Viral, Bos "Sound Horeg" Minta Maaf Usai Sebut MUI Jatim Goblok di TV Nasional
- Antara / tvOne
Setelah Setyo menyampaikan pendapatnya, moderator memberikan kesempatan kepada Ketua Komisi Fatwa MUI Jawa Timur, Ma’ruf Khozin, untuk memberikan tanggapan.
Ma’ruf memilih merespons pernyataan tersebut dengan tenang. Ia menjelaskan bahwa orang-orang yang berada di dalam struktur MUI melalui proses dan berasal dari organisasi Islam.
“Kemudian, terkait dengan tuduhan kalau kami di MUI misalnya adalah dengan cara bahasa beliau tadi (digoblokan), mohon maaf, kami ini kemudian bukan masuk dengan tiba-tiba masuk, tapi ada seleksinya. Kami diambil dari organisasi Islam, tidak sembarangan orang kemudian berada di sana,” ungkap Ma’ruf.
Ia juga menjelaskan bahwa sikap MUI dalam persoalan sound horeg dimaksudkan sebagai bentuk menjaga masyarakat. Ia kemudian memberikan perumpamaan mengenai polisi yang menghentikan pengendara motor karena tidak menggunakan helm.
“Kami justru, ya, justru yang kami lakukan dari MUI ini adalah menjaga. Ibarat ada seorang polisi, ya, ada di kepolisian, lalu kemudian ada orang naik motor tidak pakai helm, oleh polisi dihentikan, itu adalah bagian kecintaan dia terhadap masyarakat supaya kalau ada apa-apa dia tidak sampai terjerumus kepada hal-hal yang berat. Memang seperti biasa, bagi saya kami dituduh seperti itu biasa,” tambahnya.
Menariknya, Ma’ruf mengaku tidak mempermasalahkan ucapan Setyo tersebut. Setelah acara selesai, keduanya bahkan sempat berfoto bersama.
“Ya tidak masalah, kami selalu belajar dan belajar. Setelah acara itu sudah foto bersama,” jelas Ma’ruf.
Bos Sound Horeg Aeromax Akhirnya Minta Maaf
Setelah pernyataannya viral dan menuai kritik, Setyo akhirnya menyampaikan permintaan maaf melalui sebuah video. Permintaan maaf tersebut disampaikan pada Rabu, 9 September 2026, dari kediaman Ketua MUI Kabupaten Karanganyar, Badaruddin.
“Saya Setyo Budi Mularso. Pada hari ini Rabu, 9 September 2026, bertempat di rumah Ketua Majelis Ulama Indonesia Kab. Karanganyar, Bapak Doktor Badaruddin, menyatakan satu, saya sangat menyesal atas perkataan saya terhadap Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur pada saat acara di TV One,” ujar Setyo dalam video permintaan maafnya.
Load more