News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MPSI Luncurkan Layanan Lapor untuk Kawal Pembangunan dan Pendidikan di Papua

Merah Pusaka Stratejik Indonesia (MPSI) mengadakan Konsultasi Publik di Aula Anim Ha, Merauke, pada Jumat (24/7). 
Jumat, 24 Juli 2026 - 21:16 WIB
Merah Pusaka Stratejik Indonesia (MPSI) mengadakan Konsultasi Publik di Aula Anim Ha, Merauke, pada Jumat (24/7).
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Merah Pusaka Stratejik Indonesia (MPSI) mengadakan Konsultasi Publik di Aula Anim Ha, Merauke, pada Jumat (24/7). 

Forum ini bertujuan merumuskan model pendidikan nonformal berbasis komunitas dan budaya lokal guna mencetak generasi Papua yang unggul, sekaligus memperkuat peran aktif masyarakat dalam pembangunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam acara tersebut, MPSI secara resmi meluncurkan Posko dan Layanan Lapor MPSI. 

Fasilitas ini disediakan sebagai pusat aspirasi, pengaduan, dan pendampingan bagi warga untuk menjembatani komunikasi dengan pemerintah terkait isu sosial serta pendidikan.

Ketua Bidang Advokasi MPSI, Muhammad Dede Gusli Piliang, menyatakan bahwa layanan ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan pembangunan di Papua bersifat partisipatif.

"Kami ingin memastikan masyarakat memiliki ruang yang aman, mudah diakses, dan terpercaya untuk menyampaikan aspirasi maupun pengaduan. Setiap laporan akan menjadi dasar advokasi berbasis data dan riset guna mendorong kebijakan publik yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat," jelas Gusli.

Gusli juga menyoroti percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Merauke, seperti kawasan pangan di Wanam. 

Meski berpotensi besar bagi ekonomi, ia mengingatkan agar dampak sosialnya tetap dimitigasi supaya tidak meminggirkan masyarakat lokal atau mengganggu pendidikan anak.

"Pembangunan tidak boleh hanya diukur dari berdirinya infrastruktur atau meningkatnya investasi. Ukuran keberhasilan yang paling penting adalah apakah pembangunan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat tanpa mengorbankan hak pendidikan anak, ruang hidup masyarakat adat, dan keberlangsungan budaya lokal," tegasnya.

MPSI menekankan bahwa sesuai amanat UUD 1945, masyarakat adat harus menjadi subjek utama pembangunan. 

Melalui layanan lapor ini, diharapkan tercipta kebijakan yang berbasis kebutuhan nyata di lapangan.

Gusli mengakhiri dengan menegaskan pentingnya keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan hak dasar. 

"Anak-anak Papua tidak boleh menjadi pihak yang menanggung biaya sosial dari sebuah pembangunan. Justru pembangunan harus menghadirkan sekolah yang lebih baik, layanan pendidikan yang semakin mudah dijangkau, lingkungan belajar yang aman, serta pengasuhan yang tetap berakar pada nilai-nilai budaya lokal," pungkasnya. (dpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Darurat Karhutla: Pemerintah Ungkap Ribuan Penerbangan Terdampak

Darurat Karhutla: Pemerintah Ungkap Ribuan Penerbangan Terdampak

Kondisi penerbangan nasional saat ini tengah berada dalam tekanan berat menyusul meluasnya kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 
Apa Motif Di Balik Penembakan Bharatu Valdo oleh Sesama Polisi? Tubuh Korban Penuh Luka Sangkur

Apa Motif Di Balik Penembakan Bharatu Valdo oleh Sesama Polisi? Tubuh Korban Penuh Luka Sangkur

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo di Mako Polairud Tangerang Selatan (Tangsel), menyisakan duka mendalam sekaligus tanya besar bagi keluarga. 
Penyelundupan Narkoba di Rutan Kelas I Medan Terbongkar, Ketelitian Petugas Jadi Kunci

Penyelundupan Narkoba di Rutan Kelas I Medan Terbongkar, Ketelitian Petugas Jadi Kunci

