News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bagaimana Fajar Sahrudin Bisa Berada di GBK Setelah Pukul 22.00? Pengelola Ungkap Ada Celah Akses, CCTV Masih Dikumpulkan

Bagaimana Fajar Sahrudin bisa berada di kawasan GBK hingga ditemukan meninggal pada 6 September? Pengelola mengungkap adanya celah akses dan masih
Rabu, 9 September 2026 - 16:36 WIB
Bagaimana Fajar Sahrudin Bisa Berada di GBK Setelah Pukul 22.00 Pengelola Ungkap Ada Celah Akses, CCTV Masih Dikumpulkan
Sumber :
  • instagram stewiecopp

tvOnenews.com - Pertanyaan mengenai bagaimana Fajar Sahrudin bisa berada di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, hingga ditemukan meninggal pada Minggu (6/9/2026) dini hari kini ikut menjadi perhatian. 

Pasalnya, kawasan GBK secara umum mulai ditutup pada pukul 22.00 WIB dan petugas keamanan akan meminta pengunjung meninggalkan area.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, pihak pengelola GBK menyebut masih ada sejumlah kemungkinan akses yang dapat membuat seseorang berada di dalam kawasan setelah waktu penutupan. 

Kemungkinan tersebut kini menjadi salah satu hal yang masih ditelusuri bersama pihak kepolisian, termasuk melalui rekaman kamera pengawas atau CCTV.

Kepala Divisi Humas dan Administrasi GBK Asep Triyadi mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan secara resmi kronologi keberadaan Fajar di kawasan tersebut. Pengelola masih mengumpulkan informasi dari petugas lapangan dan berkoordinasi dengan kepolisian sebelum memberikan keterangan lebih jauh.

GBK Masih Telusuri Bagaimana Fajar Bisa Berada di Lokasi

Asep mengatakan pihak GBK tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan mengenai peristiwa tersebut. Menurutnya, hingga Rabu (9/9/2026), pengelola belum mendapatkan konfirmasi valid dari petugas di lapangan mengenai seluruh rangkaian kejadian.

“Gini ya, kita sendiri belum dapet konfirmasi secara valid dari teman-teman yang di lapangan. Kemudian asumsi-asumsi yang bergerak liar juga saya nggak mau mengikut lah ya. Karena ini kita menghormati penyelidikan dari pihak kepolisian,” kata Asep saat ditemui di Pusat Pengelolaan Komplek GBK, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026).

Bagaimana Fajar Sahrudin Bisa Berada di GBK Setelah Pukul 22.00 Pengelola Ungkap Ada Celah Akses, CCTV Masih Dikumpulkan
Bagaimana Fajar Sahrudin Bisa Berada di GBK Setelah Pukul 22.00 Pengelola Ungkap Ada Celah Akses, CCTV Masih Dikumpulkan
Sumber :
  • instagram stewiecopp

Menurut Asep, masih ada sejumlah pertanyaan yang harus dipastikan terlebih dahulu. Salah satunya apakah Fajar memang berada di lokasi sebelum kawasan ditutup atau justru masuk setelah pukul 22.00 WIB.

Misteri Kematian Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola Masih Periksa CCTV dan Bukti di Lokasi
Misteri Kematian Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola Masih Periksa CCTV dan Bukti di Lokasi
Sumber :
  • instagram stewiecopp

Pihak GBK juga belum ingin memastikan apakah lokasi tersebut merupakan tempat terjadinya peristiwa atau terdapat kemungkinan lain. Karena itu, pengelola memilih menunggu hasil penyelidikan aparat.

“Kita masih menunggu konfirmasi dari pihak berwajib untuk memastikan hal ini ya, yang tadi mba bilang siapakah ini meninggalnya disini, apakah meninggal di luar, di bawah, terus kok nggak ketahuan dan segala macem, ini kita masih koordinasi terus soal penyelidikannya,” ujar Asep.

### Pengelola Ungkap Ada Celah Akses Setelah Pukul 22.00

Meski GBK memiliki waktu penutupan, Asep mengakui akses menuju kawasan tersebut tidak sepenuhnya mustahil setelah pukul 22.00 WIB.

Ia menjelaskan, kondisi pagar di sejumlah area memungkinkan seseorang untuk melewatinya. Selain itu, terdapat kemungkinan orang masuk dengan alasan tertentu, misalnya untuk melakukan aktivitas bongkar muat atau loading.

“Celah-celahi ada aja, kan mau lewat loncat juga bisa. Karena kan pagar-pagar luar itu kan bukan pagar yang runcing. Jadi orang bisa loncat juga bisa, mungkin juga dia, misalnya mengaku oh saya sedang loading, gitu. Jadi mungkin bisa boleh masuk,” kata Asep.

