News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siap Maju Ketum PB PDHI, Mirjawal Tegaskan Profesi Dokter Hewan Perlu Hadir dan Berdampak bagi Masyarakat

drh. Mirjawal menegaskan bahwa keputusannya untuk siap maju dalam kontestasi Ketua Umum PB PDHI tak terlepas dari komitmen agar profesi dokter hewan lebih dekat pada masyarakat.
Senin, 31 Agustus 2026 - 22:57 WIB
Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jawa Barat V, drh. Mirjawal. (kedua dari kiri)
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jawa Barat V, drh. Mirjawal, menyatakan kesiapannya untuk maju dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PDHI pada Kongres PDHI yang akan digelar pada pertengahan Oktober 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Mirjawal di tengah kegiatan pelayanan masyarakat berupa sterilisasi dan vaksinasi hewan yang digelar secara gratis di Bekasi, Sabtu (29/8/2026). Sebanyak 150 kucing menjadi sasaran sterilisasi dengan melibatkan 40 dokter hewan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sambutannya, Mirjawal menyampaikan bahwa keputusannya menyatakan siap maju dalam kontestasi Ketua Umum PB PDHI tidak terlepas dari komitmennya untuk membawa organisasi profesi dokter hewan semakin dekat dan hadir di tengah masyarakat.

“Saya menyatakan siap untuk maju dalam kontestasi Ketua Umum PB PDHI pada Kongres PDHI Oktober mendatang. Saya memilih menyampaikan kesiapan ini di tengah masyarakat karena bagi saya, PDHI harus selalu berada di tengah-tengah masyarakat dan memberikan dampak yang nyata,” kata Mirjawal.

Menurut Mirjawal, organisasi profesi tidak cukup hanya hadir dalam ruang-ruang internal organisasi, tetapi juga harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam isu kesehatan hewan, kesejahteraan hewan, kesehatan masyarakat veteriner, serta penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.

“PDHI akan selalu berada di tengah-tengah masyarakat. Kami ingin PDHI hadir, bekerja, dan memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Mirjawal juga memohon doa dan restu kepada masyarakat serta seluruh insan veteriner atas langkahnya untuk mengikuti kontestasi Ketua Umum PB PDHI.

“Saya mohon doa dan restu. Ini adalah sebuah ikhtiar untuk memberikan pengabdian yang lebih luas. Mudah-mudahan ke depan kita bisa bersama-sama membawa PDHI menjadi organisasi yang semakin hadir, semakin dekat dengan masyarakat, dan semakin memberikan dampak,” katanya.

Dapat Dukungan dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Bekasi

Kesiapan Mirjawal untuk maju dalam kontestasi tingkat nasional tersebut mendapat dukungan dari Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP), drh. Satia Sriwijayanti Anggraini, M.M., yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Satia menyampaikan apresiasi kepada PDHI Jawa Barat V atas kontribusinya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menyampaikan dukungan dan doa untuk langkah Mirjawal menuju kontestasi Ketua Umum PB PDHI.

“Terima kasih sekali lagi kepada PDHI Jabar V yang telah bersama-sama hadir dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Mari kita doakan bersama agar Ketua PDHI Jabar V, drh. Mirjawal, kelak dapat terpilih menjadi Ketua Umum PDHI tingkat nasional,” ujar Satia.

“Semoga doa dan dukungan Bapak dan Ibu sekalian dapat mewujudkan cita-cita drh. Mirjawal dan membawa PDHI berjaya di tingkat nasional. Aamiin,” lanjutnya.

Dukungan tersebut disampaikan dalam suasana kegiatan pelayanan masyarakat yang menjadi salah satu bentuk kolaborasi PDHI Jawa Barat V dan Pemerintah Kota Bekasi dalam meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan hewan.

Sterilisasi untuk Pengendalian Populasi

Kegiatan pelayanan masyarakat tersebut merupakan agenda rutin tahunan PDHI Jawa Barat V bersama Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP).

Selain sterilisasi, kegiatan juga mencakup vaksinasi rabies dan edukasi kepada masyarakat mengenai kesehatan serta pemeliharaan hewan.

Mirjawal mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan hewan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pengendalian populasi.

“Pertama, ini adalah program pengendalian populasi. Sterilisasi merupakan metode yang paling baik digunakan untuk kontrol populasi,” kata Mirjawal.

Menurut Mirjawal, populasi yang lebih terkelola juga mendukung upaya pengendalian penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.