Aksi nekat seorang perempuan berinisial ES berhasil digagalkan oleh petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan, Sumatera Utara. 
Misteri Kematian Bocah Difabel di Surabaya, Ayah Korban Ungkap Jeratan Tali Sepatu dan Cairan Sabun Colek

Misteri Kematian Bocah Difabel di Surabaya, Ayah Korban Ungkap Jeratan Tali Sepatu dan Cairan Sabun Colek

Kematian Zulkarnain (10), bocah difabel di Rungkut, Surabaya, menyisakan sejumlah kejanggalan. Sang ayah, Selaras Abdul Wahid, mengungkap adanya kejanggalan.
Prancis Membara: 1.800 Orang Ditangkap, Ratusan Polisi Tumbang dalam Kerusuhan Mencekam

Prancis Membara: 1.800 Orang Ditangkap, Ratusan Polisi Tumbang dalam Kerusuhan Mencekam

Gelombang protes nasional yang dipicu oleh tingginya biaya hidup di Prancis berubah menjadi mimpi buruk bagi pemerintah. 
Respons Berkelas Igor Tolic Usai Persib Tundukkan Persik 1-0, Sanjung Karakter Pantang Menyerah Maung Bandung

Respons Berkelas Igor Tolic Usai Persib Tundukkan Persik 1-0, Sanjung Karakter Pantang Menyerah Maung Bandung

Pelatih Persib, Igor Tolic, memuji kerja keras para pemain saat mengalahkan Persik. Kerja keras tersebut diperlihatkan hingga Maung Bandung amankan poin penuh.

Trending

Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo, di Mako Polairud Tangerang Selatan oleh diduga juniornya, menyisakan tanda tanya besar bagi pihak keluarga. 
Survei Terbaru Adidaya Institute: Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo Tembus 60,3 Persen, Bagaimana Gibran?

Survei Terbaru Adidaya Institute: Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo Tembus 60,3 Persen, Bagaimana Gibran?

Menjelang peringatan dua tahun masa pemerintahan, kinerja Presiden Prabowo Subianto mendapatkan apresiasi yang cukup signifikan dari masyarakat. 
Misteri Kematian Bocah Difabel di Surabaya, Ayah Korban Ungkap Jeratan Tali Sepatu dan Cairan Sabun Colek

Misteri Kematian Bocah Difabel di Surabaya, Ayah Korban Ungkap Jeratan Tali Sepatu dan Cairan Sabun Colek

Kematian Zulkarnain (10), bocah difabel di Rungkut, Surabaya, menyisakan sejumlah kejanggalan. Sang ayah, Selaras Abdul Wahid, mengungkap adanya kejanggalan.
Tonton Langsung IWL, John Herdman Blak-blakan Akui Ingin Putrinya Bisa Bermain di Indonesia

Tonton Langsung IWL, John Herdman Blak-blakan Akui Ingin Putrinya Bisa Bermain di Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara blak-blakan mengaku ingin putrinya bisa bermain di liga Tanah Air.
Prancis Membara: 1.800 Orang Ditangkap, Ratusan Polisi Tumbang dalam Kerusuhan Mencekam

Prancis Membara: 1.800 Orang Ditangkap, Ratusan Polisi Tumbang dalam Kerusuhan Mencekam

Gelombang protes nasional yang dipicu oleh tingginya biaya hidup di Prancis berubah menjadi mimpi buruk bagi pemerintah. 
Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik dari Kubu Jepang jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik dari Kubu Jepang jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia mendapat kabar menggembirakan jelang Piala Asia 2027. Ayase Ueda, ujung tombak Jepang yang berada satu grup dengan Skuad Garuda, harus absen.
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Komunitas Ini Himpun Masukan Publik untuk Evaluasi Program Pemerintah

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Komunitas Ini Himpun Masukan Publik untuk Evaluasi Program Pemerintah

Menjelang dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Komunitas Melek Politik menggelar aksi serap aspirasi masyarakat di Taman Ayodya, Blok M, Jakarta, Sabtu (17/10). 
Selengkapnya

Viral