News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok Norman Joesoef di Mata Akademisi hingga Komentar DPR, Dosen Unhan: Berpotensi Perkuat Sinergi Kebijakan

Balakangan ini mencuat soal isu mengenai Norman Joesoef, yang disebut-sebut akan menjadi Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) di media sosial. Sontak, kabar itu
Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:25 WIB
Sosok Norman Joesoef di Mata Akademisi, Dosen Unhan: Berpotensi Perkuat Sinergi Kebijakan
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Balakangan ini mencuat soal isu mengenai Norman Joesoef, yang disebut-sebut akan menjadi Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) di media sosial. Sontak, kabar itu menuai komentar akademisi hingga elite politik.

Dosen tetap Fakultas Teknologi Pertahanan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan) Ade Muhammad menilai, bahwa sosok Norman Joesoef dapat memberikan sinyal positif bagi penguatan sektor pertahanan nasional, khususnya dalam kaitannya dengan pembangunan sumber daya manusia, inovasi teknologi, dan transformasi industri pertahanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan kata dia, apabila isu tersebut benar dan nantinya ditetapkan secara resmi oleh Presiden, hal itu patut dipandang sebagai perkembangan yang positif. 

Meski demikian, ia menegaskan tetap menghormati proses konstitusional dan keputusan resmi pemerintah. Menurutnya, penunjukan Wakil Menteri Pertahanan merupakan kewenangan Presiden sesuai kebutuhan kabinet dan arah kebijakan strategis nasional.

Menurut Ade, kehadiran alumni Universitas Pertahanan pada posisi strategis pemerintahan akan menjadi sinyal positif bagi dunia pendidikan tinggi pertahanan. 

Hal itu menunjukkan bahwa investasi negara dalam pembangunan sumber daya manusia pertahanan mampu menghasilkan kader-kader yang berkontribusi pada level pengambilan kebijakan nasional.

"Apabila isu tersebut benar dan nantinya ditetapkan secara resmi oleh Presiden, maka saya sebagai mantan dosennya tentu merasa sangat gembira, bangga, dan memberikan dukungan. Namun demikian, saya tetap menghormati proses konstitusional dan keputusan resmi pemerintah," ujar Ade.

Ia menambahkan, langkah Presiden yang memberikan ruang kepada generasi muda merupakan hal yang patut diapresiasi. 

Dalam pandangannya, tata kelola pertahanan modern membutuhkan kombinasi antara kebijaksanaan generasi senior dan inovasi generasi muda agar kebijakan yang dihasilkan lebih adaptif terhadap ancaman strategis abad ke-21, mulai dari artificial intelligence, cyber defense, unmanned systems, ruang angkasa, hingga teknologi dual-use yang berkembang sangat cepat.

Lebih lanjut, Ade menilai penunjukan Norman Joesoef berpotensi membawa dampak positif bagi industri pertahanan dan teknologi pertahanan nasional. Dari pengalaman akademiknya, Norman dinilai memiliki keberanian berpikir strategis dan pendekatan systems thinking yang penting dalam pembangunan industri pertahanan jangka panjang.

"Indonesia membutuhkan pejabat publik yang memiliki kombinasi antara innovation dan tenacity, karena pembangunan industri pertahanan merupakan proses jangka panjang yang membutuhkan konsistensi lintas pemerintahan," jelasnya.

Selain itu, Ade menyoroti bahwa aktivitas Norman di sektor industri pertahanan selama ini telah membuka peluang kerja sama lebih luas dengan perusahaan pertahanan internasional, termasuk pembentukan joint venture dan investasi industri di Indonesia. 

Model seperti ini dinilai penting karena nilai tambah industri pertahanan tidak hanya berasal dari pembelian alutsista, tetapi juga dari transfer teknologi, pengembangan rantai pasok nasional, penciptaan lapangan kerja berteknologi tinggi, dan peningkatan kapasitas manufaktur dalam negeri.

Ia juga berharap, apabila diberi kesempatan berkontribusi dalam perumusan kebijakan, akan ada penguatan strategi transformasi industri pertahanan nasional, termasuk terhadap BUMN pertahanan, agar lebih profesional, sinergis, efisien, dan berbasis indikator kinerja.

Pada akhirnya, Ade menegaskan bahwa ukuran keberhasilan seorang Wakil Menteri Pertahanan tidak hanya terletak pada kemampuan melakukan pengadaan alutsista, tetapi juga pada keberhasilannya membangun ekosistem inovasi pertahanan nasional yang mampu memperkuat kemandirian industri, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menarik investasi teknologi tinggi, serta menghasilkan efek berganda bagi perekonomian nasional.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono pun merespons isu tersebut.

Menurutnya, penunjukan pejabat di kabinet adalah hak prerogatif presiden, sehingga terkait nama Wamenhan baru, Dave menilai, sebaiknya menunggu pengumuman resmi Presiden Prabowo Subianto.

"Penentuan susunan kabinet, termasuk apabila terdapat pengisian jabatan Wakil Menteri Pertahanan, merupakan hak prerogatif Presiden yang tentu harus dihormati," ucap Dave kepada wartawan, Jumat (7/8).

"Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi yang dapat dijadikan rujukan. Karena itu, menurut saya, publik sebaiknya menunggu penyampaian resmi dari Presiden agar tidak berkembang spekulasi," tambahnya.

Dave pun menegaskan, sosok Wamenhan yang baru harus lah seorang profesional yang paham akan isu pertahanan.

"Terlepas dari berbagai informasi yang beredar, saya memandang sektor pertahanan membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki integritas, kapasitas, serta pemahaman yang kuat terhadap tantangan pertahanan yang terus berkembang," tuturnya.

"Apabila pemerintah memandang perlu memperkuat organisasi melalui kehadiran figur profesional, tentu hal tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pertahanan negara," tambahnya.

Ia menilai, seorang yang menjabat Wamenhan harus bisa memberikan kontribusi di dalam modernisasi alutsista hingga kemandirian industri pertahanan dalam negeri.

"Bagi saya, yang paling penting bukan semata-mata siapa yang mengisi jabatan tersebut, melainkan bagaimana pejabat yang nantinya diberikan amanah mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat modernisasi alutsista, mendorong kemandirian industri pertahanan nasional, serta membangun sinergi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan," tambah Dave.

Dave pun menyebut akan berkomitmen membangun kemitraan yang konstruktif dengan Kementerian Pertahanan dalam mendukung penguatan kebijakan pertahanan nasional.

"Siapa pun yang nantinya dipercaya Presiden mengemban amanah tersebut, diharapkan dapat bekerja secara profesional, memiliki orientasi pada kepentingan nasional, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara," pungkasnya. (aag)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kok Bisa Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026 meski Ditahan Imbang Singapura?

Kok Bisa Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026 meski Ditahan Imbang Singapura?

Ekspetasi yang tinggi kini berujung pada kekecewaan mendalam. Namun, apa sebenarnya yang membuat laju Timnas Indonesia terhenti lebih awal di Piala AFF 2026?
Jalan Besar Jadi Saksi Bisu Gagalnya Skuad Garuda Mematuk Singa

Jalan Besar Jadi Saksi Bisu Gagalnya Skuad Garuda Mematuk Singa

Jalan Besar menjadi saksi bisu kegagalan Skuad Garuda mematuk Singa. Itu adalah nama stadion di Singapura yang menggelar pertandingan terakhir Grup A Piala AFF 2026, pada Jumat malam ini, 7 Agustus 2026, di mana Timnas Indonesia asuhan John Herdman bermain 1-1 dengan Singapura.
Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2: InfraNexia Jadi Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity

Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2: InfraNexia Jadi Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity

