Buntut Seteru dengan Orang Tua Murid, Biby Alraen Istri Rifky Balweel Diancam Dipolisikan
- Instagram @bibyalraen13
Jakarta, tvOnenews.com - Perselisihan yang melibatkan Biby Alraen dengan salah satu orangtua murid di sekolah putranya kini memasuki babak baru. Setelah sebelumnya mengungkap dugaan perlakuan yang membuat sang anak mengalami trauma, istri aktor Rifky Balweel itu kini mengaku mendapat ancaman akan dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan pencemaran nama baik.
Kisah tersebut dibagikan Biby melalui akun Instagram pribadinya, @bibyalraen13. Dalam unggahan Instagram Story, ia memperlihatkan tangkapan layar percakapan dengan seseorang yang mengaku sebagai orangtua murid di sekolah putranya.
Dalam pesan itu, orang tersebut menyatakan telah membuat laporan polisi karena merasa dirugikan oleh unggahan Biby di media sosial.
“Gue udah buat LP bi, karena story lo udah naik hampir 1 hari dan sudah banyak pihak yang menanyakan langsung ke gue,” bunyi percakapan yang diunggah Biby Alraen, dikutip Senin (27/7/2026).
Tak hanya itu, pengirim pesan juga menegaskan bahwa dirinya bersama tiga orang lain yang terekam dalam video merasa telah difitnah. Ia mengatakan seluruh bukti yang dimiliki telah diserahkan kepada pihak sekolah sebagai bagian dari tindak lanjut persoalan tersebut.
“Gue beserta 3 orang yang ada di video tersebut merasa difitnah. Kita tunggu proses berikutnya aja bi. pihak sekolah juga sudah mengetahui laporan gue dan semua bukti video kejadian sudah gue kirim ke sekolah,” lanjut isi pesan tersebut.
Menanggapi ancaman tersebut, Biby Alraen memberikan respons melalui unggahan yang sama. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya bukan pada polemik dengan sesama orangtua murid, melainkan kondisi psikologis putranya yang disebut mengalami ketakutan setelah insiden tersebut.
“Chat dari orangtua kemarin. Anak saya yang dibuat trauma anak saya yang selalu disalahkan. Malah dia yang buat LP katanya pencemaran nama baik. Dunia hancur karena orangtua seperti ini. Tenang jim ada nda sm ayah disini,” tulis Biby Alraen.
Pernyataan itu menjadi lanjutan dari curahan hati Biby yang sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial. Dalam unggahan terdahulu, ia mengaku sangat terpukul melihat perubahan sikap putra semata wayangnya setelah mengalami kejadian di lingkungan sekolah.
Menurut penuturan Biby, peristiwa tersebut bermula ketika putranya didatangi oleh salah satu orangtua siswa bersama beberapa orang dewasa lainnya. Kedatangan mereka disebut bertujuan untuk "berkenalan" dengan sang anak.
Namun, pengalaman itu justru meninggalkan rasa takut yang mendalam. Biby mengungkapkan bahwa setelah kejadian tersebut, putranya menjadi trauma hingga menangis ketakutan.
Saat mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, Biby mengaku mendapat respons yang membuat hatinya semakin hancur. Sang putra disebut mengaku takut akan ditangkap polisi.
Pengakuan itu membuat Biby memutuskan menyampaikan keresahannya melalui media sosial. Ia merasa kondisi mental anaknya menjadi prioritas dan berharap kejadian serupa tidak dialami anak-anak lain.
Hingga kini belum diketahui apakah laporan polisi yang disebut dalam percakapan tersebut telah diproses lebih lanjut oleh pihak berwenang. Pihak sekolah juga belum memberikan keterangan resmi terkait polemik yang terjadi antara kedua orangtua murid tersebut. (cmi)
Load more