News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Integrasi 6 Moda Dukuh Atas: MRT Siapkan Rp361,7 Miliar Tanpa APBD, Konstruksi Dimulai November 2026

Pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas sebagai infrastruktur pendukung kawasan Transit-Oriented Development (TOD) dipastikan berjalan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.
Senin, 3 Agustus 2026 - 15:08 WIB
Pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas sebagai infrastruktur pendukung kawasan Transit-Oriented Development (TOD) dipastikan berjalan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.
Sumber :
  • tvOne/Summaya Adnan

​tvOnenews.com - Pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas sebagai infrastruktur pendukung kawasan Transit-Oriented Development (TOD) dipastikan berjalan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta. Seluruh pembiayaan proyek ini akan ditanggung oleh PT MRT Jakarta (Perseroda).

​Infrastruktur ini dirancang untuk memfasilitasi perpindahan penumpang secara mulus (seamless) antar enam moda transportasi, mencakup MRT Jakarta, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL Commuter Line, Bus Transjakarta, dan Kereta Bandara, tanpa mengharuskan pengguna keluar dari area transit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

​Skema Pendanaan dan Kepemilikan Aset
​Saat ini, proyek raksasa tersebut tengah memasuki tahap tender dengan nilai investasi sekitar Rp361,7 miliar. Advisor Program Management Office (PMO) Division MRT Jakarta, Agus Trihan, merinci bahwa pendanaan menggunakan skema internal dengan komposisi 50 persen dari kas investasi perusahaan dan 50 persen dari pinjaman atau loan. 

​MRT Jakarta secara spesifik tidak melibatkan investor swasta untuk memastikan kejelasan kepemilikan aset infrastruktur di masa depan.
​“Jika dibangun dengan dana MRT, maka aset tersebut milik MRT. Hal ini memudahkan koordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi karena status aset bangunannya jelas milik MRT di atas lahan milik Pemprov,” jelas Agus.

​Tantangan Konstruksi di Area Padat
​Mengingat lokasinya di salah satu simpul mobilitas tersibuk di ibu kota, proyek ini membawa tantangan rekayasa teknis yang tinggi. Pedestrian Deck Dukuh Atas akan dibangun melayang, melintasi Jalan Jenderal Sudirman dan Sungai Ciliwung.

​“Proyek ada di atas sungai, di atas jembatan, lalu di daerah padat, itu challenge sendiri. Memang secara teknis banyak yang bisa ngerjain, tapi harus penuh perhatian, prinsip kehati-hatian, safety-nya, risk management-nya, ground monitoring sama building monitoring. Namun tetap feasible,” tutur Agus dalam penjelasannya di Kantor MRT Jakarta, Transport Hub Dukuh Atas, Menteng, Kamis (30/7).

Spesifikasi Teknis dan Desain
​Secara teknis, infrastruktur ini didesain memiliki diameter mencapai 100 meter, tinggi 8 meter, dan kapasitas beban 500 kilogram per meter persegi. Struktur megah ini akan ditopang oleh empat titik tiang utama yang menyangga bentang dengan total panjang lebih dari 300 meter.

​Terkait wujud fisiknya, TOD Planning Department Head MRT Jakarta, Sagita Devi menyatakan bahwa rancangan yang ada saat ini merupakan hasil dari serangkaian penyempurnaan panjang. Awalnya, proyek ini sempat didesain memiliki dua lantai lengkap dengan area rooftop.

​Namun, rancangan tersebut direvisi dengan mempertimbangkan kondisi lapangan, status kepemilikan aset, hingga kemudahan perizinan. "Itu juga salah satu mitigasi dan proses perencanaan yang sebetulnya sudah kita antisipasi supaya project ini dapat direalisasikan di lapangan," ujar Sagita. 

