News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Internet of Things (IoT) Makin Mengubah Dunia, Kenali Peran Programmer hingga Insinyur IoT yang Dibutuhkan di Masa Depan

Internet of Things (IoT) berkembang menjadi fondasi teknologi masa depan. Kenali cara kerja IoT, profesi yang terlibat, serta kebutuhan talenta di tengah
Selasa, 8 September 2026 - 22:25 WIB
Ilustrasi Internet of Things (IoT) Makin Mengubah Dunia, Kenali Peran Programmer hingga Insinyur IoT yang Dibutuhkan di Masa Depan
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

Penerapannya sudah terlihat di sejumlah negara maju. Singapura, misalnya, menggunakan kombinasi data, sensor, dan otomatisasi dalam berbagai solusi Smart City. 

Smart Nation Sensor Platform di negara tersebut menghubungkan jaringan sensor untuk mengumpulkan dan menganalisis data yang dapat mendukung perencanaan kota dan pelayanan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Jerman, konsep serupa berkembang melalui Industry 4.0. Pemerintah Jerman menggambarkan masa depan industri sebagai ekosistem ketika manusia, mesin, dan proses produksi saling terhubung secara digital. Teknologi Industrial Internet of Things juga digunakan untuk memanfaatkan data dari proses produksi, termasuk untuk pemantauan mesin, pemeliharaan, dan pengelolaan rantai pasok.

Programmer hingga Product Development Engineer Punya Peran Berbeda

Semakin kompleks sistem IoT, semakin beragam pula kemampuan yang dibutuhkan. Programmer menjadi salah satu fondasi karena perangkat dan sistem membutuhkan kode untuk menjalankan fungsi tertentu. 

Dalam proyek IoT, kemampuan tersebut dapat mencakup pengembangan aplikasi, backend, API, hingga software yang berjalan pada perangkat edge.

Di sisi lain, seorang Systems Engineer atau Insinyur IoT perlu memahami bagaimana berbagai komponen tersebut bekerja sebagai sebuah sistem. 

Pemerintah Singapura, misalnya, mencantumkan pekerjaan seperti merancang arsitektur sistem IoT, mengembangkan perangkat edge, membuat API dan layanan backend, serta bekerja bersama product manager dan engineer untuk memahami kebutuhan pengguna.

Sementara itu, Product Development Engineer berada pada tahap pengembangan produk. Perannya dapat mencakup perancangan, pengujian, integrasi komponen, pemecahan masalah teknis, hingga memastikan sebuah produk dapat berfungsi dalam kondisi nyata.

Artinya, profesi di bidang IoT membutuhkan kombinasi kemampuan yang semakin luas. Penguasaan bahasa pemrograman saja belum tentu cukup. 

Seorang profesional juga perlu memahami jaringan, perangkat keras, komunikasi data, sistem operasi, keamanan, pengolahan data, dan karakteristik pengguna.

Perubahan tersebut juga menunjukkan bahwa teknologi masa depan tidak hanya membutuhkan orang yang mampu membuat perangkat, tetapi mereka yang mampu menghubungkan perangkat dengan kebutuhan manusia dan proses bisnis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tantangan Indonesia Menyiapkan Talenta IoT

Perkembangan global tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Indonesia. Pertumbuhan penggunaan IoT akan membutuhkan talenta yang tidak hanya memahami teknologi secara teoritis, tetapi juga mampu mengembangkan solusi untuk persoalan nyata.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terduga Pelaku Pembacokan Eks Kopassus di Cakung Masih Berstatus Saksi

Terduga Pelaku Pembacokan Eks Kopassus di Cakung Masih Berstatus Saksi

Kapolsek Cakung Kompol Andre Tri Putra mengatakan status terduga pelaku pembacokan eks anggota Kopassus di Cakung, Jakarta Timur, masih berstatus sebagai saksi. Keterangannya belum bisa diambil karena masih dalam perawatan di rumah sakit.
Bukan 60 Hektare, Dedi Mulyadi Sebut Luas Area Terdampak Karhutla Gunung Ciremai 30 Hektare dan Targetkan Padam dalam Dua Hari

Bukan 60 Hektare, Dedi Mulyadi Sebut Luas Area Terdampak Karhutla Gunung Ciremai 30 Hektare dan Targetkan Padam dalam Dua Hari

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut luas area terdampak karhutla di Gunung Ciremai tercatat seluas 30 hektare. KDM menargetkan pemadaman total karhutla di Gunung Ciremai rampung dalam rentang waktu dua hari dengan mengerahkan helikopter water bombing dan 500 personel pembersih kanal alami.
Memanaskan Mesin Mobil Sebelum Berangkat Bisa Bikin Irit BBM? Ini 5 Fakta yang Perlu Diketahui

Memanaskan Mesin Mobil Sebelum Berangkat Bisa Bikin Irit BBM? Ini 5 Fakta yang Perlu Diketahui

Memanaskan mesin mobil sebelum berangkat masih menjadi kebiasaan banyak pengendara, terutama saat kendaraan baru pertama kali digunakan pada pagi hari.
Soal Adanya Dugaan Kesengajaan Karhutla Gunung Ciremai, Ini Kata Bupati Kuningan

Soal Adanya Dugaan Kesengajaan Karhutla Gunung Ciremai, Ini Kata Bupati Kuningan

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar buka suara soal adanya dugaan kesengajaan karhutla yang terjadi di Gunung Ciremai, Jawa Barat. Dian menyebut penyebab karhutla masih diselidiki. Sejalan dengan itu, pemerintah daerah memprioritaskan pemadaman agar api tidak meluas.
Harga Emas Antam Hari Ini 24 Oktober 2026 Stagnan di Angka Rp2.540.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 24 Oktober 2026 Stagnan di Angka Rp2.540.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 24 Oktober 2026 terpantau stagnan di angka Rp2.540.000 per gram. Begitu juga dengan buyback atau harga beli kembali yang stagnan di angka Rp2.335.00 per gram.
Yoshimi Ogawa Jelaskan Prosedur Wasit saat Suporter Ricuh di Stadion, Ternyata Tak Bisa Asal Hentikan Pertandingan ‎

Yoshimi Ogawa Jelaskan Prosedur Wasit saat Suporter Ricuh di Stadion, Ternyata Tak Bisa Asal Hentikan Pertandingan ‎

Yoshimi Ogawa menjelaskan bahwa penghentian pertandingan akibat gangguan keamanan memiliki mekanisme yang perlu dipahami oleh seluruh perangkat pertandingan.

Trending

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Suyudi Ario Seto, menyampaikan laporan tegas terkait penegakan hukum kasus kebakaran hutan -
Tutup Kran Pundi Medali Atletik Asian Para Games 2026 dengan Emas, Partin Muslihin Cetak Rekor  

Tutup Kran Pundi Medali Atletik Asian Para Games 2026 dengan Emas, Partin Muslihin Cetak Rekor  

Tim para atletik Indonesia mendapatkan torehan impresif berupa 22 medali dari tiga emas, delapan perak, dan 11 perunggu. Hasil ini bahkan membawa Tim Indonesia ke peringkat ke delapan klasemen Asian Para Games 2026 per Jumat (23/10/2026). 
Hasil Timnas Indonesia Abroad: Kevin Diks Absen Bela Borussia Monchengladbach Hingga Dean James Bersinar di Liga Belanda

Hasil Timnas Indonesia Abroad: Kevin Diks Absen Bela Borussia Monchengladbach Hingga Dean James Bersinar di Liga Belanda

Seharusnya terdapat dua pemain Timnas Indonesia yang membela klub mereka masing-masing dalam laga lanjutan Liga Belanda dan Liga Jerman. 
Van Dijk OTW Garuda Calling? Bek Kasta Teratas Eropa Ini Akui Ingin Bela Timnas Indonesia: Semoga Bisa Terwujud

Van Dijk OTW Garuda Calling? Bek Kasta Teratas Eropa Ini Akui Ingin Bela Timnas Indonesia: Semoga Bisa Terwujud

Timnas Indonesia kembali berpeluang menambah pemain keturunan yang berkarier di Eropa. Kali ini, seorang bek yang tampil di kasta tertinggi ingin bela Garuda.
Tembus Semifinal French Open 2026, Ubed Tantang Wakil Prancis 

Tembus Semifinal French Open 2026, Ubed Tantang Wakil Prancis 

Ubed tampil meyakinkan dengan menyingkirkan wakil Taiwan Chi Yu Jen dalam dua gim langsung 21-15, 21-13 di Grand Paris Arena, Paris, Jumat (24/10/2026).
AFC Resmi Geser Piala Asia Ke Tahun Genap, Edisi 2027 Bisa Jadi Turnamen Terakhir Bagi 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 

AFC Resmi Geser Piala Asia Ke Tahun Genap, Edisi 2027 Bisa Jadi Turnamen Terakhir Bagi 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 

AFC akan menggeser Piala Asia sebagai ajang empat tahunan ini ke 2032 dari yang seharusnya digelar 2031. 
Sosok Koki Narkoba 1,2 Ton di Aceh Ternyata Ahli Kimia

Sosok Koki Narkoba 1,2 Ton di Aceh Ternyata Ahli Kimia

Polri berhasil membongkar pengoperasian laboratorium rahasia pembuat narkoba sabu-sabu berskala raksasa di kawasan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Aceh. Dimana
Selengkapnya

Viral