Freeport Lakukan Pengembangan Tambang Bawah Tanah Kucing Liar
- Istimewa
tvOnenews.com - Perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-81 digelar di halaman sport hall PTFI Tembagapura. Presiden Direktur PTFI Tony Wenas bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Dalam amanatnya, Tony Wenas mengatakan bahwa Freeport Indonesia mengusung tema One Freeport, dari Lokasi-lokasi yang berbeda mulai dari Tembagapura, Kuala Kencana, Nabire, Jakarta, dan Gresik.
Di tengah proses pemulihan saat ini Freeport sedang melakukan pengembangan terhadap tambang Bawah tanah Kucing Liar. Nantinya tambang ini akan menjadi salah satu sumber produksi utama perusahaan. Investasi Pengembangan tambah bawah tanah ini telah menghabiskan Rp25 triliun dan secara keseluruhan akan mencapai Rp72 triliun.
Tambang ini diproyeksikan akan menghasilkan lebih dari 7 miliar pound tembaga dan 6 juta ounce emas sepanjang masa operasinya. Investasi ini menunjukkan bahwa di tengah masa pemulihan, PTFI tetap melangkah maju dan terus membangun fondasi bagi keberlanjutan perusahaan dan manfaatnya bagi bangsa.
Ini menunjukkan komitmen PTFI untuk terus berinvestasi dan tumbuh bersama masyarakat dalam jangka panjang. Berkat kerja keras seluruh tim dan dukungan berbagai pihak, kapasitas produksi diproyeksikan dapat mencapai sekitar 65 persen pada akhir semester kedua tahun ini.
PTFI menargetkan produksi sekitar 800 juta pound tembaga dan 700 ribu ounce emas. Ke depan, kapasitas produksi diharapkan dapat meningkat hingga sekitar 75 persen pada pertengahan tahun 2027, dan secara bertahap mendekati kapasitas produksi penuh pada akhir tahun 2027.
Demikian juga saat ini Smelter PTFI di Gresik telah siap untuk kembali beroperasi. Dan Bersama Smelter PT Smelting yang juga kita miliki akan memiliki kapasitas pemurnian 3 juta ton konsentrat tembaga per tahun. Pencapaian ini menjadikan Gresik sebagai pusat pemurnian mineral terbesar dalam sejarah hilirisasi Indonesia, dan ini juga menegaskan komitmen nyata PTFI dalam meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri untuk mendukung pertumbuhan industri nasional.(chm)
Load more