Desain Chip Kini Bisa Dipelajari Gratis Lewat Platform Sandbox Nasional
- Pixabay/TheDigitalArtist
Jakarta, tvOnenews.com - Upaya membangun industri semikonduktor nasional terus diperkuat seiring meningkatnya kebutuhan terhadap chip dalam berbagai layanan digital, mulai dari paspor elektronik, kartu identitas, hingga sistem pembayaran.
Di tengah tingginya permintaan tersebut, Indonesia masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan talenta dan minimnya fasilitas untuk mempelajari serta merancang chip.
Untuk menjawabkebutuhan tersebut, Sandbox Desain Chip Merah Putih pun resmi diluncurkan. Sandbox merupakan platform berbasis web yang memungkinkan mahasiswa, peneliti, pelaku industri, hingga masyarakat umum mempelajari dan merancang chip secara gratis.
Platform ini diharapkan dapat memangkas hambatan masuk (barrier to entry) akibat mahalnya perangkat lunak dan terbatasnya akses laboratorium desain chip.
Peluncuran platform dilakukan di Jakarta dan dihadiri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, Chief Technology Officer BPI Danantara Sigit Puji Santosa, Wakil Kepala Badan Pengelola BUMN Tedi Bharata, Rektor Institut Teknologi Bandung Tatacipta Dirgantara, serta Direktur Utama PeruriTeguh Arief Indratmoko.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan penguasaan teknologi semikonduktor menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi sekaligus kedaulatan negara.
Ia berharap platform tersebut mampu mendorong mahasiswa dan generasi muda untuk mulai bereksperimen di bidang desain chip sehingga dapat memperkuat ekosistem semikonduktor nasional.
“Inisiatif Sandbox ini harus segera dieksekusi dengan langkah yang cepat dan kolaboratif. Harapan kami, ruang uji coba digital ini mampu memantik antusiasme mahasiswa dan generasi muda untuk tekun bereksperimen, demi terwujudnya kedaulatan semikonduktor nasional di masa mendatang,” ungkap Brian.
Sementara itu, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menilai chip kini bukan sekadar produk industri, melainkan komoditas strategis yang menentukan daya saing sebuah negara.
Menurutnya, pengembangan ekosistem semikonduktor menjadi bagian dari peta jalan industri nasional, termasuk untuk mendukung kebutuhan chip dalam pembangunan pusat data kecerdasan buatan (AI Data Center) di Indonesia.
“Sejalan dengan langkah Kementerian Perindustrian dalam merancang roadmap ekosistem semikonduktor, termasuk rencana pembangunan AI Data Center nasional yang akan menyerap kebutuhan chip secara masif, kami berharap platform ini mampu melesatkan daya saing industri elektronika Indonesia di kancah global,” ucap Faisol.
Dalam kesempatan yang sama, Chief Technology Officer BPI Danantara Sigit Puji Santosa mengatakan kehadiran platform tersebut dapat menjadi momentum untuk mempercepat kolaborasi dengan perusahaan teknologi global sekaligus memperkuat ekosistem industri chip di Indonesia. Ia menilai keberhasilan pengembangannya juga memerlukan dukungan kebijakan dan regulasi yang berkelanjutan.
Platform tersebut diluncurkan oleh Peruri sebagai ruang uji coba digital (sandbox) yang memungkinkan proses pembelajaran, eksperimen, hingga pembuatan prototipe chip dilakukan secara daring melalui peramban web. Selain mendukung kebutuhan akademisi dan peneliti, fasilitas tersebut juga dapat dimanfaatkan perusahaan rintisan dan pelaku industri sebelum berinvestasi pada proses produksi fisik.
Direktur Utama Peruri Teguh Arief Indratmoko mengatakan peluncuran Sandbox Desain Chip Merah Putih merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kedaulatan digital Indonesia.
“Peluncuran Sandbox Desain Chip Merah Putih merupakan langkah strategis untuk memperkuat kedaulatan digital dan keamanan nasional,” tegas Teguh.
Menurutnya, kemampuan merancang chip secara mandiri tidak hanya penting untuk meningkatkan keamanan dokumen dan data strategis negara, tetapi juga berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap teknologi impor serta memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem semikonduktor global.
Load more