamanan pangan belum cukup transparan karena belum mempublikasikan secara lengkap daftar perusahaan yang terdampak.

Menanggapi kasus tersebut, Presiden Taiwan Lai Ching-te menetapkan empat langkah utama penanganan, yakni menghentikan seluruh proses produksi yang terkait, melakukan investigasi menyeluruh, menarik produk utama serta produk turunannya dari peredaran, membuka informasi kepada publik, dan menjatuhkan sanksi tegas terhadap pihak yang dinilai bertanggung jawab.

Pemerintah pusat dan pemerintah daerah Taiwan juga menjatuhkan sanksi administratif kepada perusahaan yang terlambat melaporkan temuan tersebut. Selain itu, aparat penegak hukum tengah melakukan penyidikan pidana terhadap pihak-pihak yang diduga melanggar Undang-Undang Pengelolaan Keamanan dan Sanitasi Pangan Taiwan.

Hingga kini proses investigasi masih berlangsung. Di saat yang sama, sejumlah negara di Asia terus memperketat pengawasan terhadap produk pangan impor dari Taiwan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan keamanan pangan dan mencegah masuknya produk yang diduga berasal dari batch minyak yang terkontaminasi. (cmi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bea Cukai Batal Dibubarkan, Purbaya Ungkap Alasan Prabowo Tetap Pertahankan DJBC: Sudah Kita Kocok Ulang

Bea Cukai Batal Dibubarkan, Purbaya Ungkap Alasan Prabowo Tetap Pertahankan DJBC: Sudah Kita Kocok Ulang

Wacana pemerintah untuk membubarkan Bea Cukai akhirnya dipastikan batal. Menkeu Purbaya mengungkap Presiden Prabowo telah melihat perbaikan kinerja DJBC.
Heboh Rekening Wajib Pajak Bisa Diintip DJP, Purbaya Sebut Praktik Biasa: Tenang Aja, Nggak akan Diapa-apain!

Heboh Rekening Wajib Pajak Bisa Diintip DJP, Purbaya Sebut Praktik Biasa: Tenang Aja, Nggak akan Diapa-apain!

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan akses DJP terhadap rekening wajib pajak merupakan hal yang biasa. Sehingga, Purbaya berharap masyarakat tidak perlu cemas.
Piala Dunia 2030 Bakal Diikuti 64 Negara? Presiden CONMEBOL Bongkar Wacana Besar FIFA yang Bisa Untungkan Timnas Indonesia 

Piala Dunia 2030 Bakal Diikuti 64 Negara? Presiden CONMEBOL Bongkar Wacana Besar FIFA yang Bisa Untungkan Timnas Indonesia 

Piala Dunia 2030 sendiri dijadwalkan digelar di tiga tuan rumah utama, yakni Spanyol, Portugal, dan Maroko. Sementara tiga laga pembuka akan dimainkan secara seremonial di Uruguay, Argentina, dan Paraguay sebagai penghormatan terhadap sejarah lahirnya turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Sarwendah Angkat Kaki dari Rumah Mewah yang Masih Dicicil Ruben Onsu, Pengacara Singgung Isu Cicilan Macet dan Lelang

Sarwendah Angkat Kaki dari Rumah Mewah yang Masih Dicicil Ruben Onsu, Pengacara Singgung Isu Cicilan Macet dan Lelang

Di tengah proses hukum terkait hak asuh anak yang masih berjalan, Sarwendah diketahui sudah tidak lagi menempati rumah mewah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Tak Sekadar Dipahami sebagai Warisan Budaya, Sumbu Filosofi Yogyakarta Menjadi Inspirasi Pembuatan 68 Busana Karya Para Desainer Muda

Tak Sekadar Dipahami sebagai Warisan Budaya, Sumbu Filosofi Yogyakarta Menjadi Inspirasi Pembuatan 68 Busana Karya Para Desainer Muda

Sumbu Filosofi Yogyakarta yang merupakan tata ruang ikonik gagasan Sri Sultan Hamengkubuwana I di abad ke-18 menjadi inspirasi bagi 34 desainer muda Yogyakarta
Aldi Taher Ikut Nimbrung soal Ruben Onsu Pinjam Rp10 Miliar ke Bank demi Sarwendah, Singgung Israel

Aldi Taher Ikut Nimbrung soal Ruben Onsu Pinjam Rp10 Miliar ke Bank demi Sarwendah, Singgung Israel

Di tengah polemik yang bergulir, komentar Aldi Taher di media sosial justru ikut menjadi sorotan setelah menanggapi kabar mengenai pengorbanan Ruben Onsu saat renovasi.

Trending

Kepala BPOM: Produk Biofarmasi Harus Penuhi Standar Global Sebelum Beredar

Kepala BPOM: Produk Biofarmasi Harus Penuhi Standar Global Sebelum Beredar

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan lembaganya memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap produk farmasi yang diproduksi dan beredar di Indonesia.
Viral SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh Selama Dua Tahun, Pramono: Segera Kami Tangani

Viral SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh Selama Dua Tahun, Pramono: Segera Kami Tangani

Viral SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan, roboh selama dua tahun dan belum diperbaiki. Ini kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Aldi Taher Ikut Nimbrung soal Ruben Onsu Pinjam Rp10 Miliar ke Bank demi Sarwendah, Singgung Israel

Aldi Taher Ikut Nimbrung soal Ruben Onsu Pinjam Rp10 Miliar ke Bank demi Sarwendah, Singgung Israel

Di tengah polemik yang bergulir, komentar Aldi Taher di media sosial justru ikut menjadi sorotan setelah menanggapi kabar mengenai pengorbanan Ruben Onsu saat renovasi.
BPDP dan Ditjenbun Kementan Tunjuk Lembaga Pelatihan Yogyakarta untuk Tingkatkan Kompetensi Pekebun di Indonesia

BPDP dan Ditjenbun Kementan Tunjuk Lembaga Pelatihan Yogyakarta untuk Tingkatkan Kompetensi Pekebun di Indonesia

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian berupaya meningkatkan kompetensi pekebun swadaya secara nasional
Tak Sekadar Dipahami sebagai Warisan Budaya, Sumbu Filosofi Yogyakarta Menjadi Inspirasi Pembuatan 68 Busana Karya Para Desainer Muda

Tak Sekadar Dipahami sebagai Warisan Budaya, Sumbu Filosofi Yogyakarta Menjadi Inspirasi Pembuatan 68 Busana Karya Para Desainer Muda

Sumbu Filosofi Yogyakarta yang merupakan tata ruang ikonik gagasan Sri Sultan Hamengkubuwana I di abad ke-18 menjadi inspirasi bagi 34 desainer muda Yogyakarta
3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 23 Juli 2026, Anjing di Luar Dugaan

3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 23 Juli 2026, Anjing di Luar Dugaan

3 shio yang mendadak dapat rezeki nomplok pada 23 Juli 2026 sudah terungkap! Anjing paling di luar dugaan, cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio!
Heboh Rekening Wajib Pajak Bisa Diintip DJP, Purbaya Sebut Praktik Biasa: Tenang Aja, Nggak akan Diapa-apain!

Heboh Rekening Wajib Pajak Bisa Diintip DJP, Purbaya Sebut Praktik Biasa: Tenang Aja, Nggak akan Diapa-apain!

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan akses DJP terhadap rekening wajib pajak merupakan hal yang biasa. Sehingga, Purbaya berharap masyarakat tidak perlu cemas.
Selengkapnya

Viral