News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bursa Caketum PBNU, Abdul Hakim Mahfudz Tegaskan Siap Jika Ditugaskan

KH Abdul Hakim Mahfudz menyatakan siap menjalankan amanah apabila mendapatkan tugas untuk maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:05 WIB
KH Abdul Hakim Mahfudz
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - KH Abdul Hakim Mahfudz menyatakan siap menjalankan amanah apabila mendapatkan tugas untuk maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Pernyataan tersebut disampaikan Abdul Hakim Mahfudz saat menghadiri kegiatan silaturahmi bersama sejumlah pengurus cabang Nahdlatul Ulama (NU) dari berbagai daerah di Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, kegiatan silaturahmi merupakan bagian dari tradisi NU yang selama ini menjadi ruang untuk mempererat hubungan sekaligus berdiskusi mengenai berbagai hal terkait organisasi dan kehidupan masyarakat.

“Sore ini kami silaturahmi. Setelah tadi siang ada acara mendengarkan PBNU mengenai Qanun Asasi dan ini masih banyak dari PC-PC seluruh Indonesia. Kita berkumpul secara silaturahmi. Ini tradisi NU, silaturahmi, berdiskusi,” ujar Abdul Hakim.

Ia mengatakan, pertemuan tersebut juga menjadi momentum bagi pengurus NU dari berbagai daerah yang sedang berada di Jakarta untuk saling bertemu dan memperkuat komunikasi.

Abdul Hakim menilai, silaturahmi dan diskusi menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan perjuangan NU. Ia berharap pertemuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi seluruh pihak yang hadir.

Ditanya mengenai kesiapan jika mendapatkan amanah untuk maju dalam bursa calon Ketua Umum PBNU, Abdul Hakim menegaskan bahwa dirinya siap menjalankan tugas organisasi di posisi mana pun.

“Jadi kita berkhidmat di NU itu mau di posisi mana pun, kita bisa berkhidmat. Yang jadi pertimbangan itu bagaimana kita berkhidmat untuk menjadikan masyarakat lebih berkat,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pengabdian di NU bukan semata-mata mengenai posisi atau jabatan. Menurutnya, yang paling penting adalah bagaimana setiap kader dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta meneruskan nilai-nilai kebaikan yang diwariskan para pendahulu NU.

“Pesan-pesan dari para ashab, pesan dari para leluhur. Menyemaikan kebaikan di mana pun kita berada. Mudah-mudahan nanti semuanya juga sama. Nggak perlu kita untuk mengharapkan kebaikan itu. Sama-sama kita berkhidmat di NU ini,” ujarnya.

Ketika kembali ditanya mengenai kesiapannya jika mendapat penugasan untuk maju, Abdul Hakim menjawab singkat dan tegas.

“Siap. Siap. Lah wong sudah ditugaskan ya harus siap, kan,” katanya.

Pernyataan tersebut menegaskan sikap Abdul Hakim yang membuka diri terhadap amanah organisasi, termasuk apabila dipercaya untuk maju dalam kontestasi Ketua Umum PBNU.

Meski demikian, Abdul Hakim tetap menempatkan prinsip khidmah atau pengabdian kepada NU sebagai pertimbangan utama. Ia menilai, posisi apa pun dalam organisasi harus dijalankan dengan tujuan memberikan manfaat dan membawa keberkahan bagi masyarakat.

Dukungan terhadap Abdul Hakim Mahfudz untuk maju sebagai calon Ketua Umum PBNU disebut datang dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur. KH Abdul Matin Jawahir mengatakan, keputusan tersebut bukan berangkat dari ambisi pribadi Abdul Hakim untuk menduduki posisi Ketua Umum PBNU. 

“Sedikit saya sampaikan, saat saya minta waktu di Lampung, beliau masih menolak untuk menjadi calon ketua umum,” ujar KH Abdul Matin Jawahir.

Menurutnya, Abdul Hakim pada awalnya tidak menghendaki posisi tersebut. Namun, setelah mendapatkan penugasan dan dukungan dari NU Jawa Timur, ia akhirnya bersedia menjalankan amanah tersebut. Sikap itu dinilai menunjukkan bahwa pencalonan Abdul Hakim lebih didasari semangat khidmah dan kesiapan menjalankan amanah organisasi daripada kepentingan pribadi.

KH Abdul Matin Jawahir menegaskan, semangat yang dibawa dalam pencalonan tersebut adalah mewujudkan NU yang teduh, mengedepankan persatuan, serta menghindari dinamika organisasi yang berujung pada kegaduhan.

