News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lansia 80 Tahun Tewas Terserempet KRL di Tebet, Sempat Terlihat Berjalan di Pinggir Rel

Lansia berusia 80 tahun tewas terserempet KRL relasi Bogor-Jakarta Kota di Kebon Baru, Tebet. Polisi menyebut korban sempat terlihat berjalan di pinggir rel
Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:37 WIB
Ilustrasi Lansia 80 Tahun Tewas Terserempet KRL di Tebet, Sempat Terlihat Berjalan di Pinggir Rel
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

tvOnenews.com - Pagi di kawasan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (20/8/2026), mendadak diwarnai insiden tragis. Seorang pria lanjut usia berinisial I, yang diketahui berusia 80 tahun, meninggal dunia setelah terserempet Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line relasi Bogor-Jakarta Kota.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.50 WIB di jalur rel kawasan Jalan Kebon Baru, RT 006/RW 006, Kebon Baru, Tebet. Sebelum kejadian, sejumlah saksi disebut sempat melihat korban berjalan di sekitar pinggir rel. Tidak lama kemudian, KRL melintas dari arah Bogor menuju Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Insiden itu bukan hanya menyebabkan korban kehilangan nyawa, tetapi juga berdampak pada perjalanan Commuter Line pada pagi hari. Rangkaian KRL yang terlibat sempat mengalami gangguan sehingga petugas harus melakukan pemeriksaan sebelum perjalanan kembali dilanjutkan.

Polisi Pastikan Korban Meninggal di Lokasi

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi langsung melakukan pengecekan tempat kejadian perkara setelah mendapatkan informasi mengenai seorang warga yang terserempet kereta.

"Benar, telah dilakukan pengecekan TKP (tempat kejadian perkara) diduga orang yang terserempet kereta listrik," kata Joko dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (20/08/26).

Berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun polisi, korban sebelumnya terlihat berada di sekitar pinggir rel. Ketika KRL dari arah Bogor menuju Jakarta melintas, korban kemudian terserempet rangkaian kereta.

"Menurut keterangan saksi, sebelum kejadian, terlihat korban berjalan di sekitaran pinggir rel," ujar Joko.

Akibat insiden tersebut, korban meninggal dunia di lokasi. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Kepolisian juga belum memastikan adanya dugaan bahwa korban sengaja mengakhiri hidupnya. Saat ditanya mengenai kemungkinan tersebut, Joko mengatakan, "Tidak didapat info tersebut."

Artinya, berdasarkan informasi awal kepolisian, belum ada keterangan yang dapat memastikan motif ataupun penyebab korban berada di sekitar jalur rel sebelum kejadian.

Perjalanan KRL Sempat Mengalami Gangguan

Peristiwa tersebut turut memengaruhi operasional Commuter Line relasi Bogor-Jakarta Kota. KAI Commuter sebelumnya menyampaikan bahwa KA 1183 relasi Bogor-Jakarta Kota mengalami insiden tertemper orang di antara Stasiun Pasar Minggu dan Manggarai.

"Saat ini, dalam penanganan petugas. Perjalanan Commuter Line saat ini masih menunggu pengecekan rangkaian di Stasiun Tebet,” tulis KAI Commuter melalui akun X resminya.

Pemeriksaan dilakukan karena rangkaian kereta mengalami dampak pada sistem pengereman. Penanganan tersebut menyebabkan perjalanan sejumlah kereta mengalami keterlambatan.

Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan mengatakan sebanyak 10 perjalanan Commuter Line Bogor sempat mengalami keterlambatan hingga lebih dari satu jam. Sebagian perjalanan juga mengalami pembatalan.

Untuk mengurangi dampak terhadap perjalanan penumpang, KAI Commuter sempat menerapkan rekayasa pola operasi dengan menggunakan satu jalur antara Stasiun Pasar Minggu dan Stasiun Manggarai.

Perjalanan Kembali Normal

Setelah proses penanganan dan pemeriksaan rangkaian selesai, perjalanan Commuter Line Bogor-Jakarta Kota kembali dijalankan menuju Stasiun Manggarai.

KAI Commuter memastikan operasional pada relasi tersebut kemudian kembali normal. Meski demikian, insiden ini kembali menunjukkan risiko keselamatan yang dapat muncul ketika seseorang berada terlalu dekat dengan jalur perjalanan kereta.

Dalam kasus ini, polisi masih menangani kejadian dan telah melakukan pemeriksaan di lokasi. Informasi awal yang diperoleh dari saksi menyebut korban berjalan di sekitar pinggir rel sebelum KRL melintas.

Sementara itu, identitas korban disebut sebagai Ishak, pria berusia 80 tahun. Jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit.

Peristiwa di Tebet tersebut juga menjadi pengingat bahwa area rel merupakan kawasan yang memiliki risiko tinggi bagi masyarakat. Kereta memiliki jarak pengereman yang panjang dan tidak dapat berhenti secara mendadak ketika mendapati orang berada di jalurnya.

Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak berjalan, duduk, atau melakukan aktivitas di sekitar jalur rel yang bukan merupakan area untuk publik. Selain membahayakan diri sendiri, keberadaan orang di jalur kereta juga dapat mengganggu keselamatan perjalanan dan operasional transportasi umum. (udn) 
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer AC Milan: Christian Comotto Terancam Dipinjamkan pada Januari karena Minim Menit Bermain

Bursa Transfer AC Milan: Christian Comotto Terancam Dipinjamkan pada Januari karena Minim Menit Bermain

Masa depan Christian Comotto di AC Milan jadi perhatian jelang bursa transfer Januari. Minimnya menit bermain bisa membuat Rossoneri mengambil keputusan baru.
Daftar Obat Tradisional yang Ampuh Obati Flu di Tengah Meningkatnya Kasus Influenza A

Daftar Obat Tradisional yang Ampuh Obati Flu di Tengah Meningkatnya Kasus Influenza A

Influenza A adalah penyakit yang disebabkan oleh virus influenza A. Virus ini menyerang saluran pernapasan atas dan mudah menular. 
Pevoli Senior Korsel Komentari Sosok Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate: Dia Punya...

Pevoli Senior Korsel Komentari Sosok Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate: Dia Punya...

Pevoli senior Korea Selatan Kim Hee-jin memberikan penilaian jujur terhadap Megawati Hangestri Pertiwi yang akan mengarungi tantangan baru bersama Suwon Hyundai
Timnas Indonesia Jadi Pemenang Perdana FIFA ASEAN Cup 2026? Media Thailand: Prediksi Skornya...

Timnas Indonesia Jadi Pemenang Perdana FIFA ASEAN Cup 2026? Media Thailand: Prediksi Skornya...

Menjelang laga krusial tersebut, media ternama Thailand justru memprediksi bahwa tim negaranya bakal dikalahkan oleh Timnas Indonesia. Berapa prediksi skornya?
Polisi Buka Suara Soal Kasus Dugaan Perundungan Bocah SD di Pemalang hingga Tewas: Jangan Berspekulasi!

Polisi Buka Suara Soal Kasus Dugaan Perundungan Bocah SD di Pemalang hingga Tewas: Jangan Berspekulasi!

Tim Laboratorium Forensik dan Bidang Kedokteran Kepolisian Polda Jateng telah melakukan autopsi pada jenazah anak korban yang meninggal dunia di Rumah Sakit Daerah Ashari, Pemalang.
Drama Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus Makin Rumit, Kini Merembet ke Politik Portugal

Drama Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus Makin Rumit, Kini Merembet ke Politik Portugal

Konflik antara Cristiano Ronaldo dan pelatih Jorge Jesus di timnas Portugal kian memanas. Perselisihan yang bermula dari peran Ronaldo di dalam tim merembet.

Trending

Penilaian Jujur Pevoli Senior Korea soal Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, Beri Peringatan Jelang Debut

Penilaian Jujur Pevoli Senior Korea soal Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, Beri Peringatan Jelang Debut

Pevoli senior Korea, Kim Hee-jin, memberikan penilaian jujur terhadap Megawati Hangestri yang akan menjalani tantangan baru bersama Hyundai Hillstate. Katanya..
Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Dalam laga uji coba tertutup antara Hyundai Hillstate vs Pink Spider akhir pekan ini, duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson langsung diturunkan bersamaan.
Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Satu dari tiga orang tersangka pesta narkoba di Petojo, Jakarta Pusat mengaku kepada polisi kalau dirinya mantan pesepakbola liga Indonesia yakni Persija..
Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Timnas Indonesia akan menjamu Thailand di babak final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Polres Metro Bekasi Ringkus Empat Sindikat Pencurian Modus Geser Tas Milik WNA di Mal

Polres Metro Bekasi Ringkus Empat Sindikat Pencurian Modus Geser Tas Milik WNA di Mal

Atas perbuatannya, keempat terduga pelaku beserta sejumlah barang bukti selanjutnya dibawa ke Polres Metro Bekasi untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Pengungkapan Kasus Majikan Bakar Sopir Hidup-Hidup di Bali, Polisi: Bos Sumbu Pendek, Jarang Berinteraksi hingga Awalnya untuk Menakut-nakuti

Pengungkapan Kasus Majikan Bakar Sopir Hidup-Hidup di Bali, Polisi: Bos Sumbu Pendek, Jarang Berinteraksi hingga Awalnya untuk Menakut-nakuti

Pihak kepolisian akhirnya mengungkap kasus majikan membakar sopirnya hidup-hidup secara detail. Berdasarkan hasil pendalaman penyidik, majikan disebut jarang berinteraksi dengan masyarakat maupun lingkungan sekitar.
Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, danGeofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini beragam, karena transisi dan pengaruh El Nino. Berikut prakiraan cuaca hari ini
Selengkapnya

Viral