Cegah Karhutla, Polda Sumsel Gelar Sosialisasi Door to Door Sekaligus Salurkan Bansos
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Polda Sumatera Selatan melalui Polres Muara Enim terus memperkuat langkah preventif dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Pada Senin (31/8), personel Polsek Gelumbang melaksanakan sosialisasi langsung ke rumah-rumah warga (door to door) di Desa Pelempang, Kecamatan Kelekar.
Selain mengedukasi masyarakat, kegiatan ini juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial bagi warga lanjut usia sebagai bentuk kepedulian Polri.
Kegiatan dipimpin Kapolsek Gelumbang Iptu Budianto, dengan melibatkan personel Polsek Gelumbang, Bhabinkamtibmas, mahasiswa S-2 STIK PTIK, siswa SIP, pemerintah kecamatan dan desa, serta Babinsa yang turut mendampingi kegiatan tersebut.
Dalam pelaksanaannya, petugas mendatangi masyarakat secara langsung untuk memberikan pemahaman mengenai bahaya dan dampak Karhutla.
Warga diajak meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran, terutama dengan tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.
Pendekatan door to door dilakukan agar pesan pencegahan Karhutla dapat disampaikan langsung hingga ke tingkat keluarga.
Melalui komunikasi dari rumah ke rumah, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa pencegahan kebakaran harus dimulai dari lingkungan masing-masing.
Selain memberikan edukasi, rombongan juga menyalurkan bantuan sosial kepada warga lanjut usia di Desa Pelempang.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dengan memadukan langkah preventif dalam pencegahan Karhutla dan kepedulian terhadap masyarakat.
Kehadiran mahasiswa S-2 STIK PTIK dan siswa SIP dalam kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran lapangan mengenai pola pendekatan kepolisian kepada masyarakat.
Mereka terlibat langsung dalam kegiatan edukasi dan berinteraksi dengan warga untuk menyampaikan pesan-pesan pencegahan Karhutla.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya, menegaskan bahwa upaya pencegahan Karhutla tidak dapat hanya mengandalkan petugas, tetapi membutuhkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat sejak dari tingkat desa.
“Pendekatan door to door menjadi salah satu cara untuk menyampaikan edukasi secara langsung kepada masyarakat. Kami mengajak seluruh warga untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau potensi kebakaran di lingkungannya,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan yang disertai pemberian bantuan sosial juga merupakan wujud kehadiran Polri yang tidak hanya memberikan edukasi keamanan dan lingkungan, tetapi juga membangun kedekatan serta kepedulian kepada masyarakat.
“Pencegahan Karhutla harus dilakukan bersama. Dengan komunikasi yang baik antara Polri, TNI, pemerintah daerah, perangkat desa dan masyarakat, kami berharap potensi kebakaran dapat dicegah sedini mungkin,” tambahnya.
Melalui edukasi langsung dan kegiatan sosial tersebut, Polda Sumsel bersama jajaran terus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Sinergi seluruh unsur diharapkan mampu memperkuat pencegahan Karhutla sekaligus membangun kedekatan Polri dengan masyarakat di wilayah Sumatera Selatan. (dpi)
Load more