“NU teduh tanpa gaduh,” tegas KH Abdul Matin Jawahir.(chm)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ahli Ungkap Penyebab Kulit Sensitif Semakin Banyak Dikeluhkan

Ahli Ungkap Penyebab Kulit Sensitif Semakin Banyak Dikeluhkan

Keluhan kulit sensitif semakin sering menjadi perhatian, terutama di tengah cuaca yang berubah-ubah, paparan polusi, penggunaan pendingin ruangan, hingga tingginya aktivitas harian.
Antisipasi Begal, 350 Personel Polisi Dikerahkan

Antisipasi Begal, 350 Personel Polisi Dikerahkan

Mengantisipasi aksi begal dan gangguan keamanan pada malam akhir pekan, Polresta Bandung bersama TNI dan Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengerahkan sekitar 350 personel dalam patroli gabungan skala besar.
Seluruh Pintu Masuk Wisata Bromo Ditutup Akibat Kebakaran Hutan

Seluruh Pintu Masuk Wisata Bromo Ditutup Akibat Kebakaran Hutan

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengumumkan penutupan secara total seluruh akses kunjungan wisata ke kawasan Gunung Bromo di Jawa Timur.
Pentingnya Kontrak dan Kesepakatan Awal untuk Hindari Sengketa Industri Event

Pentingnya Kontrak dan Kesepakatan Awal untuk Hindari Sengketa Industri Event

Seminar hukum bertajuk “Ketika Event Gagal, Siapa yang Bertanggung Jawab?” digelar PT Seaquaes Park Indonesia di Kuningan, Jakarta Selatan, pada Jumat (7/8).
Chelsea Hajar AC Milan 3-0, Xabi Alonso Ungkap Kesan Mendalam soal Atmosfer Satdion Gelora Bung Karno

Chelsea Hajar AC Milan 3-0, Xabi Alonso Ungkap Kesan Mendalam soal Atmosfer Satdion Gelora Bung Karno

Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, dibuat terpukau dengan atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, saat menghadapi AC Milan.
Mengenal Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Bikin Raksasa Pertahanan Dunia Kepincut Indonesia

Mengenal Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Bikin Raksasa Pertahanan Dunia Kepincut Indonesia

Walau masih muda Norman Joesoef bukanlah sosok baru di dunia pertahanan. Sejak mendirikan Republikorp pada 2013, ia mengusung visi besar membangun industri per-

Trending

Ahli Ungkap Penyebab Kulit Sensitif Semakin Banyak Dikeluhkan

Ahli Ungkap Penyebab Kulit Sensitif Semakin Banyak Dikeluhkan

Keluhan kulit sensitif semakin sering menjadi perhatian, terutama di tengah cuaca yang berubah-ubah, paparan polusi, penggunaan pendingin ruangan, hingga tingginya aktivitas harian.
Seluruh Pintu Masuk Wisata Bromo Ditutup Akibat Kebakaran Hutan

Seluruh Pintu Masuk Wisata Bromo Ditutup Akibat Kebakaran Hutan

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengumumkan penutupan secara total seluruh akses kunjungan wisata ke kawasan Gunung Bromo di Jawa Timur.
Antisipasi Begal, 350 Personel Polisi Dikerahkan

Antisipasi Begal, 350 Personel Polisi Dikerahkan

Mengantisipasi aksi begal dan gangguan keamanan pada malam akhir pekan, Polresta Bandung bersama TNI dan Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengerahkan sekitar 350 personel dalam patroli gabungan skala besar.
Indonesia Beauty Entrepreneur Legacy Awards 2026 Digelar di Jiexpo Kemayoran, Peserta dari 4 Negara Adu Karya PMU

Indonesia Beauty Entrepreneur Legacy Awards 2026 Digelar di Jiexpo Kemayoran, Peserta dari 4 Negara Adu Karya PMU

Indonesia Beauty Entrepreneur Legacy Awards 2026 digelar di Jiexpo Kemayoran, diikuti peserta dari Indonesia hingga Malaysia, Taiwan, dan Thailand dalam kompetisi PMU.
Festival Bedhayan VI Digelar di Jakarta, Hadirkan 16 Kelompok Tari dari Berbagai Daerah

Festival Bedhayan VI Digelar di Jakarta, Hadirkan 16 Kelompok Tari dari Berbagai Daerah

Festival Bedhayan VI digelar di Gedung Kesenian Jakarta, Sabtu (8/8/2026) dengan mengangkat tema Memayu Hayuning Bawana.
Detik-detik Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Diduga Narkotika di Perairan Bintan

Detik-detik Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Diduga Narkotika di Perairan Bintan

Penyelundupan narkoba tersebut dilakukan oleh KRI Kerambit-627, unsur Guspurla Koarmada I, terhadap MV King Sun berbendera Tanzania. 
Komentar John Herdman soal Keputusan Aneh Wasit Laga Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026: Percuma Bahas Itu

Komentar John Herdman soal Keputusan Aneh Wasit Laga Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026: Percuma Bahas Itu

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, buka suara setelah Garuda gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Ia memilih tidak memperpanjang kontroversi wasit.
Selengkapnya

Viral