​Filosofi Desain Lingkaran dan Ornamen Budaya
​Selain mengusung konsep ‘ruang bernapas’ dan menyediakan Galeri Sejarah yang menyajikan pemandangan langsung ke arah Patung Jenderal Sudirman, bentuk melingkar infrastruktur ini ternyata memiliki makna khusus. Desain lingkaran tersebut dikonsepkan agar selaras dengan berbagai elemen ruang publik dan bangunan ikonik di Jakarta.

​"Kalau melihat bangunan-bangunan atau ikon-ikon di Jakarta, mulai dari Bundaran Senayan, GBK (Gelora Bung Karno), hingga Bundaran HI, semuanya memiliki bentuk lingkaran. Jadi, pedestrian deck juga memiliki desain yang selaras," papar Agus. 

​Konsep melingkar ini juga konsisten dengan wajah baru ruang publik modern Jakarta lainnya, seperti Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Halte Integrasi CSW, Bundaran Patung Kuda, hingga Jakarta International Stadium (JIS).

Tahap Konstruksi Dimulai November 2026
​PT MRT Jakarta membuka peluang untuk menghadirkan unsur budaya lokal Betawi pada desain akhirnya. Tahap penyempurnaan estetika ini nantinya akan diserahkan kepada pihak kontraktor pemenang tender.

​"Ini baru basic design. Untuk desain final akan dikerjakan oleh kontraktor sesuai dengan peraturan yang berlaku. Jika memang diperlukan penempatan ornamen ikon Jakarta, tentu akan kami ikuti," jelas Agus.

​Dengan rampungnya basic design dan berjalannya proses tender, MRT Jakarta berharap kontraktor sudah dapat memulai tahap konstruksi (on board) pada November 2026. Proyek integrasi fasilitas pejalan kaki ini ditargetkan selesai sepenuhnya pada akhir tahun 2028.(chm)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer AC Milan: Bikin Rossoneri Gigit Jari, Wonderkid yang Gagal Dibeli Malah Kian Bersinar dan Harganya Melambung di Eropa

Bursa Transfer AC Milan: Bikin Rossoneri Gigit Jari, Wonderkid yang Gagal Dibeli Malah Kian Bersinar dan Harganya Melambung di Eropa

AC Milan bakal menyesal usai gagal merekrut Issa Doumbia pada bursa transfer musim panas lalu. Gelandang muda itu kini menjadi sorotan bersama Sporting CP.
Korupsi Dana Bencana Oknum BNPB, KPK: Barang Bukti Senilai Rp5,47 Miliar

Korupsi Dana Bencana Oknum BNPB, KPK: Barang Bukti Senilai Rp5,47 Miliar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menyita barang bukti senilai Rp5,47 miliar terkait dugaan korupsi penyelewengan dana siap pakai (DSP) di lingkungan ...
Stok BBM Nasional Dipastikan Aman, Pemerintah Fokus Perbaiki Jalur Pengiriman

Stok BBM Nasional Dipastikan Aman, Pemerintah Fokus Perbaiki Jalur Pengiriman

Pemerintah tengah menggenjot kelancaran penyaluran bahan bakar minyak (BBM) ke berbagai pelosok tanah air. 
Pimpin IJTI Bekasi Raya, Ahmad Nur Hidayat Tekankan Solidaritas dan Profesionalisme

Pimpin IJTI Bekasi Raya, Ahmad Nur Hidayat Tekankan Solidaritas dan Profesionalisme

Ahmad Nur Hidayat resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Koordinator Daerah (Korda) Bekasi Raya periode 2026-2029 dalam Muskorda II yang digelar di Kota Bekasi, Jumat (16/10). 
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Mantan Wartawan? Berharta Rp5,98 Miliar Saat OTT KPK

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Mantan Wartawan? Berharta Rp5,98 Miliar Saat OTT KPK

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo pernah menjadi reporter di salah satu televisi nasional sebelum berkarier di politik. LHKPN 2025 mencatat kekayaan Rp5,98M
Mudahnya Mengubah Saldo Emas Digital Menjadi Fisik Lewat ATM

Mudahnya Mengubah Saldo Emas Digital Menjadi Fisik Lewat ATM

PT Pegadaian (Persero) secara resmi memperkenalkan inovasi teranyarnya berupa Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Emas guna mempermudah masyarakat mengakses kepemilikan emas batangan dengan cepat dan praktis.