Karena itu, menurut dia, belum bisa dipastikan kapan Fajar memasuki kawasan GBK. Ada kemungkinan yang bersangkutan sudah berada di dalam kawasan sebelum pukul 22.00 WIB.

“Atau mungkin dia dari bisa jadi dari jam 7 malam di situ. Itu makanya kita masih selidiki terus nih. Apakah memang dia masuknya sebelum jam 10 atau sudah jam 10 kita masih selidiki terus,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut membuat waktu dan jalur masuk Fajar menjadi bagian penting dalam penelusuran kronologi. Pengelola masih harus mencocokkan informasi dari petugas keamanan dengan bukti lain yang tersedia.

CCTV Dikumpulkan untuk Mengurai Kronologi

Untuk memastikan rangkaian peristiwa, pihak GBK kini mengumpulkan sejumlah bukti, termasuk rekaman CCTV. Data tersebut diharapkan dapat membantu memperjelas aktivitas di sekitar lokasi sebelum penemuan jenazah.

“Karena semua harus kita kumpulkan dulu bukti-bukti termasuk CCTV dan segala macam. Ini lagi kita kumpulin dulu. Ya mungkin nanti apakah dengan pihak kepolisian nanti kita bikin preskon atau gimana nanti kita lihat ke depannya deh mbak,” ujar Asep.

Asep menegaskan, sampai saat ini belum ada keterangan formal dari kepolisian yang disampaikan kepada pihak GBK terkait keseluruhan kronologi. Pengelola masih melakukan koordinasi dengan tim keamanan sekaligus aparat penegak hukum.

Fajar Sahrudin Titipkan
Fajar Sahrudin Titipkan
Sumber :

Di sisi lain, kepolisian sebelumnya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Plaza Utara Pintu 10 GBK. Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan pemeriksaan dilakukan bersama Tim Identifikasi dan Dokkes Polres Metro Jakarta Pusat.

“Petugas telah melakukan pengecekan dan olah TKP bersama Tim Identifikasi serta Dokkes. Dari hasil pemeriksaan awal pada bagian luar tubuh FS, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan,” ujar Dhimas.

Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti yang ditemukan di lokasi. Penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan rangkaian kejadian secara menyeluruh.

Sementara itu, Asep mengatakan pihak GBK menghormati proses penyelidikan dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Fajar. Ia juga menanggapi keraguan sebagian warganet yang mempertanyakan bagaimana peristiwa tersebut bisa terjadi tanpa diketahui banyak orang.

“Saya juga pas pertama kali dikasih tau info itu juga kaget, ‘emang bener? Kok bisa begitu?’,” kata Asep.

Menurutnya, kondisi di sekitar lokasi penemuan juga relatif gelap. Karena itu, pihak pengelola masih menunggu hasil pemeriksaan dan bukti yang dikumpulkan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai keberadaan Fajar di kawasan GBK hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia. (udn)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Erupsi Anak Krakatau Tak Pengaruhi Pasar, Mendag Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

Erupsi Anak Krakatau Tak Pengaruhi Pasar, Mendag Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso memberikan jaminan bahwa ketersediaan logistik dan harga bahan pangan pokok di wilayah yang terkena imbas erupsi Gunung Anak Krakatau masih sangat terkendali.
DPR Imbau Jurnalis Utamakan Keselamatan Saat Liput Bencana

DPR Imbau Jurnalis Utamakan Keselamatan Saat Liput Bencana

Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa mengimbau para jurnalis mengutamakan faktor keselamatan saat melakukan peliputan di wilayah yang terdampak bencana.
Terkendala Syarat Kerja karena Tato? Baznas Jabar dan Ponpes Attamur Gelar Layanan Hapus Tato Gratis

Terkendala Syarat Kerja karena Tato? Baznas Jabar dan Ponpes Attamur Gelar Layanan Hapus Tato Gratis

Sebagai langkah nyata untuk membantu masyarakat di kawasan Bandung Raya, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menggandeng Pondok Pesantren Anak Jalanan Attamur mengadakan layanan penghapusan tato tanpa biaya.
KPK Periksa Kepala Bulog Jateng soal Dugaan Korupsi Bansos Beras 2020

KPK Periksa Kepala Bulog Jateng soal Dugaan Korupsi Bansos Beras 2020

KPK memeriksa Kepala Bulog Kanwil Jateng Sri Muniati sebagai saksi kasus dugaan korupsi penyaluran bansos beras Kemensos 2020.
Rekening Massal BRI untuk Warga Segera Dibuka, Rosan: Aceh Pakai BSI

Rekening Massal BRI untuk Warga Segera Dibuka, Rosan: Aceh Pakai BSI

Rosan mengungkap koordinasi antarmanajemen BRI dan BSI telah dilakukan agar rekening massal tersebut dapat segera dibuka dan menjangkau masyarakat secara luas.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Selengkapnya

Viral