News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Tragis Esau Sidemo Terombang-ambing di Laut 26 hari

Tragedi Esau Sidemo, warga negara Indonesia (WNI) dari Maluku Utara, terombang-ambing di Samudera Pasifik selama 26 hari.
Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:51 WIB
Esau Sidemo, warga negara Indonesia (WNI) dari Maluku Utara, akhirnya dapat kembali ke Tanah Air
Sumber :
  • ANTARA

Beijing, tvOnenews.com -Setelah terombang-ambing di Samudera Pasifik selama 26 hari, Esau Sidemo, warga negara Indonesia (WNI) dari Maluku Utara, akhirnya dapat kembali ke Tanah Air untuk berkumpul dengan keluarga tercinta.

Pemulangan Esau itu dilakukan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Shanghai bekerja sama dengan Imigrasi China dan kapal pengangkut gas alam cair berbendera Prancis LNG Endeavour yang menemukan Esau Sidemo dan perahunya yang terombang-ambing di lautan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami mendapat laporan baik dari Indonesia maupun dari kapal yang menemukan Pak Esau, kemudian berkoordinasi dengan pihak Imigrasi China untuk proses administrasi dan kepulangannya ke Tanah Air," kata Konsul Muda Protokol dan Konsuler KJRI Shanghai Batara Yonathan saat dihubungi di Beijing, Kamis.

Awalnya, Esau Sidemo (57), warga Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, pergi memancing ikan pada 6 Juli 2026 seperti kegiatannya sehari-hari.

Ia diketahui biasa memancing sejauh 2-3 mil laut dengan menggunakan perahu milik saudaranya, hanya untuk menangkap ikan bagi keluarganya.

Ketika melaut, Esau pun tidak membawa ponsel, tapi saat hari nahas itu perahunya mengalami kerusakan sehingga terombang-ambing dan terbawa arus menjauhi daratan.

Esau pun tidak membawa persediaan makanan dan hanya membawa sekitar satu liter air mineral.

Keluarganya juga sudah melaporkan kepada kepolisian dan pemerintah setempat sehingga operasi pencarian sudah dilakukan tapi tidak menemukan Esau hingga akhir Juli keluarganya sempat putus asa dan berpikir Esau sudah meninggal dunia.

Selama 26 hari terkatung-katung di lautan, Esau bertahan hidup dengan menangkap ikan dan burung, serta memanfaatkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan minum hingga akhirnya pada 1 Agustus 2026 ditemukan oleh awak kapal LNG Endeavour Prancis yang tengah berlayar dari Australia menuju China.

Ketika kapal kargo besar itu mendekat, Esau melompat dari perahunya ke laut dan awak kapal melemparkan pelampung kepadanya, ia kemudian meraih pelampung tersebut hingga dievakuasi ke atas kapal.

Saat ditemukan Esau dalam kondisi lemah dan mendapat pertolongan darurat. Ia sudah berada sekitar 800 mil laut dari pulau asalnya, atau berada di perairan Samudera Pasifik.

Esau kemudian berhasil menghubungi ponselnya dan berbicara dengan keluarganya di Ternate. Karena kapal LNG Endeavour sedang berlayar menuju Shanghai, maka pihak Basarnas pun meminta kapal untuk berkoordinasi dengan perwakilan Indonesia di Shanghai agar Esau dapat dipulangkan ke Tanah Air.

Setelah menerima informasi mengenai keberadaan Esau, KJRI Shanghai berkoordinasi dengan Imigrasi Tiongkok dan kapten kapal LNG Endeavour untuk memastikan proses kedatangan, penanganan, serta pemulangan Esau ke Indonesia.

"Kami juga melakukan panggilan video dengan Pak Esau yang berada di atas kapal. Awalnya kapal dijadwalkan merapat pada 7 atau 8 Agustus tapi karena cuaca buruk, baru bisa bersandar di Shanghai pada 12 Agustus," ungkap Batara.

Pada 12 Agustus 2026, Esau tiba bersama kapal LNG Endeavour di Yangshan Port, provinsi Zhejiang. Sehari kemudian, ia menjalani pemeriksaan kesehatan di Shanghai dan dinyatakan dalam kondisi baik serta "fit to fly".

Pada 14 Agustus 2026, KJRI Shanghai melepas kepulangan Pak Esau dari Bandara Internasional Shanghai Pudong menuju Jakarta, untuk kembali bertemu dengan keluarga.(ant)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Dansatgas Darat Karhutla Sumsel yang juga Danrem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, turun langsung ke lokasi untuk memantau proses pemadaman. Sedikitnya puluhan personel gabungan dari TNI, pemadam kebakaran (Damkar), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dikerahkan. Petugas juga menerjunkan hampir 10 unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api.
Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa hukum 86 korban kasus dugaan penipuan investasi emas dan perak oleh PT DGJ memberikan keterangan di Bareskrim Polri, Jumat (9/10/2026). Ada beberapa modus yang digunakan dalam kasus ini.
Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi menikah dengan Jang Dong Yoon, ini daftar film dan drama yang dibintangi aktris Kim Seung Yoon.
Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Meski hanya berstatus laga ekshibisi, legenda Manchester United, Rio Ferdinand tidak ingin sekadar datang untuk menikmati pertandingan.
Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Kirana Larasati maupun Jennifer Coppen sudah memberikan klarifikasi terkait kasus yang tengah menjadi sorotan publik ini. Simak selengkapnya dalam berita ini.
Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Rais Syuriah PWNU Kalimantan Barat (Kalbar) dan PCNU Kabupaten Kayong Utara turut meluruskan informasi terkait namanya yang disebut ikut serta dalam kegiatan Halaqoh Kebangsaan dan Silaturrahmi Alumni Ikapete di MPR RI beberapa waktu lalu.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral