Gerhana Matahari Total hingga Hujan Meteor Perseid akan Hiasi Langit 12 Agustus 2026
- Unsplash/Clay Banks
Menurut The Planetary Society, kondisi pengamatan Perseid tahun ini tergolong sangat baik karena bertepatan dengan fase Bulan baru, sehingga langit menjadi lebih gelap dan tidak terganggu cahaya Bulan. Dalam kondisi cuaca cerah dan jauh dari polusi cahaya, pengamat berpeluang melihat sekitar 50 hingga 75 meteor setiap jam.
Waktu terbaik untuk menikmati hujan meteor diperkirakan berlangsung mulai tengah malam hingga menjelang fajar, ketika konstelasi Perseus, titik asal munculnya meteor, berada tinggi di langit. Pengamat tidak memerlukan teleskop untuk melihat Perseid karena meteor dapat diamati dengan mata telanjang.
Sebagai pelengkap, kawasan yang minim polusi cahaya juga berpeluang menikmati pemandangan Galaksi Bima Sakti yang membentang di langit malam.
Kombinasi ketiga fenomena ini menjadikan 12 Agustus 2026 sebagai salah satu momen astronomi paling menarik dan paling langka tahun ini.
Load more