“Kalau kontrol populasi berjalan, penyakit zoonosis juga akan lebih terkontrol. Salah satu yang paling berbahaya dan sering dibicarakan adalah rabies,” ujarnya.

Ke depan, program serupa direncanakan menyasar kucing tidak berpemilik yang banyak ditemukan di pasar, jalan, maupun ruang publik. PDHI Jawa Barat V dan Pemkot Bekasi berencana melibatkan komunitas dalam pelaksanaannya.

Bagi Yudi, warga Bekasi yang memelihara tiga kucing, program sterilisasi gratis tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya pemilik hewan yang terkendala biaya.

“Benar-benar membantu untuk para pencinta kucing yang memang ada masalah di biaya yang lumayan,” kata Yudi.

Bagi Yudi, sterilisasi juga menjadi bagian dari tanggung jawab pemilik agar jumlah hewan yang dipelihara tetap sesuai dengan kemampuan untuk merawatnya.

“Jangan sampai kucing beranak-pinak terus nggak bisa kita rawat,” ujarnya.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil dan Rekam Jejak Reno Munz: Calon Naturalisasi Timnas Indonesia yang Ternyata Pernah Jadi Bek Timnas Jerman

Profil dan Rekam Jejak Reno Munz: Calon Naturalisasi Timnas Indonesia yang Ternyata Pernah Jadi Bek Timnas Jerman

Nama Reno Munz mencuat dalam rumor naturalisasi Timnas Indonesia. Bek kelahiran Jakarta ini punya rekam jejak di Timnas Jerman U-19 dan U-20 serta Liga Belgia.
Viral Membela Ibu Saat Bertengkar, Seorang Anak di Bandung Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya

Viral Membela Ibu Saat Bertengkar, Seorang Anak di Bandung Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya

Pelaku DR nekat menganiaya anak kandungnya setelah sebelumnya pelaku meminta uang kepada istrinya sebesar Rp500 ribu untuk bermain judi online (judol).
Intruksi Presiden Prabowo, Kementerian PU Percepat Penanganan Jalan Perbatasan Kalimantan-Malaysia

Intruksi Presiden Prabowo, Kementerian PU Percepat Penanganan Jalan Perbatasan Kalimantan-Malaysia

Menteri PU mengatakan jalan sepanjang sekitar 2.300 kilometer yang melintasi Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Barat itu ditarget rampung pada akhir 2028.
Salat Istiska di Surabaya, Jemaah Panjatkan Doa untuk Korban Kabut Asap Kalimantan

Salat Istiska di Surabaya, Jemaah Panjatkan Doa untuk Korban Kabut Asap Kalimantan

Ratusan siswa, guru, dan karyawan SMP Muhammadiyah 7 Surabaya bersama SD Muhammadiyah 12 Surabaya dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bubutan menggelar salat istiska
Optimalkan Pengelolaan Barang Milik Negara, Kementerian Imipas Sosialisasikan Inovasi Berbasis Digital

Optimalkan Pengelolaan Barang Milik Negara, Kementerian Imipas Sosialisasikan Inovasi Berbasis Digital

Kepala Bagian Penatausahaan BMN Biro BMN Sekretariat Jenderal Kementerian Imipas, Lukman Agung Widodo, menggelar sosialisasi kebijakan sekaligus memperkenalkan inovasi terbaru, STAR ASET BMN. 
Legenda Inter Milan Ungkap Kunci Kemenangan Dramatis di Liga Champions, Puji Habis Penampilan Carlos Augusto

Legenda Inter Milan Ungkap Kunci Kemenangan Dramatis di Liga Champions, Puji Habis Penampilan Carlos Augusto

Legenda Inter Milan, Beppe Bergomi, memberikan penilaian berbeda terhadap kemenangan 1-0 atas Shakhtar Donetsk di ajang Liga Champions, Kamis (22/10/2026) lalu.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Satresnarkoba Polresta Sumenep mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggunaan narkotika jenis sabu di salah satu SPPG wilayah Kecamatan Lenteng, Sumenep.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

Tak sekadar mempercantik kendaraan, lima aksesori mobil ini membantu saat darurat, mulai dari aki tekor hingga ban kempes. Simak fungsi dan tips memilihnya.
Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra mengatakan korban pembacokan yang diketuai eks Kopassus itu yakni Muhammad Fahrul alias MF. Ternyata ini awal mulanya.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Selengkapnya

Viral