Setahun yang Lalu Sebelum Pergi, Fajar Sahrudin Tinggalkan Surat Kecil untuk Meong dan Guguk: Aku Bawakan Kalian Makanan
- Facebook Animal Friends Jogja
Polisi juga menyebut tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada pemeriksaan luar tubuh.
Meski informasi mengenai dugaan penyebab kematian telah beredar luas di media sosial, kepolisian masih melakukan penyelidikan. Karena itu, publik sebaiknya tidak terburu-buru menyimpulkan seluruh rangkaian peristiwa hanya berdasarkan unggahan media sosial.
Di tengah perhatian tersebut, pesan terakhir Fajar menjadi salah satu bagian yang paling banyak dibicarakan. Salah satu kalimat yang beredar berbunyi, “**Please forgive me for all my fault and mistake and I wish you all the best.**”
Pesan itu kemudian dibaca ulang oleh banyak orang dalam konteks yang berbeda setelah kabar kematiannya diketahui publik.
Surat Kecil untuk Meong dan Guguk yang Tak Pernah Terlupakan
Animal Friends Jogja memberikan sudut pandang lain tentang sosok Fajar. Dalam unggahan belasungkawanya, organisasi tersebut menceritakan kembali bagaimana kebaikan Fajar tiba di rumah singgah mereka pada akhir September 2025.
Bukan hanya makanan dan bantuan dana yang membuat AFJ mengingatnya. Ada surat kecil yang disertakan bersama bantuan tersebut. Fajar menitipkan pesan agar satwa-satwa yang dirawat AFJ mendapatkan makanan yang cukup, memiliki tubuh dan bulu yang sehat, serta tidak perlu lagi mengais sampah untuk bertahan hidup.
Ia juga menitipkan harapan agar para satwa tersebut suatu hari mendapatkan #ForeverHome dan #ForeverFamily.
“Dulu kami membaca surat kecil itu dengan mata yang basah. Undangan kami untukmu saat itu tidak pernah sempat menjadi sebuah pertemuan. Dan hari ini, kami membacanya lagi dengan hati yang jauh lebih berat.?”
AFJ juga menyampaikan bahwa satwa-satwa yang pernah menerima bantuan tersebut tentu tidak mengetahui siapa sosok yang berada di balik perhatian itu.
Mereka tidak mengenal nama Fajar maupun perjalanan hidupnya. Namun, bagi pengelola rumah singgah, bantuan tersebut tetap menjadi bentuk kepedulian yang nyata.
“Terima kasih kak Fajar, untuk pernah ada dan akan selalu ada. Di antara segala hal yang pernah kamu hadapi, kamu menyisakan begitu banyak kasih untuk makhluk lain yang sering kali diabaikan.”
Load more