GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta Mencengangkan Rekonstruksi Tabrak Lari Aiptu Asep Suhara di Bandung: Pengemudi Oknum TNI Mabuk, Mobil Melompat Hingga Korban Terseret

Polrestabes Bandung menggelar rekonstruksi ulang kasus maut tabrak lari yang menewaskan anggota Sabhara Polrestabes Bandung Aiptu Asep Suhara, di Jalan Merdeka,
Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:13 WIB
Aiptu Asep Suhara Anggota Polrestabes Bandung Meninggal Dunia Jadi Korban Tabrak Lari Civic Hitam
Sumber :
  • Cepi Kurnia/tvOne

tvOnenews.com – Polrestabes Bandung menggelar rekonstruksi ulang kasus maut tabrak lari yang menewaskan anggota Sabhara Polrestabes Bandung Aiptu Asep Suhara, di Jalan Merdeka, Kota Bandung, Jumat (14/8/2026).

Dalam rekonstruksi tersebut, penyidik menghadirkan tersangka utama pengemudi mobil berinisial A serta dua orang saksi dari oknum anggota TNI yakni Prada A dan Prada V.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Total sebanyak 38 adegan diperagakan secara mendetail untuk mengungkap kronologi utuh peristiwa berdarah tersebut.

Polisi melakukan rekonstruksi kasus tabrak lari yang menewaskan anggota Sabhara Polrestabes Bandung, Aiptu Asep Suhara, Jumat (14/8/2026).
Polisi melakukan rekonstruksi kasus tabrak lari yang menewaskan anggota Sabhara Polrestabes Bandung, Aiptu Asep Suhara, Jumat (14/8/2026).
Sumber :
  • Cepi Kurnia/tvOne

Rangkaian adegan dimulai dari momen saat pelaku dan dua saksi mengonsumsi minuman keras di Kedai Simpang Lima, hingga berakhir di indekos milik pelaku di kawasan Jalan Gatot Subroto.

Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Hudi Arif mengonfirmasi bahwa seluruh rangkaian proses rekonstruksi berjalan aman dan lancar.

"Saat ini kami akan menyusun berita acara rekonstruksinya. Tadi kami laksanakan 38 adegan," kata AKBP Hudi Arif kepada wartawan.

Dari hasil rekonstruksi di lapangan, terkuak sejumlah fakta mengerikan. Mobil yang dikemudikan tersangka A terbukti melaju sangat kencang dengan kecepatan di atas 65 km/jam saat melintasi rel kereta api.

Kondisi jalan yang tidak rata membuat kendaraan roda empat tersebut sempat melompat sebelum akhirnya menghantam sepeda motor yang dikendarai korban.

"Kendaraan dengan kecepatan tinggi ditambah jalan tak rata, membuat mobil sempat melompat," ungkap Hudi.

Nahas, hantaman keras tersebut membuat korban bersama sepeda motornya terseret hingga menyebabkan Aiptu Asep gugur seketika di lokasi kejadian (TKP).

Status WA terakhir Aiptu Asep Suhara anggota Polrestabes Bandung
Status WA terakhir Aiptu Asep Suhara anggota Polrestabes Bandung
Sumber :
  • Instagram/manangsoebeti_official

Penyidik juga tidak menemukan adanya upaya pengereman yang dilakukan oleh pelaku saat tabrakan terjadi.

"Dilihat dari rekonstruksi tadi memang pengereman saat kejadian tak ada. Semuanya dalam kecepatan tinggi kendaraannya," tegasnya.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Minggu (9/8/2026) dini hari. Saat itu, Aiptu Asep Suhara dalam perjalanan pulang usai menunaikan tugas patroli malam.

Tiba-tiba, dari arah belakang mobil yang dikendarai pelaku A melaju tancap gas dan langsung menabrak motor korban dari belakang.

Di dalam mobil tersebut, tersangka A tidak sendiri. Ia memboyong dua rekannya yang merupakan anggota TNI, Prada A dan Prada V.

Ketiganya berkendara di bawah pengaruh alkohol berat sehingga mengaku tak sadar telah merenggut nyawa seorang anggota polisi.

