Viral! Guru Pria Gunakan Gincu Saat Mengajar, Sosok Yasin Jadi Sorotan Karena Tampil Kemayu
- Tangkapan layar Instagram ntv
tvOnenews.com - Video seorang guru pria yang tampil menggunakan makeup saat berada di lingkungan sekolah mendadak menjadi perhatian di media sosial.Â
Sosok tersebut diketahui bernama Yasin, seorang guru SD yang cukup aktif membagikan konten di media sosial. Penampilannya dalam video kemudian memunculkan beragam reaksi dari warganet.
Dalam rekaman yang beredar, Yasin terlihat mengenakan riasan wajah dan pewarna bibir yang oleh sebagian pengguna media sosial disebut sebagai gincu atau lipstik. Ia juga tampak bergaya kemayu dalam video tersebut.Â
Potongan video itu kemudian menyebar luas dan memicu perdebatan mengenai batas penampilan, norma, serta profesionalisme seorang guru ketika berada di lingkungan sekolah.
Sorotan terhadap Yasin semakin besar karena statusnya sebagai tenaga pendidik. Sebagian warganet mempertanyakan apakah penampilan tersebut sesuai dengan citra seorang guru yang dianggap memiliki posisi sebagai teladan bagi siswa.Â
Namun, di sisi lain, ada pula pengguna media sosial yang menilai penampilan seseorang tidak otomatis menentukan kemampuan maupun kualitasnya dalam mengajar.
Sosok Yasin, Guru SD yang Aktif di Media Sosial
Setelah video tersebut viral, sosok Yasin ikut menjadi perhatian. Ia diketahui cukup aktif membuat konten di media sosial, terutama dengan gaya konten yang bersifat komedi, daily vlog, dan random.
Akun TikTok Yasin tercatat menggunakan nama @sin6_0, sedangkan akun Instagramnya adalah @y.sin_9. Melalui profil media sosial tersebut, ia kerap membagikan berbagai aktivitas dan konten untuk para pengikutnya.
Yasin juga diketahui merupakan lulusan S1 Art and Design Universitas Negeri Gorontalo (UNG) angkatan 2020.
Latar belakang pendidikan dan aktivitasnya di media sosial kemudian ikut menjadi perhatian setelah video yang menampilkan dirinya menggunakan makeup tersebut beredar luas.
Perdebatan pun berkembang. Sejumlah warganet menilai seorang guru tetap perlu memperhatikan penampilan dan perilaku ketika berada di lingkungan sekolah karena profesi tersebut berkaitan langsung dengan peserta didik.
Namun, pendapat berbeda juga muncul. Sebagian pengguna media sosial beranggapan bahwa kemampuan seorang pendidik tidak semestinya diukur hanya berdasarkan penampilannya, selama proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik dan sesuai aturan sekolah.
Viral Disebut Gunakan Gincu, Yasin Beri Penjelasan
Ramainya perbincangan membuat Yasin akhirnya memberikan klarifikasi melalui akun Instagram @y.sin_9 pada Jumat, 11 September 2026.
Dalam pernyataannya, Yasin menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa tidak nyaman atau tersinggung dengan video yang ia bagikan.
"Saya, ingin menyampaikan klarifikasi, dan permohonan maaf, kepada semua pihak yang merasa kurang nyaman atau tersinggung dengan video yang saya bagikan," ucapnya.
Ia menyadari bahwa statusnya sebagai guru membuat setiap konten yang diunggah ke media sosial dapat menjadi perhatian publik.
"Saya, menyadari sepenuhnya sebagai seorang guru, setiap hal yang saya tampilkan di media sosial, dapat menjadi perhatian. Dan juga dapat menimbulkan berbagai penilaian. Untuk itu, saya menerima kritikan dan masukan yang disampaikan kepada saya," imbuhnya.
Yasin juga meluruskan anggapan mengenai makeup yang digunakannya dalam video tersebut. Menurut dia, riasan itu hanya digunakan untuk menunjang penampilan ketika berada di depan kamera.
"Terkait penampilan saya dalam video tersebut, make up yang saya gunakan pada dasarnya hanyalah make up sederhana untuk menunjang penampilan agar wajah tidak terlihat pucat saat di depan kamera," katanya.
Ia juga membantah menggunakan gincu atau lipstik seperti yang ramai disebut warganet.
"Dan saya di situ tidak memakai gincu. Saya hanya memakai lip serum salah satu brand. Tidak ada maksud untuk merendahkan ataupun mengajak siapapun untuk meniru apa yang saya lakukan," imbuhnya.
Tegaskan Tetap Mengarahkan Siswa Sesuai Aturan Sekolah
Selain menjelaskan soal makeup, Yasin menegaskan bahwa penampilannya dalam video tersebut tidak dimaksudkan untuk merendahkan profesi guru ataupun memberikan contoh yang buruk kepada peserta didik.
Ia mengatakan, selama menjalankan kegiatan belajar-mengajar, dirinya tetap mengarahkan siswa untuk berpenampilan dan berperilaku sesuai dengan ketentuan yang berlaku di sekolah.
Kasus ini kemudian menjadi perbincangan bukan hanya karena penggunaan makeup oleh seorang guru pria, tetapi juga karena memperlihatkan bagaimana konten media sosial dapat dengan cepat mengubah penampilan seseorang menjadi bahan perdebatan publik.
Di satu sisi, guru memang memiliki tanggung jawab profesional dan berada dalam lingkungan yang memiliki aturan serta norma tertentu. Di sisi lain, penilaian terhadap seorang pendidik juga tidak dapat dilepaskan dari kemampuan mengajar, perilaku terhadap siswa, serta pelaksanaan tugasnya.
Klarifikasi Yasin menjadi penjelasan atas konteks video yang sebelumnya hanya dilihat dari potongan konten yang beredar di media sosial. Perdebatan mengenai batas antara ekspresi pribadi dan profesionalisme guru pun masih menjadi bagian dari respons publik terhadap video tersebut. (udn)
Â
Load more