Trending

Bursa Transfer AC Milan: Bikin Rossoneri Gigit Jari, Wonderkid yang Gagal Dibeli Malah Kian Bersinar dan Harganya Melambung di Eropa

Bursa Transfer AC Milan: Bikin Rossoneri Gigit Jari, Wonderkid yang Gagal Dibeli Malah Kian Bersinar dan Harganya Melambung di Eropa

AC Milan bakal menyesal usai gagal merekrut Issa Doumbia pada bursa transfer musim panas lalu. Gelandang muda itu kini menjadi sorotan bersama Sporting CP.
Nasib Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Akhirnya Terjawab di Tengah Memanasnya Konflik Arab Saudi

Nasib Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Akhirnya Terjawab di Tengah Memanasnya Konflik Arab Saudi

Nasib Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 jadi sorotan usai konflik memanas di Arab Saudi. Panitia penyelenggara akhirnya buka suara soal jadwal turnamen itu.
Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Bakal Dapat Ratusan Miliar Jelang Piala Asia 2027, Ini Penyebabnya

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Bakal Dapat Ratusan Miliar Jelang Piala Asia 2027, Ini Penyebabnya

Timnas Indonesia mendapat kabar baik jelang tampil di ajang Piala Asia 2027. Induk organisasi sepak bola dunia, FIFA, berencana menggelontorkan dana bantuan.
Sudah di Tanah Air, Eks Juara Piala Swiss Ini Bisa Jadi Penerus Thom Haye Buat Timnas Indonesia Jika Selesai Dinaturalisasi

Sudah di Tanah Air, Eks Juara Piala Swiss Ini Bisa Jadi Penerus Thom Haye Buat Timnas Indonesia Jika Selesai Dinaturalisasi

Timnas Indonesia bisa memanggil salah satu gelandang keturunan yang pernah menjuarai kompetisi di Eropa untuk mengisi lini tengah.
Masih Bisa Lolos, Ini Hitung-hitungan Peluang Timnas Futsal Indonesia Susul Brasil ke Semifinal Copa das Nacoes de Futsal 2026 

Masih Bisa Lolos, Ini Hitung-hitungan Peluang Timnas Futsal Indonesia Susul Brasil ke Semifinal Copa das Nacoes de Futsal 2026 

Timnas Futsal Indonesia harus menelan kekalahan dengan skor 0-3 dari Brasil pada pertandingan pembuka mereka di Copa das Nacoes de Futsal 2026, Jumat (16/10/2026).
Media Vietnam Soroti Dugaan Kejanggalan FIFA ASEAN Cup 2026, tapi Tetap Akui Timnas Indonesia sebagai Juara: Garuda Menang Sesuai Aturan

Media Vietnam Soroti Dugaan Kejanggalan FIFA ASEAN Cup 2026, tapi Tetap Akui Timnas Indonesia sebagai Juara: Garuda Menang Sesuai Aturan

Gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 yang diraih Timnas Indonesia menjadi sorotan media Vietnam. Soha.vn membahas dugaan kejanggalan yang terjadi sepanjang turnamen.
Segera Garuda Calling? Media Vietnam Ungkap 10 Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Buat Piala Dunia 2030: Banyak Bintang Grade A Eropa!

Segera Garuda Calling? Media Vietnam Ungkap 10 Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Buat Piala Dunia 2030: Banyak Bintang Grade A Eropa!

Rumor penambahan pemain keturunan untuk Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2030 jadi sorotan media asing. Media Vietnam ulas sejumlah nama yang masuk radar.
Selengkapnya

Viral