Buntut Keracunan Massal di Pati, BGN akan Periksa 172 SPPG
- istimewa - antaranews
Jakarta, tvOnenews.com - Buntut kasus dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Pemerintah Kabupaten Pati akan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh 172 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh SPPG menjalankan proses penyiapan makanan sesuai standar operasional prosedur (SOP) sekaligus mengevaluasi kondisi fasilitas dan kapasitas dapur dalam melayani penerima manfaat.
Wakil Kepala BGN, Trenggono jelaskan, BGN tidak akan memberikan toleransi kepada SPPG yang dinilai tidak layak atau tidak mampu memenuhi standar keamanan pangan.
SPPG yang tidak memenuhi ketentuan dapat dikenai sanksi hingga penghentian operasional.
“SPPG seperti yang saya sampaikan yang lalu, yang jelas di-suspend. Mungkin kalau dapurnya jelek, suspend (dihentikan) permanen. Itu sudah komitmen kita di BGN,” beber Trenggono dikutip, pada Sabtu (12/9/2026).
Sementara, Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra memastikan Pemkab Pati akan turun langsung memeriksa seluruh SPPG mulai pekan depan.
“Kabupaten Pati ini ada sekitar 172 dapur. Kami pastikan minggu depan kami akan datang langsung ke semua SPPG untuk mengecek fasilitas dan kemampuan dapur itu melayani penerima manfaat di Kabupaten Pati,” jelas Chandra.
Pemeriksaan tidak hanya mencakup kondisi fisik dapur, tetapi juga kapasitas pelayanan.
SPPG dengan kapasitas dapur yang tidak sebanding dengan jumlah penerima manfaat akan menjadi salah satu aspek yang dievaluasi.
“Misalkan dapur ini kecil, dia ternyata mendapatkan pengelolaan manfaat ini sampai 2.500 sampai 3.000. Itu yang akan kami evaluasi,” jelasnya.
Dalam pemeriksaan tersebut, Pemkab Pati akan melibatkan Dinas Kesehatan, Kodim, Polres, serta unsur Forkopimda.
Hasil evaluasi nantinya akan menjadi bahan rekomendasi kepada BGN terkait kelayakan masing-masing SPPG dan perbaikan yang diperlukan.
Dari laporan BGN, sebanyak 59 penerima manfaat program MBG di Kabupaten Pati masih menjalani perawatan hingga Kamis (10/9/2026).
Adapun total korban dugaan keracunan massal di Kecamatan Gembong Pati ini dilaporkan mencapai 269 orang.
Kasus dugaan keracunan makanan tersebur mulai dilaporkan terjadi pada Rabu, 9 September 2026.
Dinas Kesehatan Pati menerima laporan pertama sekitar pukul 09.00 WIB setelah ratusan siswa dan puluhan guru dari SMP Negeri 1 Gembong dan MTsN 3 Pati mengeluhkan mual, pusing hingga diare seusai menyantap menu yang disajikan. (aag)
Load more