Viral “Ciyee Curhat Dia Bahh”, Publik Soroti Profil dan Harta Kekayaan Lurah Paya Pasir Syerly, Berapa Kekayaannya?
- Tangkapan layar
tvOnenews.com - Nama Lurah Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Syerly, tengah menjadi perhatian publik setelah video dirinya melontarkan celetukan “Ciyee, curhat dia bah” saat seorang warga menyampaikan keluhan kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.
Respons tersebut menuai kritik karena dianggap kurang menunjukkan empati terhadap warga yang sedang menyampaikan persoalan keamanan lingkungan.
Polemik itu kemudian berkembang. Selain membahas etika seorang pejabat publik dalam menerima aspirasi masyarakat, publik juga mulai menyoroti sosok Syerly.
Mulai dari rekam jejaknya sebagai aparatur sipil negara (ASN), perjalanan kariernya sebagai lurah, hingga laporan harta kekayaan yang wajib disampaikan setiap pejabat negara sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.
Rekam Jejak Syerly sebagai Pejabat Kelurahan
Syerly, S.Pd., M.AP., merupakan ASN yang dipercaya memimpin Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Ia memiliki latar belakang pendidikan Sarjana Pendidikan dan Magister Administrasi Publik.
Sebagai lurah, Syerly memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan pelayanan publik di tingkat pemerintahan paling dekat dengan masyarakat.
Wilayah kerjanya mencakup koordinasi pelayanan administrasi, pembangunan lingkungan, serta penanganan berbagai persoalan warga bersama sembilan kepala lingkungan yang berada di bawahnya.
Sebelum menjabat sebagai Lurah Paya Pasir, Syerly diketahui pernah menjabat sebagai Lurah Terjun. Namun, perjalanan kariernya juga tidak lepas dari sorotan masyarakat.
Pada Desember 2025, sejumlah warga mendatangi Kantor Camat Medan Marelan dan meminta evaluasi terhadap kepemimpinan Syerly. Aksi tersebut berkaitan dengan keluhan warga mengenai penanganan banjir di wilayah Paya Pasir.
“Saat banjir terjadi di tempat yang parah di Paya Pasir, Lurah enggak hadir, bahkan sewaktu saya datangi Lurah malah ia marah sembari mengancam tak akan ada lagi berikan bantuan ke warga lingkungan kami. Kami memohon kepada Wali Kota Medan agar Lurah Paya Pasir ini digantikan saja,” kata Syahdan, warga Lingkungan 8 saat aksi berlangsung.
- Facebook Keluarhan Paya Pasir
Tudingan tersebut merupakan aspirasi warga yang muncul saat itu. Hingga kini, tidak terdapat keputusan hukum yang menyatakan adanya pelanggaran pidana terkait persoalan tersebut.
Load more