News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kehilangan Rumah dan Tempat Usaha, Nasabah PNM Mekaar di Desa Sade Lombok Tengah Ditemani PNM Melewati Masa Sulit

Malam masih pekat ketika truk bantuan memasuki kawasan Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (26/8) sekitar pukul 21.00 WITA. 
Senin, 31 Agustus 2026 - 15:17 WIB
Nasabah PNM Mekaar di Desa Sade Lombok Tengah Ditemani PNM Melewati Masa Sulit.
Sumber :
  • PNM Mekaar

Jakarta, tvOnenews.com - Malam masih pekat ketika truk bantuan memasuki kawasan Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (26/8) sekitar pukul 21.00 WITA. 

Beberapa hari sebelumnya, api melahap ratusan rumah tradisional suku Sasak dalam hitungan jam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga berlarian menyelamatkan diri tanpa sempat membawa barang-barang mereka. 

Di tengah reruntuhan yang masih menyisakan bau hangus, malam itu menjadi salah satu kabar baik pertama bagi warga yaitu dukungan mulai datang.

Desa Adat Sade dikenal sebagai salah satu kampung wisata budaya di Lombok. Di balik rumah-rumah adat beratap alang-alang, banyak perempuan menjalankan usaha kecil, termasuk nasabah PNM Mekaar yang mengandalkan kerajinan tenun sebagai sumber penghasilan. 

Kain songket dan selendang khas Sasak tidak hanya menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, tetapi juga menopang perekonomian keluarga dan menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Kebakaran membuat dampak yang dirasakan warga jauh lebih besar dari sekadar kehilangan tempat tinggal. 

Rumah, alat tenun, hasil produksi, hingga kios-kios kecil tempat mereka menjajakan kerajinan kepada wisatawan turut terbakar. 

Dalam sekejap, sebagian warga kehilangan tempat berusaha sekaligus sumber penghasilan yang selama ini menopang kehidupan keluarga.

Kondisi seperti ini menjadi momentum untuk memastikan nasabah tidak menghadapi masa sulit seorang diri.

Prinsip tersebut juga menjadi bagian dari respons PNM dalam menghadapi situasi bencana di berbagai wilayah.

“Kami ingin memastikan bahwa ketika masyarakat sedang berada dalam situasi sulit, PNM tidak hanya datang membawa bantuan, tetapi juga tetap bersama mereka sampai kondisi berangsur pulih. Setelah kebutuhan darurat terpenuhi, kami akan terus melihat kebutuhan lanjutan, termasuk bagaimana nasabah dapat kembali menjalankan aktivitas dan usahanya,” ujar Direktur Utama PNM, Kindaris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semangat tersebut diterapkan PNM Peduli di Desa Adat Sade dengan terlebih dahulu melihat kebutuhan yang paling mendesak di lapangan. 

Sebelum penyaluran dilakukan, tim turun langsung untuk memastikan dukungan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan nasabah dan masyarakat terdampak, bukan sekadar mengirimkan paket bantuan umum.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bisnis Sampah Sumut Naik Kelas, Berhasil Pangkas 5.070 Ton Emisi CO2 

Bisnis Sampah Sumut Naik Kelas, Berhasil Pangkas 5.070 Ton Emisi CO2 

Kolaborasi dalam pengelolaan sampah tidak cukup berhenti pada pertemuan atau kesepakatan di atas kertas. Kemitraan lintas sektor perlu diwujudkan melalui pening
Tak Cuma karena Dibantai Persija 1-5, Arema FC Ungkap Alasan Sebenarnya Pecat Marcos Santos

Tak Cuma karena Dibantai Persija 1-5, Arema FC Ungkap Alasan Sebenarnya Pecat Marcos Santos

Arema FC memecat Marcos Santos usai lima laga tanpa kemenangan dan kalah 1-5 dari Persija Jakarta. Manajemen mengungkap alasan lain di balik keputusan tersebut.
Viral Anak 10 Tahun di Subang Dilecehkan Tetangga Sendiri, RT dan Orang Desa Enggan Bantu Lapor ke Pihak Berwajib

Viral Anak 10 Tahun di Subang Dilecehkan Tetangga Sendiri, RT dan Orang Desa Enggan Bantu Lapor ke Pihak Berwajib

Kejadian tersebut terjadi pada 15 Oktober 2026 sekitar pukul 23.37 WIB, dimana pintu rumah lupa dikunci, sementara semua orang di rumah tersebut sudah tertidur.
Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra mengatakan korban pembacokan yang diketuai eks Kopassus itu yakni Muhammad Fahrul alias MF. Ternyata ini awal mulanya.
Viral Foto Diduga Mirip Dirinya, Ruben Onsu Tulis Pesan Tegas

Viral Foto Diduga Mirip Dirinya, Ruben Onsu Tulis Pesan Tegas

Ruben Onsu menanggapi polemik foto tak senonoh yang diduga mirip dirinya lewat unggahan Instagram. Ia menyinggung cerita bohong, tuduhan, dan framing.
Petaka Usai Dihancurkan Persija 1-5, Marcos Santos Resmi Dipecat sebagai Pelatih Arema FC

Petaka Usai Dihancurkan Persija 1-5, Marcos Santos Resmi Dipecat sebagai Pelatih Arema FC

Arema FC secara resmi mengambil langkah dengan memecat Marcos Santos dari kursi kepelatihan. Keputusan ini diambil setelah kekalahan telak 1-5 dari Persija.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Selengkapnya

Viral