News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengapa Penonton Rela Mengirim Gift di TikTok Live? Data Ini Mengungkap Jawabannya

Pengamat industri kreator menilai bahwa keberhasilan memperoleh gift tidak hanya bergantung pada jumlah penonton, melainkan pada kualitas hubungan yang dibangun
Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:34 WIB
Ilustrasi TikTok
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Model bisnis kreator digital terus mengalami perubahan seiring berkembangnya platform live streaming. Salah satu fenomena yang semakin menonjol adalah ekonomi virtual berbasis gift digital, di mana kreator dapat memperoleh penghasilan tanpa menjual produk fisik, melainkan melalui hadiah virtual yang diberikan penonton selama siaran langsung.

Di Indonesia, TikTok Live menjadi salah satu platform yang memperlihatkan pertumbuhan pola konsumsi digital tersebut. Gift virtual bukan lagi sekadar fitur hiburan, tetapi telah menjadi bagian dari mekanisme ekonomi yang menghubungkan kreator, audiens, dan algoritma platform.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengamat industri kreator menilai bahwa keberhasilan memperoleh gift tidak hanya bergantung pada jumlah penonton, melainkan pada kualitas hubungan yang dibangun selama siaran. Interaksi personal, pengakuan terhadap audiens, hingga kemampuan menciptakan rasa kebersamaan dinilai berpengaruh terhadap keputusan penonton untuk memberikan dukungan finansial.

Bringsal Management, sebuah agensi yang bergerak di jaringan kreator (Creator Network), mengungkapkan bahwa data internal mereka menunjukkan faktor emosional memainkan peran penting dalam perilaku pemberian gift.

“Dari data kami, ditemukan bahwa pengakuan langsung dari host merupakan salah satu faktor terkuat yang meningkatkan kemauan penonton untuk memberi gift,” ujar Nurhamid dalam keterangannya, dikutip Sabtu (8/8/2026).

Menurutnya, host yang aktif menyapa nama penonton serta merespons komentar dengan cepat cenderung memperoleh dukungan yang lebih besar. Penonton merasa diakui dan dianggap sebagai bagian dari komunitas, sehingga keterlibatan mereka meningkat.

Fenomena tersebut memperlihatkan bahwa dalam ekonomi digital, perhatian dan interaksi dapat menjadi aset yang memiliki nilai ekonomi. Gift virtual pada akhirnya tidak semata-mata dipicu oleh hiburan, tetapi juga oleh hubungan sosial yang terbentuk antara kreator dan audiens.

Bringsal Management juga menerapkan pendekatan komunitas dalam pembinaan host. Salah satu prinsip yang ditekankan adalah menghindari ketergantungan pada segelintir penyumbang besar.

“Host yang sehat secara komunitas tidak bergantung pada satu atau dua big spender. Banyak penonton juga memberi gift kecil maupun sedang. Dukungannya tersebar dari banyak akun. Meski satu donor berhenti, performa live tetap stabil,” katanya.

Pendekatan tersebut dinilai lebih berkelanjutan karena sumber pendapatan berasal dari banyak pengguna, bukan hanya dari beberapa akun dengan kontribusi tinggi. Dalam jangka panjang, pola dukungan yang tersebar dianggap lebih tahan terhadap perubahan perilaku penonton.

Di sisi lain, loyalitas penonton menjadi komponen penting dalam ekonomi gift. Banyak penonton yang merasa menjadi bagian dari komunitas host, mengenal sesama penonton, hingga ikut mendukung target tertentu selama siaran berlangsung. Gift kemudian menjadi simbol partisipasi dan loyalitas terhadap komunitas tersebut.

Aspek lain yang mulai diperhatikan adalah pemanfaatan data dalam mengelola siaran. Agensi tersebut mengajarkan host membaca pola kunjungan penonton, termasuk waktu-waktu ketika keterlibatan audiens berada pada titik tertinggi.

“Pada titik ini, penonton yang masih bertahan biasanya sudah merasa lebih dekat dengan host. Mereka sudah memahami suasana live. Jadi, rasa ingin mendukung host mulai muncul,” ungkap Nurhamid.

Momen yang disebut sebagai “golden moment”, yakni sekitar menit ke-20 hingga ke-40 siaran, dianggap sebagai periode ketika peluang pemberian gift meningkat karena hubungan antara host dan penonton sudah mulai terbentuk.

Budaya gift di TikTok Live juga dinilai memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan platform media sosial lain. Algoritma TikTok lebih mudah mempertemukan kreator dengan penonton baru, sementara ritme interaksi berlangsung cepat dan intens, sehingga budaya pemberian gift berkembang lebih kuat.

Meski demikian, pelaku industri kreator juga mulai menaruh perhatian pada aspek etika. Host didorong untuk membangun komunitas secara organik dan menghindari praktik yang menyesatkan atau memanipulasi emosi penonton demi memperoleh gift.

Nurhamid menilai bahwa keberlanjutan ekonomi virtual bergantung pada kepercayaan yang dibangun antara kreator dan audiens.

