Kapal Tanker MT Mauhau Pertamina Serahkan 16 Korban Virgo Transport 8 ke Basarnas, 15 Orang Selamat
- Dok. Pertamina
Jakarta, tvOnenews.com – Kapal tanker MT Mauhau milik PT Pertamina Patra Niaga menyerahkan 16 korban kecelakaan Kapal MV Virgo Transport 8 ke Basarnas seusai tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (14/9).
MT Mauhau tiba di Pelabuhan Trisakti sekitar pukul 06.10 WITA setelah melakukan penyelamatan terhadap korban MV Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa pada Minggu (13/9).
Dari 16 korban yang dievakuasi, sebanyak 15 orang selamat. Sementara satu korban lainnya meninggal dunia setelah sebelumnya mendapat pertolongan di atas MT Mauhau.
Setibanya di pelabuhan, seluruh korban diserahkan kepada Posko SAR/Basarnas untuk menjalani penanganan dan proses evakuasi lebih lanjut sesuai kondisi masing-masing.
Penyelamatan tersebut bermula ketika MT Mauhau yang sedang berlayar menuju Tuban menerima sinyal darurat dari MV Virgo Transport 8 melalui radio VHF.
Nakhoda MT Mauhau kemudian mengubah haluan menuju lokasi kapal yang berada sekitar 10 nautical mile (NM) dari posisi mereka. Awak kapal juga berkoordinasi dengan Basarnas dan pihak terkait untuk mendukung proses pencarian dan penyelamatan.
Sekitar pukul 03.00 waktu setempat, awak MT Mauhau melihat parachute flare yang digunakan para korban sebagai tanda keberadaan mereka. Kapal kemudian mendekati lokasi dan mengevakuasi 16 orang, termasuk nakhoda MV Virgo Transport 8.
Selama berada di MT Mauhau, para korban mendapatkan pertolongan awal serta kebutuhan dasar. Namun, satu korban yang mengalami luka berat dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 10.16 waktu setempat.
VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengapresiasi respons cepat nakhoda dan seluruh awak MT Mauhau dalam membantu proses penyelamatan.
“Begitu menerima informasi kondisi darurat, awak MT Mauhau segera bergerak membantu penyelamatan para korban. Pagi ini, seluruh korban telah kami serahkan kepada Basarnas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Keselamatan jiwa menjadi prioritas utama dan ini merupakan wujud semangat kemanusiaan insan Pertamina untuk selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan,” ujar Kitty dalam keterangan tertulisnya.
Setelah proses serah terima korban rampung, MT Mauhau kembali melanjutkan pelayaran menuju Tuban. Kapal bertolak dari OB Banjarmasin pada 14 September pukul 13.30 waktu setempat dan dijadwalkan tiba di Tuban pada 15 September 2026 pukul 16.00 waktu setempat.
Seluruh 21 awak MT Mauhau dilaporkan dalam kondisi aman dan sehat. Pertamina Patra Niaga menyatakan akan terus mendukung keselamatan pelayaran melalui kesiapsiagaan, respons cepat, serta koordinasi dengan Basarnas dan pihak terkait dalam menghadapi kondisi darurat di laut. (rpi)
Load more