News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Bintang Timnas Indonesia Minta Maaf Usai Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026

Marc Klok dan Mitchell Baker menyampaikan penyesalan setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Keduanya mengakui kekecewaan tersebut.
Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:43 WIB
Marc Klok di Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @marcklok

tvOnenews.com - Dua pemain penting Timnas Indonesia, Marc Klok dan Mitchell Baker, menyampaikan penyesalan setelah skuad Garuda gagal melangkah ke semifinal Piala AFF 2026.

Kegagalan tersebut menjadi pukulan bagi Timnas Indonesia yang datang dengan ekspektasi tinggi. Skuad asuhan John Herdman harus mengubur ambisi menjadi juara setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada laga terakhir Grup A, Jumat (7/8/2026) malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil imbang tersebut bertahan hingga peluit akhir. Singapura pun merayakan keberhasilan mengamankan tiket semifinal, sedangkan Indonesia harus mengakhiri kiprahnya di fase grup.

Pemain Timnas Indonesia, Mitchell Baker saat melakukan selebrasi ala Erling Haaland di Piala AFF 2026
Pemain Timnas Indonesia, Mitchell Baker saat melakukan selebrasi ala Erling Haaland di Piala AFF 2026
Sumber :
  • Instagram/timnasindonesia

Timnas Indonesia finis di posisi ketiga Grup A dengan koleksi tujuh poin dari empat pertandingan. Singapura berada satu tingkat di atasnya dengan delapan poin, sementara Vietnam memastikan diri sebagai juara grup setelah mengalahkan Kamboja 3-1 dan mengumpulkan 10 poin.

Kegagalan ini membuat Timnas Indonesia kembali gagal melangkah jauh di turnamen Asia Tenggara tersebut. Sepanjang keikutsertaannya di Piala AFF, termasuk era Piala Mitsubishi Electric Cup dan ASEAN Championship, Indonesia tercatat enam kali terhenti di fase grup.

Pernyataan Marc Klok 

Marc Klok menjadi salah satu pemain yang mengungkapkan perasaannya setelah kegagalan tersebut.

Gelandang Timnas Indonesia itu mengakui bahwa tersingkirnya skuad Garuda terasa sangat menyakitkan. Namun, ia menegaskan bahwa perjuangan tim belum berakhir.

"Ini menyakitkan. Sungguh, rasanya sangat menyakitkan," tulisnya dalam unggahan foto hitam putih di akun Instagram pribadinya.

Turnamen dan trofi ini tidak pernah hanya tentang kami. Ini tentang kalian semua dan generasi berikutnya. Tentang membuktikan bahwa segala sesuatu mungkin terjadi ketika kalian mempercayainya dan bekerja keras untuk mewujudkannya.

Kami tersingkir. Dan sekali lagi, kami gagal mengangkat trofi itu."

Timnas Indonesia memang mengawali turnamen dengan hasil positif. Skuad Garuda berhasil meraih kemenangan atas Kamboja dan Timor Leste.

Namun, kekalahan 0-3 dari Vietnam kemudian hasil imbang 1-1 melawan Singapura membuat Indonesia harus puas mengakhiri perjalanan di fase grup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klok mengakui bahwa seluruh anggota tim telah memberikan kemampuan terbaik mereka.

"Kami sudah memberikan segalanya. Setiap orang dari kami. Semua anggota tim, baik pemain maupun staf. Tidak ada lagi yang tersisa. Namun, itu tetap belum cukup."

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Datangkan Nicolo Bulega untuk MotoGP 22027, VR46 yakin Rider Ducati di WSBK itu Bisa Cepat Beradaptasi

Datangkan Nicolo Bulega untuk MotoGP 22027, VR46 yakin Rider Ducati di WSBK itu Bisa Cepat Beradaptasi

Pertamina Enduro VR46, resmi mengumumkan rider Ducati di WorldSBK yakni Nicolo Bulega, akan menjadi salah satu pembalap mereka di MotoGP musim depan.
Sosok Gilberto 'Gibo' Teodoro Jr : Bos Tambang, Mantan Menteri Terkaya yang Punya Paspor Eropa

Sosok Gilberto 'Gibo' Teodoro Jr : Bos Tambang, Mantan Menteri Terkaya yang Punya Paspor Eropa

Setelah usai menjabat Menteri Pertahanan di masa Presiden Arroyo Macapagal, Gibo Teodoro kejatuhan durian runtuh
Polisi Tutup Lokasi Tambang Emas Lawang Tua, Pasca 3 Penambang Tewas Tertimpa Runtuhan

Polisi Tutup Lokasi Tambang Emas Lawang Tua, Pasca 3 Penambang Tewas Tertimpa Runtuhan

Tragedi maut terjadi di kawasan tambang emas rakyat Lawang Tua, Desa Lantung, Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat,
Sebelum Pergi, Fajar Sahrudin Tinggalkan Donasi Rp40 Juta untuk Mereka yang Membutuhkan

Sebelum Pergi, Fajar Sahrudin Tinggalkan Donasi Rp40 Juta untuk Mereka yang Membutuhkan

Fajar Sahrudin meninggalkan pesan tentang kepedulian sebelum meninggal. Ia tercatat mendonasikan total Rp40 juta kepada sejumlah organisasi dan komunitas
Karhutla Masih Terjadi, Andrew Kalaweit Ungkap Lokasi di Kalteng, Ada Tambang Emas Ilegal

Karhutla Masih Terjadi, Andrew Kalaweit Ungkap Lokasi di Kalteng, Ada Tambang Emas Ilegal

Karhutla masih terjadi di Kalteng, Andrew Kalaweit ungkap lokasi dan temuan Tambang Emas Ilegal dari foto drone di jalur Palangkaraya-Muarateweh.
CPNS 2026 Belum Dibuka, Cek Syarat Umum dan Formasi yang Sudah Tersedia

CPNS 2026 Belum Dibuka, Cek Syarat Umum dan Formasi yang Sudah Tersedia

Pendaftaran CPNS 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat umum, dokumen, materi SKD, serta informasi formasi sekolah kedinasan.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Jumat, 11 September 2026, diprediksi menjadi hari yang cukup menarik bagi sejumlah zodiak dalam urusan finansial. Siapa saja yang bakal berlimpah cuan besok?
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral