Curhatan Ruben Onsu: Rela Utang Rp10,1 Miliar unttuk Renovasi Rumah, Transfer Rp11,1 Miliar ke Ayah Sarwendah
tvOnenews.com - Perseteruan antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali menjadi sorotan publik.
Kali ini, perhatian tertuju pada pengakuan pihak Ruben mengenai besarnya pengorbanan finansial yang telah dikeluarkan selama membangun rumah tangga, khususnya terkait renovasi rumah mewah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Nilainya pun tak main-main, mencapai belasan miliar rupiah.
Sejumlah fakta tersebut diungkap kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, dalam rangkaian persidangan terkait hak asuh anak.
Menurutnya, berbagai informasi yang disampaikan bukan dimaksudkan untuk membuka aib keluarga, melainkan sebagai klarifikasi atas sejumlah pernyataan yang berkembang di ruang publik mengenai kepemilikan rumah dan kontribusi masing-masing pihak selama pernikahan.
Rumah Lunas Kembali Digadaikan demi Renovasi
Minola Sebayang menjelaskan rumah yang selama ini ditempati Sarwendah bersama anak-anak pada awalnya telah dibeli Ruben Onsu dalam kondisi lunas.
Namun, keinginan melakukan renovasi besar-besaran membuat Ruben kembali mengajukan pinjaman ke bank dengan menjaminkan sertifikat rumah tersebut.
"Karena keinginan Sarwendah agar rumah itu direnovasi, Ruben menjaminkan kembali sertifikat rumah tersebut ke bank untuk mendapatkan pinjaman renovasi. Ruben mendapatkan pinjaman senilai Rp10,1 miliar untuk biaya kontraktor dan renovasi," kata Minola Sebayang.
Menurut Minola, keputusan mengambil pinjaman tersebut bukan berasal dari keinginan Ruben semata. Presenter berusia 42 tahun itu disebut awalnya tidak berniat kembali berutang setelah rumahnya lunas, tetapi akhirnya menyetujui renovasi demi memenuhi keinginan istrinya saat itu.
Renovasi rumah tersebut kemudian dikerjakan oleh kontraktor yang disebut merupakan ayah kandung Sarwendah.
Meski masih memiliki hubungan keluarga, pembayaran proyek tetap dilakukan secara profesional oleh Ruben.
"Meskipun kontraktornya adalah keluarga Sarwendah, yang membayar tetap Ruben. Ruben rutin mentransfer uang ke rekening ayah Sarwendah sebesar Rp250 juta sebanyak 46 kali transfer. Total biaya yang dikeluarkan untuk kontraktor saja mencapai Rp11,1 miliar," terang Minola.
Beban Keuangan Capai Ratusan Juta Rupiah Setiap Bulan
Selain harus mengeluarkan biaya renovasi yang besar, Ruben juga disebut masih menanggung berbagai kewajiban finansial lainnya.
Minola mengungkapkan kliennya selama ini membayar cicilan kredit rumah sebesar Rp379 juta setiap bulan. Namun, kondisi pembayaran kini disebut mengalami kendala.
"Posisi kreditnya saat ini memang sedang tidak lancar. Ruben selama ini membayar cicilan KPR sebesar Rp379 juta per bulan. Namun, kami maupun Ruben belum pernah mendapatkan informasi resmi dari bank bahwa aset tersebut akan dilelang," ujarnya.
Di luar cicilan rumah, Ruben juga masih membiayai kebutuhan anak-anak, pembayaran kartu kredit, hingga biaya liburan keluarga. Jika seluruh pengeluaran tersebut dijumlahkan, nilainya disebut mencapai ratusan juta rupiah setiap bulan.
Pihak Ruben mengatakan beberapa kewajiban finansial sementara waktu ditunda sampai terdapat kesepakatan mengenai hak bertemu anak serta transparansi penggunaan dana yang berkaitan dengan kebutuhan anak.
Polemik Pernyataan soal Rumah dan Harta Bersama
Pengungkapan biaya renovasi rumah senilai lebih dari Rp11 miliar menuai tanggapan dari pihak Sarwendah. Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, mempertanyakan alasan pihak Ruben kembali membuka persoalan yang menurutnya telah menjadi bagian dari kesepakatan sebelumnya.
Menanggapi hal itu, Minola menegaskan bahwa pihaknya hanya memberikan klarifikasi atas berbagai pernyataan yang telah lebih dahulu disampaikan di ruang publik.
"Dia, dalam live TikTok, kan ngomong rumah itu dari hasil 'saya dan papa', ini menjadi pertanyaan," kata Minola.
Menurutnya, apabila tidak ada pernyataan tersebut, publik maupun media tidak akan mempertanyakan siapa yang membiayai pembangunan rumah tersebut.
"Kalau dia tidak mengeluarkan statement itu, maka tidak ada pertanyaan dari masyarakat, dari teman-teman media. Masak kami diam saja ketika kami ditanyakan?" ujarnya.
Minola juga menambahkan bahwa berbagai fakta yang diungkap merupakan bentuk pembelaan terhadap Ruben yang belakangan dinilai tidak bertanggung jawab sebagai suami maupun ayah.
"Kalau ada suara Ruben tidak bertanggung jawab, ini sesuatu hal yang sangat menyedihkan sekali," kata Minola.
Sementara itu, pihak Sarwendah melalui kuasa hukumnya menegaskan bahwa angka Rp11 miliar bukan hanya merupakan jasa kontraktor, tetapi juga mencakup pembelian material bangunan dan berbagai kebutuhan renovasi lainnya.
Hingga kini, polemik mengenai aset, utang renovasi, serta pembagian harta bersama masih menjadi bagian dari proses hukum yang berjalan.
Persidangan hak asuh anak dan penyelesaian sengketa harta bersama pun diperkirakan masih akan berlanjut dengan menghadirkan berbagai bukti dan keterangan dari kedua belah pihak. (udn)
Load more