“Pendekatan sehat dalam live streaming pada akhirnya akan menciptakan ekosistem yang menguntungkan semua pihak. Host dapat penghasilan layak, penonton dapat hiburan berkualitas. Baru komunitas sehat bisa dibentuk, dan ekonomi virtual gift pun jadi berkelanjutan,” pungkasnya. (cmi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pajak Marketplace Mundur ke November 2026, DJP Sebut Uang Pedagang Online yang Sudah Dipungut akan Dikembalikan

Pajak Marketplace Mundur ke November 2026, DJP Sebut Uang Pedagang Online yang Sudah Dipungut akan Dikembalikan

DJP umumkan pemungutan PPh Pasal 22 bagi pedagang online di marketplace ditunda hingga 1 November 2026. Pemungutan pajak ini ditunda tanpa mengubah substansi kebijakannya.
Stadion Kosong, Kota Bergemuruh: Nobar jadi Wajah Hiburan Rakyat di Final Piala Presiden 2026

Stadion Kosong, Kota Bergemuruh: Nobar jadi Wajah Hiburan Rakyat di Final Piala Presiden 2026

Meski laga digelar tanpa penonton langsung di Bali, nobar di puluhan titik Bandung dan Surabaya buktikan sepak bola tetap jadi hiburan rakyat yang menyatukan.
Indonesia Beauty Entrepreneur Legacy Awards 2026 Digelar di Jiexpo Kemayoran, Peserta dari 4 Negara Adu Karya PMU

Indonesia Beauty Entrepreneur Legacy Awards 2026 Digelar di Jiexpo Kemayoran, Peserta dari 4 Negara Adu Karya PMU

Indonesia Beauty Entrepreneur Legacy Awards 2026 digelar di Jiexpo Kemayoran, diikuti peserta dari Indonesia hingga Malaysia, Taiwan, dan Thailand dalam kompetisi PMU.
Hasil AC Milan Vs Chelsea, Sabtu 8 Agustus: The Blues Hajar Rossoneri Tiga Gol Tanpa Balas di Stadion Gelora Bung Karno

Hasil AC Milan Vs Chelsea, Sabtu 8 Agustus: The Blues Hajar Rossoneri Tiga Gol Tanpa Balas di Stadion Gelora Bung Karno

Hasil AC Milan Vs Chelsea, pertandingan pramusim yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Indonesia pada Sabtu 8 Agustus.
Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta, Tim DVI Polri Diterjunkan untuk Antisipasi Identifikasi Korban

Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta, Tim DVI Polri Diterjunkan untuk Antisipasi Identifikasi Korban

Biddokkes Polda Metro Jaya menerjunkan Tim Kesehatan Lapangan (Keslap) dan Tim Disaster Victim Identification (DVI) dalam penanganan kebakaran di Gedung Bapenda Jakarta.
Purbaya dan Teddy Indra Jaya Jadi Dua Menteri Terbaik Versi Survei IPO

Purbaya dan Teddy Indra Jaya Jadi Dua Menteri Terbaik Versi Survei IPO

Hasil survei itu disampaikan langsung Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah dalam rilis hasil survei dalam konferensi pers di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta

Trending

Festival Bedhayan VI Digelar di Jakarta, Hadirkan 16 Kelompok Tari dari Berbagai Daerah

Festival Bedhayan VI Digelar di Jakarta, Hadirkan 16 Kelompok Tari dari Berbagai Daerah

Festival Bedhayan VI digelar di Gedung Kesenian Jakarta, Sabtu (8/8/2026) dengan mengangkat tema Memayu Hayuning Bawana.
Detik-detik Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Diduga Narkotika di Perairan Bintan

Detik-detik Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Diduga Narkotika di Perairan Bintan

Penyelundupan narkoba tersebut dilakukan oleh KRI Kerambit-627, unsur Guspurla Koarmada I, terhadap MV King Sun berbendera Tanzania. 
Komentar John Herdman soal Keputusan Aneh Wasit Laga Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026: Percuma Bahas Itu

Komentar John Herdman soal Keputusan Aneh Wasit Laga Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026: Percuma Bahas Itu

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, buka suara setelah Garuda gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Ia memilih tidak memperpanjang kontroversi wasit.
Berlinang Air Mata, Istri Korban Begal Curhat ke KDM: Dia Abis Shalat Tahajud

Berlinang Air Mata, Istri Korban Begal Curhat ke KDM: Dia Abis Shalat Tahajud

Heboh beberapa waktu lalu, seorang pria meninggal dunia setelah menjadi korban begal. Istri korban pun diundang KDM untuk menjelaskan kronologinya.
Gedung Bapenda DKI Kebakaran, Pramono Angkat Bicara soal Nasib Data Perpajakan Jakarta

Gedung Bapenda DKI Kebakaran, Pramono Angkat Bicara soal Nasib Data Perpajakan Jakarta

Gubernur Pramono Anung menyartakan penyebab kebakaran gadung Bapenda Dki masih diselidiki. Pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengetahui hasil investigasi.
Keputusan Aneh Wasit di Balik Kegagalan Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF 2026, Untungkan Singapura dan Rugikan Garuda

Keputusan Aneh Wasit di Balik Kegagalan Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF 2026, Untungkan Singapura dan Rugikan Garuda

Timnas Indonesia mengubur ambisi ke semifinal Piala AFF 2026 setelah imbang 1-1 lawan Singapura. Keputusan wasit Abdullah Salim Khalfan Al Amouri jadi sorotan.
Keputusan Erick Thohir setelah Timnas Indonesia Gagal Lolos Semifinal Piala AFF 2026: Skuad John Herdman Dievaluasi

Keputusan Erick Thohir setelah Timnas Indonesia Gagal Lolos Semifinal Piala AFF 2026: Skuad John Herdman Dievaluasi

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bakal melancarkan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Timnas Indonesia di ajang ASEAN Championship alias Piala AFF 2026
Selengkapnya

Viral