Seiring dengan tuntasnya proses Spin-Off InfraCo Tahap 1 yang mulai berlaku efektif sejak Januari 2026, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) kini semakin kokoh menjalankan operasionalnya. 
Terpopuler: Jika Hasil Imbang Singapura vs Timnas Indonesia, Link Video Viral "yang wes yang", hingga Dokter dan Nakes Penghujat Yurizal

Terpopuler: Jika Hasil Imbang Singapura vs Timnas Indonesia, Link Video Viral "yang wes yang", hingga Dokter dan Nakes Penghujat Yurizal

Mulai dari kabar soal Timnas Indonesia, link video viral "yang wes yang" di media sosial, hingga dokter dan nakes penghujat Yurizal. Berikut tiga terpopulernya.
Teuku Yudhistira: HUT ke-14 IWO Jadi Momen Berbuat untuk Generasi Cerdas

Teuku Yudhistira: HUT ke-14 IWO Jadi Momen Berbuat untuk Generasi Cerdas

Menjelang HUT ke-14, Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) menggandeng Muhammadiyah menggelar aksi sosial yang fokus pada upaya mencerdaskan generasi bangsa.
Klasemen Piala AFF 2026: Tahan Imbang Timnas Indonesia, Singapura Temani Vietnam ke Semifinal Sebagai Runner Up Grup A

Klasemen Piala AFF 2026: Tahan Imbang Timnas Indonesia, Singapura Temani Vietnam ke Semifinal Sebagai Runner Up Grup A

Klasemen Piala AFF 2026 setelah pertandingan terakhir di Grup A yang mempertemukan Timnas Indonesia menghadapi Singapura di Jalan Besar Stadium, Jumat 7 Agustus

Trending

Duel Timnas Indonesia vs Singapura Awalnya Bukan di Stadion Jalan Besar

Duel Timnas Indonesia vs Singapura Awalnya Bukan di Stadion Jalan Besar

Timnas Indonesia melawan Singapura pada Jumat malam ini, 7 Agustus 2026 di Stadion Jalan Besar. Namun, tahukah kamu kalau awalnya dijadwalkan berlangsung di Stadion Nasional Kallang?
Jika Hasil Singapura vs Timnas Indonesia di Fase Grup Piala AFF 2026 Imbang, Apa yang akan Terjadi?

Jika Hasil Singapura vs Timnas Indonesia di Fase Grup Piala AFF 2026 Imbang, Apa yang akan Terjadi?

Setelah kekalahan telak 0-3 dari Vietnam pada matchday sebelumnya, Timnas Indonesia berada dalam posisi terdesak dan kini mereka wajib menang melawan Singapura.
Beredar Diduga Curhatan Winda Lorenza ke Sahabat, Temukan Fakta Sebelum Mantan Istri Polisi di Medan Tewas

Beredar Diduga Curhatan Winda Lorenza ke Sahabat, Temukan Fakta Sebelum Mantan Istri Polisi di Medan Tewas

Sejumlah fakta baru kondisi sebelum Winda Lorenza Gowasa, mantan istri polisi, Bripka IH tewas muncul lewat tangkapan layar percakapan dengan sahabat viral.
Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Joko ajak seluruh pihak untuk tetap menghormati proses yang sedang berlangsung dan tidak berspekulasi sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi dari Mabes Polri.
Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin serta Kuasa Hukum Eks Ketua Yayasan, IWD, yakni Alhadid Endar Putra buka suara soal temuan 995 senjata airsoft gun di sebuah sekolah swasta, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Di balik kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menggegerkan Depok, muncul cerita dari tempat terakhir Saepul alias Saepullah (26) mencari nafkah.
Maia Estianty Soroti Kasus Yurizal Pasien BPJS, Ingatkan Nakes untuk Jaga Empati

Maia Estianty Soroti Kasus Yurizal Pasien BPJS, Ingatkan Nakes untuk Jaga Empati

Maia Estianty soroti kasus Yurizal pasien BPJS yang viral, ingatkan para nakes untuk jaga empati.
Selengkapnya

Viral