Viral Wanita Berkaus Hijau Bikin Gaduh di KRL, Teriak hingga Pukul Penumpang, KAI Ambil Tindakan Tegas
- Gambar ilustrasi AI / Gemini
tvOnenews.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita berkaus hijau membuat gaduh di dalam Kereta Rel Listrik (KRL) mendadak viral di media sosial.
Bukan sekadar bersuara keras, wanita tersebut disebut berteriak, memaki penumpang lain, bahkan sempat melakukan pemukulan hingga membuat suasana perjalanan menjadi tidak nyaman.
Peristiwa itu terjadi saat KRL relasi Kampung Bandan-Cikarang melaju pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 11.45 WIB.
Dalam video yang kemudian beredar luas, wanita tersebut terlihat duduk dengan jarak cukup jauh dari pengguna KRL lainnya.
Sejumlah penumpang disebut terganggu karena perilakunya selama perjalanan, hingga akhirnya petugas keamanan turun tangan.
Video Viral, Penumpang Disebut Sempat Dipukul
Kejadian tersebut pertama kali ramai setelah salah satu korban mengunggah pengalamannya ke media sosial. Berdasarkan keterangan yang beredar, wanita berkaus hijau itu beberapa kali memarahi penumpang yang dinilai mengganggu kenyamanannya.
Dalam video yang beredar pada Minggu (16/8/2026), wanita tersebut tampak duduk sendirian dengan ruang yang cukup lebar di sekitarnya. Berdasarkan cerita pengunggah, kondisi itu disebut terjadi karena wanita tersebut tidak mengizinkan penumpang lain duduk terlalu dekat dengannya.
Selain melontarkan makian dan ancaman secara verbal, wanita tersebut juga disebut melakukan tindakan fisik terhadap pengguna KRL. Dalam unggahan tersebut, ia digambarkan sempat berada dalam kondisi seperti setengah sadar dan melakukan sesuatu pada bagian hidungnya.
Namun, informasi mengenai kondisi tersebut berasal dari keterangan pengguna media sosial dan bukan penjelasan resmi KAI Commuter.
KAI Commuter Benarkan Insiden di Dalam KRL
KAI Commuter kemudian memberikan klarifikasi mengenai kejadian tersebut. Public Relations Manager KAI Commuter Leza Arlan membenarkan bahwa insiden itu terjadi di KRL relasi Kampung Bandan-Cikarang pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 11.45 WIB.
Leza mengatakan pengguna yang membuat gaduh tersebut terindikasi mengalami stres.
"Pengguna yang membuat gaduh tersebut terindikasi stress," kata Leza.
Ia juga membenarkan adanya tindakan yang mengganggu kenyamanan pengguna lain. Tidak hanya berteriak, wanita tersebut disebut sempat melakukan pemukulan terhadap penumpang.
"Sempat teriak-teriak dan memukul tangan pengguna lain," jelas Leza.
Load more