Atas tindakan mautnya, tersangka A kini terancam hukuman berat. Penyidik menjerat pelaku dengan Pasal 311 ayat 5 dan Pasal 312 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), serta Pasal 105 huruf a dan Pasal 106 ayat 1, dengan ancaman kurungan penjara maksimal 12 tahun.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Istana soal Gempa Guncang Flores NTT, Mensesneg Beberkan Langkah Darurat Pemerintah Pusat

Respons Istana soal Gempa Guncang Flores NTT, Mensesneg Beberkan Langkah Darurat Pemerintah Pusat

Pemerintah pusat kebut penanganan pascagempa di Flores, NTT, dengan fokus pada evakuasi, penyelamatan korban, mitigasi, dan bantuan bagi warga terdampak bencana.
Apa Itu Desil dan Cara Ceknya Supaya Bisa Beli Pertalite

Apa Itu Desil dan Cara Ceknya Supaya Bisa Beli Pertalite

Pemerintah secara serius tengah mematangkan skema pembatasan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite. Hanya desil tertentu yang boleh ...
Menguak Tabir Misteri Tewasnya Sutrimo,  Kuasa Hukum: Dugaan Megang Terakhir HP Sutrimo Itu Febrio

Menguak Tabir Misteri Tewasnya Sutrimo,  Kuasa Hukum: Dugaan Megang Terakhir HP Sutrimo Itu Febrio

Pihak keluarga masih menguak tabir misteri tewasnya kepala rumah tangga (Karungga) eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sutrimo. Pasalnya, diduga ada kejanggalan
Calvin Verdonk Langsung Dihadapkan dengan PSG, Bek Timnas Indonesia Hadapi Ujian Berat di Ligue 1

Calvin Verdonk Langsung Dihadapkan dengan PSG, Bek Timnas Indonesia Hadapi Ujian Berat di Ligue 1

Calvin Verdonk bakal menghadapi ujian berat bersama Lille di Ligue 1 2026/2027. Setelah melawan Angers, Lille langsung ditantang PSG sang juara Eropa.
Pemerintah Matangkan Skema Insentif 1 Juta Motor Listrik, Airlangga Pastikan Anggaran Tersedia

Pemerintah Matangkan Skema Insentif 1 Juta Motor Listrik, Airlangga Pastikan Anggaran Tersedia

Pemerintah sedang mematangkan skema insentif untuk target satu juta unit motor listrik. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut
Kabar Duka Saddil Ramdani, Rumah Orang Tuanya di Muna Barat Ludes Terbakar saat sang Pemain Menuju Bali

Kabar Duka Saddil Ramdani, Rumah Orang Tuanya di Muna Barat Ludes Terbakar saat sang Pemain Menuju Bali

Rumah orang tua Saddil Ramdani di Muna Barat ludes terbakar saat sang pemain menuju Bali untuk gabung Persib. Saddil pun meminta doa untuk keluarganya.

Trending

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Media sosial dihebohkan dengan berbagai foto dan video, memperlihatkan kondisi setelah gempa di NTT.
4 Zodiak Diprediksi Dapat Hadiah Menarik Akhir Agustus 2026: Bisa Datang dari Orang Terdekat

4 Zodiak Diprediksi Dapat Hadiah Menarik Akhir Agustus 2026: Bisa Datang dari Orang Terdekat

Berikut 4 zodiak yang diprediksi dapat hadiah menarik akhir Agustus 2026: Bisa datang dari orang terdekat.
Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah NTT, khususnya Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (15/8) dini hari, menuai reaksi maksyarakat
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko tegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat pascagempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Flores
Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Tersangka yang merupakan pengemudi mobil inisial A dan dua orang saksi dari TNI, yakni Prada A dan Prada V hadir. Sebanyak 38 adegan diperagakan.
Berkah Buat Timnas Indonesia? Menerka Dampak Wacana Presiden Prabowo soal Kewarganegaraan Ganda

Berkah Buat Timnas Indonesia? Menerka Dampak Wacana Presiden Prabowo soal Kewarganegaraan Ganda

Wacana kewarganegaraan ganda terbatas di Indonesia berpotensi bawa perubahan bagi sepak bola nasional. Jika diterapkan, Timnas Indonesia bisa mendapat berkah.
Selengkapnya

Viral