Fajar Sahrudin Sempat Titipkan "Surat Kecil" untuk Meong dan Guguk: Forever Home, Forever Family
- Facebook Animal Friends Jogja
AFJ bahkan menyebut bahwa bunga yang diberikan untuk mengenang Fajar mungkin tidak cukup untuk mewakili kesedihan mereka. Namun ada satu hal yang dianggap lebih berarti: tanda bahwa kebaikan yang pernah ia titipkan kepada satwa terlantar tidak dilupakan.
“Terima kasih kak Fajar, untuk pernah ada dan akan selalu ada. Di antara segala hal yang pernah kamu hadapi, kamu menyisakan begitu banyak kasih untuk makhluk lain yang sering kali diabaikan.”
Cerita Fajar meninggalkan satu sisi yang lebih manusiawi. Sebelum namanya memenuhi linimasa, ia pernah memikirkan makhluk-makhluk yang tidak mampu berbicara untuk dirinya sendiri.
Kebaikan itu mungkin sederhana: makanan, dukungan dana, dan sebuah surat kecil. Namun setelah kepergiannya, surat tersebut justru menjadi cara lain bagi orang-orang yang tidak sempat bertemu dengannya untuk mengenal siapa Fajar.
Sebab terkadang, seseorang tidak hanya dikenang dari bagaimana kisah hidupnya berakhir, tetapi juga dari kebaikan apa yang sempat ia tinggalkan untuk dunia sebelum pergi.
Bagi siapa pun yang sedang menghadapi tekanan berat atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri, mencari bantuan profesional merupakan langkah penting. Psikolog, psikiater, tenaga kesehatan, keluarga, atau orang tepercaya dapat menjadi tempat untuk mencari pertolongan. (udn)
TRIGGER WARNING: Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak profesional seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Load more